Underpass Transito Laweyan Solo Dilengkapi Tangga Untuk Pejalan Kaki, Ini Penampakannya
Gambar desain underpass Jl Transito, Laweyan, Solo. (Instagram @binamarga_solo)

Solopos.com, SOLO -- Underpass atau jalan lintas bawah di Jl Transito, Laweyan, Solo, akan dilengkapi tangga untuk naik turun pejalan kaki.

Hal itu seperti tampak pada gambar yang dirilis akun Instagram @binamarga_solo pada 29 Juli lalu. Dalam gambar desain itu tampak tangga untuk pejalan kaki berada di ujung menjelang belokan ke bawah rel kereta api.

Total ada 10 gambar desain underpass Transito yang diunggah akun milik Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Solo itu. Pada gambar lain tampak jalur di bawah rel di mana di satu sisinya tempat jalur untuk pedestrian atau pejalan kaki.

57 Makam di TPU Bonoloyo Solo Akan Dibongkar, Kenapa?

Kasi Pembangunan Jalan dan Jembatan DPUPR Solo, Joko Supriyanto, kepada Solopos.com, Rabu (5/8/2020), mengatakan fasilitas untuk pejalan kaki di underpass Transito, Laweyan, Solo, itu berdasarkan hasil survei petugas.

Gambar desain underpass Jl Transito, Laweyan, Solo. (Instagram @binamarga_solo)

Mengurangi Beban Underpass Makamhaji

Berdasar hasil survei itu selama ini banyak pejalan kaki yang melintas di perlintasan sebidang di mana underpass itu dibangun. Menurutnya, underpass itu juga akan dilengkapi trotoar atau jalur pedestrian.

Ia menjelaskan karena berada di batas wilayah Solo dan Sukoharjo, underpass itu turut mengurangi beban underpass Makamhaji. Namun, underpass itu hanya boleh digunakan untuk sepeda motor dan kendaraan tidak bermotor.

2 Kecamatan di Solo Ini Nihil Kematian Akibat Covid-19, Mana Saja?

Mobil maupun kendaraan roda empat lainnya tidak dimungkinkan melalui underpass Transito, Laweyan, Solo, itu. Manfaat lainnya, underpass itu akan mempermudah akses kawasan pendidikan di Jl Slamet Riyadi kawasan Kerten.

"Sepeda motor roda tiga masih bisa melalui underpass Transito karena lebar terowongan lima meter. Nanti kami akan beri hiasan dekoratif, supaya pejalan kaki juga tambah nyaman saat melintas. Dekorasi masih dibahas oleh tim kreatif," ujar dia.

Saat ini tahap pengerjaan proyek underpass di Jl Transito itu telah mencapai 40 persen. Targetnya, Desember tahun ini underpass itu sudah bisa dimanfaatkan masyarakat.

Pria Lansia Asal Banyuanyar Jadi Orang Ke-10 Yang Meninggal Akibat Covid-19 di Solo

Joko mengatakan para pekerja proyek underpass Transito, Laweyan, Solo, saat ini tengah mengecor lantai dan dinding terowongan.

Disupervisi PT KAI

"Pekerjaan krusial sudah terlalui yakni pembuatan kanal terowongan di bawah rel itu. Sekarang tinggal konstruksi kanal, melubangi bawah rel itu memerlukan tingkat ketelitian tinggi," ujar Joko.

Dalam pekerjaan tersebut, pelaksana proyek disupervisi langsung oleh PT KAI karena berhubungan dengan perjalanan kereta api. Menurut Joko, pada September mendatang pengerjaan tahap pertama sudah diselesaikan.

Gambar desain underpass Jl Transito, Laweyan, Solo. (Instagram @binamarga_solo)

Mengenai spesifikasi underpass, Joko memerinci panel jalan terowongan panjangnya 18 meter dan lebar lima meter. Sedangkan jalan penghubung total panjangnya 100 meter. Sesuai kajian, lebar trotoar 1,5 meter di satu sisi underpass.

Polwan Cantik Sukoharjo Rela Jadi Bakul Jamu Gendong Demi Sosialisasi Bahaya Corona

Lalu lintas di underpass Transito, Laweyan, Solo, itu nantinya tetap dua arah. Lebar 3,5 meter itu dinilai cukup untuk dua sepeda motor bersimpangan. Sementara tinggi jalan lintas bawah itu sekitar empat meter.

"Kalau flyover ada syarat minimal ketinggian, kalau underpass tidak ada ketentuan khusus terkait panjang atau lebar. Tetapi, jarak antara kepala rel dengan konstruksi paling atas itu minimal 1,5 meter sebagai ruang konstruksi jalan kereta api," ujar Joko.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom