Persaingan Capres Pasoepati Solo Dimulai, Tiga Calon Sama-Sama Yakin Menang
Suporter Persis Solo, Pasoepati. (M Ferri Setiawan/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Ketiga pasangan calon pemimpin baru Pasoepati periode 2021-2023 sama-sama optimistis menang di Kongres VIII, 10 Januari mendatang. Mereka mengklaim mengantongi dukungan yang cukup dari korwil  jika pemilihan harus dilakukan dengan voting. Ada 17 korwil plus satu dubes dalam organisasi Pasoepati.

Optimisme itu ditunjukkan para calon saat mendaftarkan diri sebagai calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Pasoepati di Balai Persis Solo, Senin (28/12/2020). Pasangan Agus Warsoep-Beto (Abe) hadir sekitar pukul 15.00 WIB untuk menyerahkan persyaratan administrasi seperti SK korwil pendukung dan biodata.

Pendaftaran Capres Pasoepati Mulai Dibuka, Calon Dilarang Pamer Massa

Pasangan Agus Warsoep (kanan) dan Beto (kiri) menyerahkan dokumen syarat pencalonan dalam Kongres VIII Pasoepati di Balai Persis Solo, Senin (28/12/2020). (Solopos.com/Chrisna Chanis Cara)

Pasangan Maryadi Gondrong-Agus Ismiyadi (Gas) menyusul pukul 17.00 WIB. Sedangkan pasangan Prapto Koting-Sapta Oox (Prasaja) hadir pukul 19.20 WIB. Panitia kongres menerapkan pembagian waktu bagi masing-masing pasangan calon untuk mengantisipasi kerumunan.

Pasangan Maryadi Gondrong (tengah) dan Agus Ismiyadi (kanan) menyerahkan dokumen syarat pencalonan dalam Kongres VIII Pasoepati di Balai Persis Solo, Senin (28/12/2020). (Solopos.com/Chrisna Chanis Cara)

Piala Dunia U-20 di Indonesia Ditunda, Ini Tanggapan Pasoepati & Pecinta Bola di Solo

Capres Agus Warsoep optimistis memenangi kontestasi meskipun pencalonannya paling akhir dibanding dua pasangan lain. Pasangan Agus-Beto sejauh ini telah mengantongi lima dukungan korwil yakni Jogja, Klaten, Boyolali, Bekasi dan Tangerang. Agus Warsoep mengatakan dukungan tersebut bakal bertambah jelang kongres. “Masih ada beberapa hari lagi. Kami yakin ada beberapa korwil lain yang merapat,” ujar dirigen Pasoepati Mboergadoel itu kepada Solopos.com, Senin.

Pasangan Prapto Koting (kanan) dan Sapta Oox (tengah) menyerahkan dokumen syarat pencalonan dalam Kongres VIII Pasoepati di Balai Persis Solo, Senin (28/12/2020). (Solopos.com/Chrisna Chanis Cara)

Rebutan Dukungan Korwil

Optimisme serupa diapungkan capres Maryadi Gondrong. Sesepuh Pasoepati ini mengklaim sudah mengumpulkan dukungan sembilan korwil yakni Colomadu, Kartasura, Kalioso, Cemani dan Laweyan. Ada pula Korwil Mojolaban, Jebres, Serengan dan Sukoharjo. Gondrong menyebut dukungan tersebut sudah cukup untuk memenangi kongres merujuk jumlah 17 korwil dan satu dubes di Pasoepati. “Harus optimis karena kami punya tujuan menyatukan Pasoepati.”

Sementara itu cawapres pendamping Prapto Koting, Sapta Oox, mengklaim mayoritas korwil wilayah Solo telah merapat ke kubunya. Hanya Korwil Laweyan yang berbeda haluan dengan mendukung Gas. “Korwil Banjarsari, Pasar Kliwon, Jebres dan Serengan masuk gerbong kami,” ujar Sapta.

Adu Program Capres Pasoepati Bakal Digelar di Balai Persis

Hal ini menarik mengingat pasangan Gas juga mengklaim mendapat dukungan dari Korwil Jebres dan Serengan.

Selain didukung empa korwil dari Solo, Prasaja mengklaim masih didukung lima korwil lain salah satunya Karanganyar. Pasoepati Jakarta yang berstatus dubes juga disebut merapat ke Prasaja. “Saat pertemuan 23 Desember kemarin ada sembilan korwil yang berkomitmen mendukung kami. Semoga solid sampai pemilihan nanti.”

Pengarah steering committee Kongres VIII, Ekya Sih Hananto, mengatakan kongres memiliki tiga mekanisme untuk menunjuk pemimpin baru sesuai AD/ART. Pertama yakni musyawarah, kedua lobi dan terakhir pemungutan suara. “Tentu kami utamakan musyawarah. Kalau sudah mentok dan tidak muncul kompromi, baru dilakukan voting,” ujarnya. Ekya menambahkan panitia kongres akan mengecek dokumen pasangan calon sebelum pengumuman pasangan lolos seleksi, Rabu (30/12/2020).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom