Ilustrasi kerupuk. (Pictagram)

Solopos.com, SOLO – Kerupuk merupakan salah satu makanan favorit orang Indonesia. Namun tahukah Anda? Di balik kerenyahan dan kelezatannya, kerupuk ternyata membawa pengaruh buruk bagi kesehatan tubuh.

Bagi sejumlah orang Indonesia mungkin tidak lengkap rasanya makan nasi tanpa kerupuk. Kerenyahan dan rasa gurih dari kerupuk menambah nikmat makanan yang disantap.

Tapi, mulai sekarang sebaiknya Anda mengurangi konsumsi kerupuk.

Dihimpun dari berbagai sumber, Senin (4/11/2019), kerupuk terbuat dari tepung yang mengandung karbohidrat.

Ada Kampung Perawan di Jabar, Apa Isinya Cuma Perawan?

Jika terlalu banyak dikonsumsi, karbohidrat di dalam kerupuk akan berubah menjadi lemak. Apalagi orang yang mengonsumsinya malas berolahraga.

Sebuah kerupuk putih mengandung 100-150 kalori yang sama dengan sepiring nasi.

Whatsapp Bikin Baterai Smartphone-mu Boros? Mungkin Ini Sebabnya

Jadi, di dalam kerupuk yang berukuran kecil dan seolah tak berharga itu sebenarnya terkandung kalori yang sangat besar.

Kerupuk diproses dengan minyak yang mengandung lemak.

Kamera Iphone 11 Pro Max Kalah Sama Xiaomi

Kerupuk yang dimakan bersama dengan nasi menambah kalori hingga dua kali lipat.

Dokter spesialis gizi di RS Pondok Indah, Jakarta, Diana Suganda, mengimbau masyarakat mengurangi konsumsi kerupuk bersamaan dengan nasi.

Sedih! Ini Keinginan Terakhir Cecep Reza yang Belum Terwujud

"Kerupuk bawang yang berwarna putih, merah, kuning, atau hijau ukuran kecil itu jumlah kalorinya 200 per 10 buah. Baru makan kerupuk saja sudah banyak kalori yang masuk ke tubuh," kata Diana F Suganda, seperti dikutip Solopos.com dari Liputan6.com.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten