PKS Klaim Tak Ada Tawaran Usung Purnomo-Anung di Pilkada Solo 2020

PKS mengklaim tidak ada tawaran dari pihak mana pun untuk mengusung pasangan Purnomo-Anung sebagai cawali-cawawali di Pilkada Solo, 9 Desember 2020.

SOLOPOS.COM - Logo PKS. (Wikipedia.org)

Solopos.com, SOLO -- Ketua DPD PKS Solo, Abdul Ghofar Ismail, mengklaim tidak ada tawaran dari pihak mana pun untuk mengusung pasangan Purnomo-Anung sebagai cawali-cawawali di Pilkada, 9 Desember 2020.

Ghofar juga menyatakan tidak ada pihak yang menawari PKS sejumlah uang untuk mengusung Achmad Purnomo yang merupakan Wawali dan Anung Indro Susanto yang pensiun PNS Pemkot Solo itu.

“Kami tetap sesuai aturan. Dalam artian aturannya membangun koalisi, kami bangun koalisi, mencalonkan siapa pun yang punya hak dicalonkan. Kami kedepankan proses-proses yang sesuai aturan main,” ujar dia, Rabu (5/8/2020) malam.

Wah! PSI Ngaku Ditawari Rp1 Miliar Untuk Usung Purnomo-Anung di Pilkada Solo 2020

Pernyataan itu disampaikan politikus PKS itu menanggapi pengakuan Ketua DPD PSI Solo Antonius Yogo Prabowo soal adanya tawaran Rp1 miliar dari pihak tertentu untuk mengusung Purnomo-Anung di Pilkada Solo.

Dalam pernyataannya, Yogo menjelaskan orang-orang yang mengaku akan mengusung Purnomo-Anung di Pilkada 2020 menyebut koalisi parpol yang akan dibangun terdiri dari PKS, PAN, dan PSI.

Ghofar mengaku belum pernah berkomunikasi dengan Anung Indro Susanto atau pun orang dekatnya terkait kemungkinan diusung di Pilkada Solo.

Purnomo-Anung Bantah Tawarkan Rp1 Miliar Ke PSI Agar Diusung Di Pilkada Solo 2020

“Saya belum pernah komunikasi dengan Pak Anung maupun orangnya Pak Anung. Saya komunikasinya hanya dengan tiga partai, yaitu PAN, Partai Gerindra, dan Partai Golkar,” sambung dia.

Komunikasi Dengan Parpol

Komunikasi yang dilakukan dengan tiga parpol itu terjadi di Gedung DPRD Solo. Komunikasi itu menurut Ghofar juga hanya perbincangan informal.

“Kami pernah ketemu. Habis itu belum ketemu lagi. cuma ngobrol-ngobrol nonformal di DPRD. Ada beberapa orang yang minta ketemu kami. Semuanya tidak ada pembicaraan uang,” kata dia.

Underpass Transito Laweyan Solo Dilengkapi Tangga Untuk Pejalan Kaki, Ini Penampakannya

Seperti diketahui, Anung Indro Susanto pada 2015 lalu sempat maju sebagai calon wali kota (cawali) di Pilkada Solo. Anung sudah menyampaikan bantahan terkait tawaran uang kepada PSI agar mengusung dirinya di pilkada tahun ini.

Anung bahkan mengaku tidak ada rencana untuk maju di Pilkada Solo 2020. Bantahan senada disampaikan Achmad Purnomo yang sampai saat ini masih tercatat sebagai kader PDIP.

Purnomo juga mengaku tidak tahu ada pihak yang hendak mengusung dirinya bersama Anung di Pilkada nanti. Apalagi soal tawaran uang ke PSI yang mengusung dirinya dan Anung. Purnomo mengaku sama sekali tidak tahu.

Berita Terbaru

Bawaslu Boyolali: ASN Harus Netral!

Solopos.com, BOYOLALI -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara atau ASN maupun kepala desa dan...

2 Paslon di Pilkada Wonogiri Sama-Sama Gunakan Kata "Nyawiji" pada Alat Peraga Kampanye

Solopos.com, WONOGIRI -- Kedua pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Wonogiri telah meyerahkan desain alat peraga kampanye (APK)...

Diduga Tak Netral di Pilkada & Dipanggil Bawaslu, 4 Kades di Klaten Disuruh Klarifikasi

Solopos.com, KLATEN — Keempat kepala desa (kades) yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten lantaran dugaan tak netral di...

Catat! Ini Lokasi Lengkap Kampanye Calon Bupati & Wakil Bupati Klaten

Solopos.com, KLATEN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten telah menetapkan lokasi untuk dijadikan sebagai tempat kampanye calon bupati dan...

Sudah Berjalan 4 Hari, Kampanye di Pilkada Klaten Masih Sepi

Solopos.com, KLATEN — Kampanye para pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati di Pilkada Klaten 2020 di Klaten dinilai masih sepi....

Laporan Awal Dana Kampanye Pilkada Wonogiri: Josss Rp1 juta, Harjo Rp100.000

Solopos.com, WONOGIRI -- Dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Wonogiri telah membuat Laporan Awal Dana Kampanye (LADK). Berdasarkan...

Diduga Tak Netral di Pilkada Klaten, 4 Kades Dipanggil Bawaslu

Solopos.com, KLATEN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten kebanjiran laporan dugaan kepala desa (kades) yang tak netral di awal...

Bawaslu Solo Minta Paslon 01 Dan 02 Laporkan Agenda Kampanye

Solopos.com, SOLO -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Solo meminta pasangan cawali-cawawali dan tim pemenangannya tertib melaporkan setiap agenda...

116.723 Calon Pemilih Pilkada Solo 2020 Masih Lajang Loh...

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 116.723 orang, atau 28 persen dari total daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020...

Laporkan Dana Awal Kampanye Pilkada Solo Nol Rupiah, Begini Penjelasan Tim Bajo

Solopos.com, SOLO -- Sekretaris tim pemenangan pasangan calon independen Pilkada Solo, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, Danik Prawitasari, memberikan...