Mudhofir Abdullah, Rektor IAIN Surakarta. (Facebook)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Gambar tangkapan layar berisi rekaman percakapan Rektor IAIN Surakarta, Mudhofir Abdullah, beredar lewat pesan berantai.

Dalam gambar itu nomor Whatsapp dengan foto profil Mudhofir Abdullah seolah-olah bertanya harga jasa pijat plus-plus.

"Kalau boleh tahu, berapa tarifnya? Dan di mana biasanya?" demikian pertanyaan yang disampaikan Mudhofir Abdullah.

Pertanyaan tersebut dibalas dengan penjelasan tarif pijat biasa hingga daftar harga pijat plus-plus yang biasa dipesan.

Mi Ayam Termurah Se-ASEAN Ada di Ngemplak Boyolali, Seporsi Cuma Rp3.000

Kabar viralnya percakapan tersebut dibantah langsung oleh Mudhofir Abdullah. Lewat akun Facebook dia menegaskan percakapan itu merupakan fitnah. Dia menjelaskan nomor telepon yang dipakai di aplikasi Whatsapp tidak diretas.

Waduh, Kalori Kerupuk Setara Sepiring Nasi

"Mohon izin klarifikasi. Setelah bertanya ke Indosat Kartasura, nomor HP saya tidak di-hack dan aman untuk dipakai," katanya lewat Facebook, Senin (2/12/2019).

Patut Dicoba! Tips Agar Tidak Mendengkur Saat Tidur

Mudhofir Abdullah menjelaskan pesan kotor yang mencatut namanya dibuat oleh pihak tak bertanggung jawab. Menurutnya, kepalsuan pesan itu sangat mudah dilihat.

Prostitusi Pelajar SMP Bertarif Ratusan Ribu Terbongkar

Dicopot Erick Thohir, Ini Dosa-Dosa Ari Askhara Sebagai Dirut Garuda Indonesia

"Terkait chat kotor yang seolah-olah dari saya, ternyata ditulis oleh seseorang menggunakan aplikasi fake chat. Aplikasi ini bisa di-download. Tapi perlu hati-hati kepalsuannya mudah dilihat, apalagi jika HP berbeda, misal antara Samsung dengan Iphone," sambung dia.

Meski merasa difitnah, Rektor IAIN Surakarta itu tidak menaruh dendam. Dia pun menegaskan sudah memaafkan orang memfitnah dirinya.

Netizen Bandingkan Perceraian Ahok dengan UAS

"Saya memaafkan seseorang yang hendak menjatuhkan nama baik. Semoga Allah memberi pencerahan kepadanya. Mari sebarkan nilai-nilai positif kepada seluas-luas masyarakat. Jadikan diri kita teladan bagi keluarga, mahasiswa, dan masyarakat," tegasnya.

Batik Modern, Trend Fashion Kekinian yang Kian Mendunia

Jelang Kedatangan Gus Muwafiq, 2 Massa Nyaris Bentrok di Solo


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten