ilustrasi (JIBI/dok)

Solopos.com, BOYOLALI -- Pemkab Boyolali mengadakan seleksi perekrutan perangkat desa (perdes) tahun ini sebanyak 174 lowongan. Dari jumlah itu, lowongan sekretaris desa (sekdes) menjadi yang paling sedikit.

Tahun ini Pemkab Boyolali hanya membuat lowongan untuk 15 sekdes. Di sisi lain, lowongan paling bayak ada pada posisi kepala dusun yakni 58 lowongan, disusul Kasi Kesejahteraan dan Pelayanan sebanyak 29 lowongan, Kaur Keuangan 26 lowongan, Kasi Pemerintahan 25 lowongan, dan Kaur Umum dan Perencanaan sebanyak 21 lowongan.

Lowongan sekdes di antaranya untuk Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu; Desa Ngaren Kecamatan Juwangi; dan Desa Grogolan Kecamatan Karanggede.

Boyolali Gelar Karnaval Mobil Hias Sabtu (30/11/2019) Lewat Rute Ini, Nonton Yuk!

Sementara itu, hampir semua desa membuka lowongan untuk kepala dusun (kadus). Bahkan ada lebih dari satu lowongan kadus di desa yang sama.

Saat ini tahapan perekrutan perdes itu memasuki verifikasi berkas lamaran. Pendaftaran sudah ditutup pada Rabu (27/11/2019) lalu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Boyolali, Purwanto, mengatakan seluruh proses seleksi perangkat desa ditentukan panitia di masing-masing desa. Seleksi ini untuk mengisi kekosongan perdes yang pensiun pada tahun depan.

Serangan Tawon Ndas di Soloraya Sita Perhatian Gubernur Jateng

“Paling banyak memang kadus karena melihat kebutuhan tiap desa bisa 3-5 kadus tergantung kebutuhan wilayah,” tutur Purwanto belum lama ini.

Verifikasi berkas lamaran calon perangkat desa dimulai Kamis (28/11/2019).

Anggota panitia pengisian perangkat Desa Klego, Adista Indi, mengatakan satu lowongan Kaur Keuangan sudah ada tiga pendaftar. “Tiga orang ini nantinya diverifikasi berkasnya untuk melaju ke tahap berikutnya,” ujar Adista.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten