Tutup Iklan

Waduh, Gara-Gara Pandemi Covid-19 Pertumbuhan Premi Asuransi Jiwa Minus 13,8 Persen

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pertumbuhan premi industri asuransi jiwa merosot cukup signifikan akibat pandemi virus corona. Pertumbuhan premi asuransi jiwa minum 13,8 persen.

 Ilustrasi asuransi jiwa (Antara - Galih Pradipta)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi asuransi jiwa (Antara - Galih Pradipta)

Solopos.com, JAKARTA -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja pertumbuhan premi industri asuransi jiwa merosot cukup signifikan akibat pandemi virus corona. Pertumbuhan premi asuransi jiwa minus 13,8 persen.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso, menjelaskan ada koreksi kinerja industri asuransi per Maret 2020, khususnya asuransi jiwa.

Berdasarkan catatan OJK, pada Maret 2020 kinerja premi asuransi jiwa terkoreksi hingga minus 13,8 persen (year-on-year/yoy/secara tahunan) dengan premi senilai Rp38,16 triliun. Jumlah tersebut menurun dari perolehan premi pada Maret 2019 senilai Rp44,27 triliun.

Ini Fakta Pentingnya Kekuatan Merek yang Diukur dalam Riset SBBI 2020

Menurut Wimboh, kinerja asuransi jiwa mencatatkan koreksi lebih dalam dari negatif 0,38 persen (yoy) pada Desember 2019.

Pada periode itu perolehan premi Rp185,3 triliun. Posisi pada Desember 2019 juga turun dari posisi Desember 2018 senilai Rp186,04 triliun.

Dia menjelaskan hal tersebut merupakan dampak dari penyebaran virus corona yang menekan kondisi perekonomian. Meskipun begitu, Wimboh tidak merinci bagaimana pengaruh pandemi tersebut terhadap bisnis asuransi.

"Ini terkoreksi betul dengan adanya Covid-19 untuk industri asuransi," ujar Wimboh, Senin (11/5/2020), seperti dikutip dari Bisnis.com.

Curi Ayam Berkali-Kali, Ini Identitas Pelaku Percobaan Pencurian Ayam di Solo

Selain industri asuransi jiwa, pertumbuhan melambat pun terjadi di industri asuransi umum. Pertumbuhan preminya pada Maret 2020 berada di level 3,65 persen (yoy), menurun dari capaian pertumbuhan pada Desember 2019 sebesar 15,65 persen (yoy).

Di sisi lain, OJK mengklaim proses penyehatan sejumlah perusahaan asuransi yang mengalami masalah keuangan masih berjalan sesuai rencana. Hal itu tidak terganggu pandemi Covid-19.

Perusahaan Asuransi Bermasalah

Wimboh, Kamis (16/4/2020), menilai proses penyehatan perusahaan asuransi bermasalah masih berjalan lancar.

"Berbagai proses penyehatan [perusahaan asuransi bermasalah] masih berjalan lancar, tidak ada masalah. Berjalan lancar sesuai dengan rencana," ujar Wimboh.

Pandemi Corona Bikin Kredit Bermasalah Perbankan Naik, Nggak Kuat Bayar?

Dia menilai pandemi Covid-19 tidak terlalu berdampak terhadap proses penyehatan perusahaan-perusahaan asuransi bermasalah, misalnya PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912, dan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau Asabri.

Menurut Wimboh, perusahaan-perusahaan tersebut memang sudah mengalami masalah keuangan sebelum Covid-19 merebak. Oleh karena itu, proses penyehatan tetap berjalan seperti rencana awal.

"Kalau dilihat, berarti indikator finansialnya kurang bagus, ya sudah lama kurang bagus. Jangan dimasalahkan karena corona, sebelum Covid-19 juga sudah [kurang bagus]. Jadi, jangan dibilang oh ini gara-gara Covid-19 ada sekian [masalah], ya enggak, dari dulu juga begitu," ujar dia.


Berita Terkait

Espos Premium

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 29 November 1899, FC Barcelona Berdiri di Spanyol

Berdirinya FC Barcelona merupakan satu dan sekian banyak peristiwa yang terjadi pada 29 November seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Pemerintah Untuk Sementara Tutup Pintu Masuk Indonesia

Peraturan ini dikecualikan kepada pemegang visa diplomatik dan dinas, pejabat asing setingkat menteri ke atas, beserta rombongan yang melakukan kunjungan resmi.

Dihantui Varian Omicron, Israel Ngotot Gelar Miss Universe

Peserta Miss Universe akan diberikan keringanan dengan kemungkinan menjalani tes usap PCR setiap 48 jam dan tindakan pencegahan lainnya.

Direvisi Luhut, Ini 11 Negara yang Warganya Dilarang Berkunjung

Tak berapa lama setelah pengumuman Ditjen Imigrasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan jumpa pers merevisi jumlah negara yang warganya dilarang berkunjung ke Indonesia.

Dukung Anies Capres 2024, Emak-Emak Sumut Gerilya via Medsos

Emak-emak Sumatra Utara itu gencar menyosialisasikan Anies Baswedan melalui berbagai media sosial (medsos).

Lolos Ujian, Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Banser

Tak berbeda dengan calon anggota lain, Erick Thohir juga menjalani sejumlah ujian yang cukup berat untuk menjadi anggota.

Pria di Bukittinggi Habisi Nyawa Selingkuhan Istri

Kapolresta Bukittinggi mengatakan pelaku mendapati istrinya berselingkuh dengan korban ketika pulang ke rumah.

Satu dari 15 Perempuan Usia 15 Tahun ke Atas Jadi Korban Kekerasan

Pemilihan rentang waktu tersebut untuk menghubungkan secara simbolis kekerasan terhadap perempuan dan hak asasi manusia. Kekerasan terhadap perempuan adalah pelanggaran hak asasi perempuan.

Nekat, Pria Guatemala Menyusup di Roda Pesawat Hingga ke AS

Seorang penumpang gelap asal Guatemala yang bersembunyi di bilik roda pendarat pesawat American Airlines yang terbang ke Miami, Florida, Amerika Serikat.

Perhatian! Indonesia Terlarang untuk Kunjungan Warga 8 Negara Ini

Jika ada orang asing yang pernah berkunjung ke negara-negara tersebut dalam kurun waktu 14 hari ke belakang, maka di tempat pemeriksaan imigrasi akan langsung ditolak masuk Indonesia.

Pentolan KKB Papua Diringkus, Ini Deretan Kejahatannya

Kepala Satgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal menyebutkan, Temius Magayang merupakan Komandan Operasi KKB XVI Wilayah Yahukimo sekaligus buronan sederet kasus pembunuhan.

Covid-19 Varian Omicron Muncul di Afrika, Sejumlah Negara Tutup Pintu

Sejumlah negara memperketat pembatasan perjalanan setelah virus corona Covid-19 varian baru diidentifikasi di kawasan Afrika selatan awal pekan ini.

Gamelan Memengaruhi Musik Barat Sejak Awal Abad XX

Pagodes dari Estampes pour Piano (1903), misalnya, menggunakan sistem pentatonik dan tempi bertingkat (semakin tinggi nada, semakin cepat suaranya; semakin rendah nadanya, semakin lambat suaranya) yang membangkitkan suara gamelan

Facebook Dominasi Sebaran Hoaks Soal Covid-19, Ini Datanya!

Facebook menjadi platform media sosial yang paling banyak digunakan untuk menyebar informasi tidak benar alias hoaks terkait Covid-19.

Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Kasus Mutilasi Driver Ojol di Bekasi

Warga dihebohkan dengan kasus mutilasi yang korbannya ditemukan di tepi jalan Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Inisiatif Masjid Hijau Menggalang Komunitas Masjid Peduli Krisis Iklim

Aliansi Umat untuk Bumi atau Ummah for Earth bersama Greenpeace Timur Tengah dan Afrika Utara mengumumkan peluncuran inisiatif baru masjid hijau yang bertujuan mengurangi jejak karbon masjid.