Siap-Siap Lur! Gaya Kepemimpinan Cawali Solo Gibran dan Rudy Diprediksi Seperti Bumi Dan Langit
Gibran Vs Rudy (Whisnupaksa)

Solopos.com, SOLO -- Kepala Pusat Study Demokrasi dan Ketahanan Nasional LPPM UNS Solo, Sunny Ummul Firdaus, menyebut gaya kepemimpinan Gibran Rakabuming Raka dan FX Hadi Rudyatmo sebagai Wali Kota Solo bakal sangat berbeda.

Sebagai informasi, Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, tinggal menghitung hari untuk melepaskan jabatan sebagai orang nomor satu di jajaran Pemkot Solo. Politikus PDIP itu akan mengakhiri masa jabatannya pada 17 Februari 2021.

Rudy, panggilan akrabnya, akan digantikan putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka. Kendati sama-sama dari PDIP, rekam jejak Rudy dan Gibran seperti bumi dengan langit.

Baca Juga: Kasus Premanisme Di BPR Serengan Solo Masih Bergulir, Polisi Buru 4 DPO 

Rekam jejak itu sedikit banyak tentu akan memengaruhi gaya kepemimpinan Gibran dan Rudy. Seperti diketahui, Rudy sudah puluhan tahun menjadi kader PDIP yang berhasil membawa partai berlambang kepala banteng moncong putih memenangi banyak pemilu di Kota Solo.

Sedangkan Gibran baru teregistrasi sebagai kader PDIP pada 23 September 2019 ketika akan mendaftarkan diri sebagai cawali Solo. Sebelum itu pengusaha kuliner berusia 33 tahun tersebut belum pernah terlibat dalam pergerakan politik apa pun.

Perbedaan usia dan rekam jejak politik antara Rudy dan Gibran tentu akan membuat gaya kepemimpinan mereka berbeda. Apalagi Gibran sebagai figur baru tentu punya motivasi untuk memperkuat ketokohannya di mata masyarakat.

Baca Juga: Yel “Pak Bambang Guru BI” Bikin SMAN 3 Solo Semangat Rebut Tiket Semifinal LCC 2021

Figur Milenial

“Sebagai figur pemimpin muda menurut saya gaya kepemimpinan Gibran nanti pasti akan mengikuti konsep kepemimpinan sosok milenial,” ujar Sunny Ummul Firdaus, Kamis (28/1/2021).

Menurut Sunny, ada beberapa karakteristik atau gaya kepemimpinan figur milenial. Seperti banyak inovasi, sering berkomunikasi dengan jajarannya, serta mengutamakan kolaborasi dengan banyak elemen ketimbang mengedepankan hierarki.

Figur pemimpin milenial biasanya juga akan memberdayakan semua anggotanya dengan baik serta cepat tanggap dalam mengambil kebijakan. “Kalau dilihat dari usia dan generasi mereka [Rudy dan Gibran] pasti punya gaya kepemimpinan berbeda,” katanya.

Baca Juga: Seusai Rekonstruksi, Tersangka Penembakan Mobil Bos Duniatex Solo Klaim Punya Catatan Pembuktian Baru

Namun demikian, meski berbeda generasi, gaya kepemimpinan Rudy juga sesuai dengan kondisi saat ini. Sunny menilai gaya kepemimpinan Rudy sebagai gaya partisipatif. Dalam upaya pemecahan konflik atau permasalahan dan pengambilan keputusan, Rudy bebas menerima masukan, saran, maupun kritik.

Sunny juga menilai gaya kepemimpinan Rudy khas dan tidak tenggelam dengan bayang-bayang pemimpin sebelumnya [Joko Widodo]. “Pak Rudy berhasil menunjukkan karakter kepemimpinannya sendiri sepeninggal Pak Joko Widodo,” terangnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom