Pejabat Pemkab Klaten Kian Blak-Blakan Dukung Sri Mulyani di Pilkada 2020
Bupati Klaten, Sri Mulyani (berjilbab merah), menyerahkan secara simbolis kendaraan dinas Suzuki Titan ke perwakilan penerima dari berbagai kecamatan di pendapa Pemkab Klaten, Senin (25/11/2019). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Para pejabat eselon II Pemkab Klaten kian terang-terangan menunjukkan sikap politik mereka menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Setelah Kepala Satpol PP Klaten, Sugeng Haryanto, yang mengajak peserta sosialisasi penanganan sarang tawon Jumat (22/11/2019) lalu untuk memilih Sri Mulyani di Pilkada nanti, kini giliran Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Klaten, Muh. Himawan Purnomo, menunjukkan sikap serupa.

Himawan mengajak para pegawai kelurahan yang hadir pada penyerahan motor dinas di Pendapa Pemkab Klaten, Senin (25/11/2019), untuk mendukung Sri Mulyani melanjutkan jabatannya.

Hujan Es dan Angin Ribut di Klaten, 100-An Rumah Warga Karangdowo Rusak

Berdasarkan pantauan Solopos.com, Himawan Purnomo awalnya melaporkan kegiatan bertajuk Penyerahan Kendaraan Dinas Operasional Roda Dua bagi Kades, Lurah, Sekdes, dan Kasi Trantib Kecamatan di pendapa Pemkab Klaten, Senin.

Pada kesempatan itu, Himawan melaporkan kepada bupati terkait penyerahan sepeda motor Suzuki Titan 2012 kepada sekdes dan sekretaris kelurahan di Klaten. Hadir pula pada kesempatan itu, Ketua DPRD Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan sejumlah anggota DPRD Klaten lainnya.

Himawan mengatakan pembagian motor Suzuki Titan untuk sekdes guna memperkuat posisi desa dalam rangka mengoptimalkan pelayanan masyarakat desa. Pembagian Suzuki Titan disebut berkat usaha Sri Mulyani.

Ke Klaten, Gubernur Jateng Ajak Belajar Kelola Tilapia

Himawan mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan pantun. “Mbok Sri Dinten Senen Wage Tindak Peken Tumbas Cendol Ketan. Monggo Sederek Sedanten Gaspol dan Lanjutkan,” katanya.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengaku datang terlambat ke pendapa Pemkab Klaten karena harus menemui 300-an perwakilan guru tidak tetap (GTT)/pegawai tidak tetap (PTT) di rumah dinas (rumdin) bupati Klaten terlebih dahulu.

Di rumdin, Sri Mulyani mengaku memberi hidangan soto dan bakso ke para perwakilan GTT/PTT. “Njenengan pengen mboten makan soto kalih bakso di rumdin. Cendol ketan sik pokokmen,” kata Sri Mulyani di hadapan 391 sekdes, 10 sekretaris kelurahan, dan tamu undangan lainnya.

Bocah Anggota PSHT Gemolong Sragen Meninggal Saat Latihan

Sri Mulyani mengingatkan setiap sekdes yang memperoleh fasilitas kendaraan dinas dapat merawat sebaik-baiknya. Pembagian kendaraan dinas tersebut difungsikan mendukung kepentingan kedinasan.

Sri Mulyani juga mengingatkan ke para sekdes dan pamong desa lainnya agar tidak antikritik dalam membangun desa. “Sekdes dan kades itu harus bisa saling melengkapi. Kalau ada pak kades yang keliru segera diingatkan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Satpol PP Klaten, Sugeng Haryanto, terang-terangan mengajak peserta sosialisasi pemberantasan sarang tawon di gedung Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Klaten agar memilih Sri Mulyani di Pilkada 2020.

Anggota Meninggal Karena Ditendang Saat Latihan, Ini Kata Ketua PSHT Sragen

Acara itu dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten, camat, kapolsek, danramil, sukarelawan di Kabupaten Bersinar. Sugeng Haryanto juga membacakan pantun cendol dawet ketan, gas pol dan lanjutkan.

“Bapak/ibu setuju enggak ini mendukung Ibu Sri Mulyani di Pilkada 2020. Setuju semuanya nggih,” katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom