Warga Kirim Surat Keberatan 3 Calon Kades Pilkades PAW Singopadu

Eko melayangkan surat keberatan dan tidak setuju dengan tiga calon itu kepada Panitia Pilkades PAW Desa Singopadu, Pemerintah Kecamatan Sidoharjo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Bupati Sragen.

 Perwakilan warga menyerahkan surat keberatan dan tidak setuju terhadap tiga bakal calon kepada Ketua Panitia Pilkades PAW Singopadu, Joko Widodo (kanan), di Balai Desa Singopadu, Sidoharjo, Sragen, Senin (20/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Perwakilan warga menyerahkan surat keberatan dan tidak setuju terhadap tiga bakal calon kepada Ketua Panitia Pilkades PAW Singopadu, Joko Widodo (kanan), di Balai Desa Singopadu, Sidoharjo, Sragen, Senin (20/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN–Warga di lingkungan Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, melayangkan surat keberatan dan tidak setuju kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (pilkades) pergantian antarwaktu (PAW) tentang tiga calon kades yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Bupati (Perbup) No. 28/2022 tentang Pilkades Antarwaktu.

Keberatan dan tidak setuju itu disampaikan perwakilan warga Singopadu, Eko Jayanto, saat ditemui wartawan, Senin (20/6/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Eko melayangkan surat keberatan dan tidak setuju dengan tiga calon itu kepada Panitia Pilkades PAW Desa Singopadu, Pemerintah Kecamatan Sidoharjo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), dan Bupati Sragen.

Surat keberatan dan tidak setuju itu dibuat secara tertulis dengan meterai Rp10.000.

“Kami selaku perwakilan warga Singopadu keberatan dan tidak setuju dengan tiga calon Kades yang maju dalam Pilkades PAW di Singopadu. Surat keberatan itu juga sebagai bentuk klarifikasi apakah tiga calon tersebut sudah sesuai dengan Perbup No. 28/2022, terutama Pasal 12 huruf h dan Pasal 10. Ada tujuh orang perwakilan warga yang membuat pernyataan tertulis,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Mantan Napi Daftar Jadi Kontestan Pilkades PAW Singopadu Sragen

Eko menerangkan tiga calon kades itu terdiri atas dua orang sebagai mantan napi dan satu orang masih tercatat sebagai anggota Penitia Pilkades PAW Singopadu yang sama-sama ikut dalam kontestasi Pilkades PAW Singopadu.

Dia menyampaikan padahal di dalam Perbup No. 28/2022 sudah mengatur tentang hal itu.

Pasal 10 Perbup No. 28/2022 berisi tentang aturan bagi Panitia Pilkades Antarwaktu yang dilarang mengundurkan diri tanpa alasan yang dibenarkan sebelum selesai menjalankan tugasnya.

Bila panitia Pilkades Antarwaktu berhalangan tetap bisa digantikan panitia pengganti dari unsur panitia Pilkades Antarwaktu.

Sementara Pasal 12 huruf h Perbup No. 28/2022 menjelaskan tentang bakal calon kades tidak pernah dijatuhi hukuman penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindakan pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun atau lebih, kecuali lima tahun setelah selesai menjalani pidana penjara dan mengumumkan secara jujur dan terbuka kepada publik bahwa yang bersangkutan pernah dipidana serta bukan pelaku kejahatan berulang-ulang dibuktikan dengan surat keterangan dari Ketua Pengadilan Negeri.

Baca Juga: Asale Desa Singopadu Sragen Bukan Pertarungan 2 Ekor Singa

Mengenai ketentuan Pasal 12 huruf h itu sudah dijelaskan Camat Sidoharjo Sragen Agus Tri Pranoto sebelumnya bahwa dua mantan narapidana (napi) itu berhak menjadi kandidat kades dalam Pilkades PAW Singopadu.

Dia menjelaskan panitia sudah meminta penjelasan ke Pengadilan Negeri (PN) Sragen yang sudah memberikan rekomendasi kepada dua mantan napi tersebut.

Agus menerangkan mantan napi yang satunya ancamannya hanya empat tahun karena terkait dengan Pasal 303 bis KUHP sedangkan mantan napi lainnya sudah menjalani hukuman pada 2003 lalu, artinya sudah lebih dari lima tahun.

Ketua Panitia Pilkades PAW Singopadu, Joko Widodo, menerima surat keberatan dari warga dan akan mempelajari surat tersebut.

Joko menerangkan panitia hanya melihat data persyaratan yang disampaikan calon kades.

Baca Juga: Massa Pendukung 2 Cakades Singopadu Sragen Langgar Kesepakatan

Dia mengatakan ada calon kades yang masih tercatat sebagai anggota panitia Pilkades PAW yang dikeluarkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Dia menerangkan dalam Perbup tidak mengatur tentang panitia yang mencalonkan diri dalam Pilkades PAW harus mundur atau tidak.

“Kalau BPD yang mencalonkan diri harus mengundurkan diri. Kalau dari panitia tidak ada aturan harus mengundurkan diri. Kami di panitia hanya melaksanakan tugas,” jelasnya.

Joko menerangkan terkait dengan adanya dua mantan napi yang menjadi calon itu, panitia hanya memeriksa berkas-berkasnya.

Kalau dari institusi resmi dalam hal ini pengadilan negeri sudah mengeluarkan rekomendasi, kata dia, panitia percaya.

“Dalam surat PN itu menerangkan tidak pernah dipidana sekian dan tidak kehilangan hak pilih. Mereka [Dua mantan napi itu] sudah mendapat rekomendasi dari pengadilan negeri, itu yang menjadi syarat dalam pencalonan,” ujarnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

+ PLUS Teknologi Biogas Untuk Selamatkan Air Terjun Ponogoro dari Kotoran Sapi

Penggunaan teknologi biogas bisa membantu menyelamatkan Objek Wisata Air Terjun Pletuk di Dusun Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, yang sepi pengunjung karena tercemar limbah kotoran sapi.

Berita Terkini

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Minggu 3 Juli 2022 Hujan Siang Malam

Inilah prakiraan cuaca untuk kawasan Sukoharjo pada hari Minggu (3/7/2022).