Polisi Dibekuk karena Nyambi Jadi Pengedar Narkoba

Polisi AS dan dua temannya diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah Batu Merah, Ambon.

 Polisi yang nyambi jadi pengedar narkoba berinisial AS dan dua temannya saat ditunjukkan kepada wartawan di Ambon, Jumat (24/6/2022). (Antara)

SOLOPOS.COM - Polisi yang nyambi jadi pengedar narkoba berinisial AS dan dua temannya saat ditunjukkan kepada wartawan di Ambon, Jumat (24/6/2022). (Antara)

Solopos.com, AMBON — Seorang anggota Polri di Ambon, Maluku berinisial AS ditangkap Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Maluku karena nyambi sebagai pengedar narkoba.

Selain menangkap AS, polisi juga meringkus dua warga sipil masing-masing berinisial F dan R.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Polisi AS dan dua temannya diduga sebagai pengedar narkoba di wilayah Batu Merah, Ambon.

“Kita sudah amankan di kantor. Dari fakta-fakta yang ada maka kami menetapkan tiga tersangka ini hari ini dan akan dilakukan penahanan, yang selanjutnya akan kami proses dengan pengenaan Pasal 112 dan atau 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika (permufakatan jahat tindak pidana narkoba),” kata Direktur Resnarkoba Polda Maluku, Kombes Pol. Cahyo Hutomo, di Ambon, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Polisi Pengedar Narkoba Coba Bunuh Diri di Sel

Ia menuturkan, pengungkapan polisi yang nyambi sebagai pengedar narkoba itu bermula dari informasi yang diperoleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Maluku terkait dengan adanya pengiriman barang dari Medan menuju Ambon melalui jasa pengiriman TIKI.

“Kemudian BNN berkoordinasi dengan TIKI untuk menginformasikan siapa nanti yang bakal mengambil. Karena sudah diselidiki bahwa alamat yang tercantum di dalam paket tersebut itu fiktif,” tuturnya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Ia melanjutkan, dari hasil penyelidikan BNN di lapangan, bahwa pengambil barang tersebut diduga adalah anggota Polri yang nyambi jadi pengedar narkoba.

Baca Juga: 4 Polisi Pengedar Narkoba dan Uang Palsu Diringkus di Pekanbaru

Kemudian BNN berkoordinasi dengan Ditresnarkoba dan dibentuk tim gabungan antara Ditresnarkoba Polda Maluku, BNN dan Propam.

“Dari situlah kami melakukan penjajakan terhadap pelaku yang akhirnya kita dapati beberapa pelaku dan kita amankan serta kita lakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Cahyo mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tiga hari sebelum barang datang, tersangka AS, tersangka F dan R bertemu dan membagi tugas.

Baca Juga: Penyamaran Terbongkar, 2 Polisi Ditusuk Pengedar Narkoba

Tersangka R sebagai pemilik barang memberikan resi kepada AS untuk diambil barangnya di TIKI.

“Kemudian barang diambil. Bertemulah tersangka AS dengan F dan R di Indomaret Batu Merah. Di situlah beralih barang. Tersangka F mengambil barang tersebut bersama tersangka R dan kembali ke tempat kos-kosannya tersangka F. Dibuka lagi di situ barangnya dan ternyata betul di situlah barangnya adalah dua gulung plastik yang berisi sabu sebanyak 40 gram,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebelum mereka ditangkap dan diamankan, tersangka R sudah sempat mendistribusikan kepada para pemesan, dan hanya tersisa 13,85 gram yang berhasil diamankan.

Baca Juga: Begini Dalih Istri Pengedar Narkoba di Jepara Keroyok Polisi

“Barang bukti yang ada handphone, para pelaku, sabu, kemudian uang hasil penjualan 4 juta lebih. Kemudian dua buah ATM, di mana ATM ini kita duga sebagai keluar masuknya uang kejahatan. Kemudian ada barang-barang lain hasil kejahatan yang ada di kantor. Barangnya besar ada bentuk TV, AC, dan seterusnya,” sebutnya.

Cahyo menambahkan, terkait informasi bahwa ada dua anggota polri dan hanya satu orang warga sipil yang terlibat dalam kasus narkotika ini, adalah keliru.

“Ini tersangka AS anggota polisi, yang dua ini tersangka F dan R bukan anggota polisi. Jadi gini, tolong pisahkan. F dan R. Untuk cerita ada nama FR itu pada saat kita melakukan penjajakan terhadap AS yang ternyata ada di rumah F dan R. maka disambungkan saat itu FR,” pungkas Cahyo.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Daerah Ini Warganya Sering Bersepeda Motor Tanpa Helm

      Direktur Lalu lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Raydian Kokrosono, Rabu (10/8/2022), mengatakan sejak Juli 2022 hingga 8 Agustus 2022 polisi menilang 208 pengendara tidak menggunakan helm.

      Pengacara: Brigadir J Dihabisi karena Bocorkan Rahasia Ferdy Sambo

      Salah satu pengacara, Kamaruddin Simanjuntak menyatakan Brigadir J dihabisi karena memegang rahasia Ferdy Sambo dan sempat membocorkannya.

      TKP Kasus Kematian Brigadir J Bertambah 1, Rumah Pribadi Ferdy Sambo

      Ketiga TKP tersebut merupakan rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo.

      Laku Karya Mahasiswa ISI Solo Masuk 10 Besar Film Pendek Kartu Prakerja

      Film Laku karya mahasiswa ISI berhasil masuk 10 besar finalis terbaik kompetisi Film Pendek Kartu Prakerja.

      Beri Informasi Salah, Karopenmas Brigjen Ahmad Ramadhan Dibela Atasan

      Belakangan pernyataan Ahmad Ramadhan itu dibantah Kapolri yang memastikan tidak ada baku tembak di rumah dinas Ferdy Sambo.

      Nadiem Makarim Apresiasi Pengguna Platform Teknologi Kemendikbudristek

      Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna platform teknologi yang telah diluncurkan Kemendikbudristek.

      Ketika LPSK Dibuat Gemas oleh Perilaku Istri Ferdy Sambo

      Meski meminta perlindungan, Putri Candrawathi justru kurang kooperatif dalam memberikan keterangan kepada LPSK.

      Daftar ke KPU, Ini Harapan Koalisi Indonesia Bersatu atas Pemilu 2024

      Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) memiliki harapan atas Pemilu 2024 mendatang. 

      Pimpin Golkar Daftar ke KPU, Airlangga: Golkar 10 Kali Ikut Pemilu

      Partai Golkar mendaftar ke KPU bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

      Pengacara: Ada Alasan Kuat Ferdy Sambo Perintahkan Bunuh Brigadir J

      Penasihat hukum keluarga menyebut ada alasan kuat di balik dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang diperintahkan Ferdy Sambo.

      Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Bakal Dipecat Polri?

      Apakah nasib Ferdy Sambo yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J bakal dipecat dari Polri?

      Sosok Ferdy Sambo: Kepala Keluarga yang Bertanggung Jawab

      Penasihat hukum keluarga menyebut Ferdy Sambo merupakan sosok kepala keluarga yang bertanggung jawab.

      Muncul ke Publik, Ini Makna Ekspresi Putri Istri Ferdy Sambo

      Pakar mikro ekspresi melihat raut wajah kesedihan saat istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, muncul ke publik.

      13 Proyek Strategis Nasional Baru dan Ancaman Kerusakan Lingkungan

      Pemerintah merilis 13 proyek strategis nasional (PSN) baru. Praktik realisasi PSN sering mengabaikan aspek lingkungan hidup dan kepentingan warga terdampak atas ruang hidup yang nyaman.

      Makna Ekspresi Kapolri Umumkan Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan

      Inilah makna ekspresi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengumumkan Ferdy Sambo sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J.