Tragis! Investor Semut Rangrang Sragen Sampai Jatuh Sakit & Linglung
Bos CV MSB, Sugiyono. (Istimewa)

Solopos.com, SRAGEN — Anto, 45, salah satu investor ternak semut rangrang CV Mitra Sukses Bersama (MSB) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah sempat dilanda stres. Tutupnya CV MSB sempat membuat dia jatuh sakit.

Selama berhari-hari, Anto bahkan seperti orang yang linglung karena bingung harus berbuat apa. Demi bergabung menjadi mitra, Anto rela mengambil utang dari bank senilai Rp30 juta dengan jaminan sertifikat rumah. Dari uang itu, Anto mendapatkan 20 paket semut rangrang.

Anto sendiri baru tertarik menanamkan modalnya kepada CV MSB pada pertengahan 2018. Sesuai perjanjian kedua belah pihak, semut rangrang yang sudah berusia lima bulan akan dibeli lagi oleh CV MSB.

Hari Ini Dalam Sejarah: 11 Juli 2003, Pemimpin Militer Jemaah Islamiyah Ditangkap

Setiap mitra berhak mendapat keuntungan sebesar Rp700.000/paket setelah lima bulan beternak rangrang.

"Lima bulan pertama berjalan lancar. Dari modal awal Rp30 juta, saya dapat keuntungan Rp14 juta sehingga dana saya berkembang jadi Rp44 juta. Tapi, dana Rp30 juta itu saya investasikan lagi. Tapi, baru dua bulan berjalan, kantor dan gudang CV MSB sudah tutup. Sekarang saya bingung bagaimana harus mengansur pinjaman di bank," keluhnya saat dijumpai Solopos.com, Selasa (11/8/2020).

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Bos CV Mitra Sukses Bersama (MBS) yang bergerak dalam bisnis ternak semut rangrang di Sidoharjo, Sragen, Sugiyono, diciduk penyidik Polda Jateng pada Senin (3/8/2020) lalu.

Gudang yang pernah menjadi tempat pengemasan paket semut rangrang milik CV MSB pun sudah disegel polisi, Selasa (11/8/2020).

Usai Indehoi, Suami Malah Bakar Istri karena Cemburu

Penyegelan gudang itu menguatkan indikasi Sugiyono dijerat dengan dugaan penipuan investasi berkedok ternak semut rangrang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom