Hari Ini Dalam Sejarah: 11 Juli 2003, Pemimpin Militer Jemaah Islamiyah Ditangkap
Encep Nurjaman alias Hambali atau Riduan Isamuddin. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO — Pada 11 Agustus 2003, Pemimpin Militer Jemaah Islamiyah Encep Nurjaman alias Hambali atau Riduan Isamuddin ditangkap di Bangkok, Thailand.

Peristiwa itu merupakan salah satu dari sekian banyak peristiwa bersejarah yang layak dikenang pada hari ke-223—hari ke-224 dalam tahun kabisat—sesuai sistem Kelender Gregorian, 11 Agustus.

Selain ditangkapnya pemimpin militer Jemaah Islamiyah, masih banyak peristiwa bersejarah lain yang terjadi pada 11 Agustus.

Berikut sejumlah peristiwa bersejarah, selain pemimpin militer Jemaah Islamiyah yang ditangkap, pada 11 Agustus yang dihimpun Solopos.com dari Brainyhistory.com, Thepeoplehistory.com, dan Wikipedia.org, dalam Hari Ini Dalam Sejarah, 11 Agustus:

1473

Pasukan Kesultanan Ottoman mengalahkan Bangsa Aq Qoyunlu dalam Pertempuran Otlukbeli di Otlukbeli, Erzincan, Turki. Atas kemenangan itu, Kesultanan Ottoman berhasil menguasai sebagian besar wilayah kekuasaan Bangsa Aq Qoyunlu.

1675

Pasukan Kerajaan Prancis dikalahkan pasukan Kekaisaran Romawi dalam Pertempuran Konzer Brucke di wilayah yang kini dikenal dengan nama Konz, dekat Trier, Jerman. Pada pertempuran yang terjadi pada masa Perang Prancis-Belanda itu, pasukan Prancis harus rela kehilangan 2.000 hingga 6.000 tentaranya, sedangkan pasukan Kekaisaran Romawi hanya kehilangan 1.000 tentaranya.

1812

Pertempuran yang melibatkan pasukan Prancis dengan pasukan gabungan Inggris dan Portugal meletus di Majadahonda, Spanyol. Pertempuran yang terjadi pada masa Perang Kemerdekaan Spanyol itu berakhir imbang dan tanpa pemenang. Baik Prancis maupun Inggris-Portugal menderita kerugian yang seimbang. Pertempuran tersebut lantas dikenang dengan sebutan Pertempuran Majadahonda.

1920

Soviet Rusia dan Latvia menandatangani Perjanjian Damai Latvia-Soviet demi mengakhiri Perang Kemerdekaan Latvia. Dalam perjanjian tersebut juga disebutkan Soviet Rusia tak berhak mengganggu kemerdekaan Latvia.

1934

Untuk kali pertama, penjara di Pulau Alcatraz, San Francisco Bay, California, Amerika Serikat (AS) difungsikan untuk mengurung tahanan sipil. Sebelumnya, Pulau Alcatraz dijadikan sebagai benteng bagi militer AS. Penjara di Pulau Alcatraz diklaim sebagai penjara dengan sistem keamanan paling ketat di dunia. Penjara tersebut lantas ditutup pada 21 Maret 1963 dengan alasan biaya operasional yang terlalu tinggi.

1952

Hussein bin Talal dinobatkan menjadi raja Yordania saat dirinya belum genap berusia 17 tahun, menggantikan ayahnya, Talal bin Abdullah. Hussein memimpin Yordania hingga akhir hayatnya pada 7 Februari 1999. Dengan masa kepemimpinan selama 46 tahun, Husein menjadi salah satu kepala negara dengan masa kepmimpinan paling panjang di dunia.

1960

Chad mendeklarasikan kemerdekaannya dari Prancis. Sebelumnya, Chad menjadi wilayah kekuasaan Prancis sejak 1920.

1982

Sebuah bom meledak di dalam pesawat milik maskapai penerbangan Pan American World Airways dalam perjalanannya dari Jepang ke Hawaii. Peristiwa itu menewaskan seorang penumpang dan dan melukai 16 lainnya. Mohammed Rashed, warga Yordania yang terkait dengan Organisasi 15 Mei, dituding sebagai pelaku serangan tersebut.

2003

Pemimpin Militer Jemaah Islamiyah Encep Nurjaman alias Hambali atau Riduan Isamuddin ditangkap di Bangkok, Thailand. Hambali dituding memiliki peran penting dalam peristiwa Bom Bali 2002 yang menghancurkan Sari Club dan Paddy’s Bar pada 12 Oktober 2002 yang menewaskan 202 orang. Kini, ia ditahan di penjara di Guantanamo, Kuba.

2003

NATO mengambil alih komando pasukan penjaga perdamaian di Afganistan. Hal tersebut menandai dimulainya operasi besar pertama NATO di luar Eropa dalam kurun waktu 54 tahun.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom