Penyanyi Keroncong Asal Solo Endah Laras Jadi Maskot SIPA 2021

Penunjukan Endah Laras sebagai maskot merupakan hasil pilihan penonton setia SIPA melalui polling, yang juga selaras dengan panitia.

 Endah Laras (Istimewa-Dok. SIPA 2021)

SOLOPOS.COM - Endah Laras (Istimewa-Dok. SIPA 2021)

Solopos.com, SOLO — Penyanyi keroncong andalan Kota Solo, Endah Laras, didapuk sebagai maskot Solo International Performing Arts (SIPA) 2021. Pengumuman ditandai dengan live report tapping di Stasiun Televisi TATV pada Selasa (27/7/2021) siang, disusul rilis resmi di akun Instagram @Sipafestival.

Penunjukan Endah Laras sebagai maskot merupakan hasil pilihan penonton setia SIPA yang selaras dengan panitia. Peran penyanyi tersebut sangat besar dalam pentas SIPA sebelum-sebelumnya sehingga mampu menarik simpatik para penikmat seni Kota Solo.

Direktur SIPA, Irawati Kusumorasri, mengatakan pemilihan maskot tahun ini cukup demokratis karena penonton dilibatkan secara langsung. Sebelumnya panitia menentukan tiga nama seniman Solo. Kemudian mereka melakukan poling dan meminta pendapat masyarakat melalui IG @Sipafestival.

Baca juga: Ini Kriteria Rumah yang Aman Untuk Isoman

“Pilihan terbanyak jatuh kepada Endah Laras. Pilihan masyarakat ini sesuai dengan salah satu pilihan panitia. Hingga terpilihlah Endah Laras sebagai maskot SIPA 2021,” kata Ira, Selasa.

SIPA 2021 bakal digelar selama tiga hari bertutut-turut, Kamis – Sabtu (9/9/2021-11/9/2021) mendatang. Acaranya diadakan secara hybrid yakni drive-in untuk penonton terbatas, dan penayangan video streaming di kanal YouTube SIPA Festival.

Tahun ini mereka mengusung tema The Great Light Of Arts yang berarti cahaya agung dari dunia seni pertunjukan. Sampai hari ini sudah ada beberapa seniman dari dalam dan luar negeri yang dipastikan ikut mendukung acara.

Baca juga: Sumbang Rp2 Triliun untuk Atasi Covid-19, Keluarga Akidi Tio Sebenarnya Tak Ingin Dipublikasikan

Seniman luar negeri yang dipastikan turut berpartisipasi adalah perwakilan Afrika Selatan, Belanda, Finlandia, Irlandia, Jepang, Jerman, Malaysia, Namibia, Republik Korea, Serbia, Singapura, Spanyol, dan Tanzania.

Sementara itu, Endah Laras mengaku terharu atas amanah tersebut. Ia bakal memberikan yang terbaik di panggung SIPA nanti.

“Saya merasa senang dan terharu juga tersanjung karena dipilih untuk menjadi maskot SIPA 2021, tidak menyangka bisa terpilih di tahun ini,” kata dia dikutip dari rilis Media Officer SIPA 2021.

Mencipta Lagu dan Akting

Selain aktif menyanyi, Endah juga piawai dalam mencipta lagu. Selama masa pandemi Covid-19 misalnya, pemilik warung makan Bakmi Jawa Laras Rasa ini merilis beberapa judul.

Baca juga: Endah Laras Meriahkan Prambanan Jazz Festival Bareng Sinten Remen

Kerinduannya pada panggung hiburan di pertengahan 2020 lalu dituliskan dalam lagu Kangen Kanca dan Neng Omah Wae. Disusul lagu Kamboja yang dinyanyikan Woro Mustiko. Keduanya dirilis di kanal Youtube Endah Laras Channel.

Endah yang juga kakak penyanyi Sruti Respati juga piawai berakting dan beberapa kali menghiasi layar lebar Tanah Air. Di antaranya film Guru Ngaji dan Badut Makximal, Soegija, Kucumbu Tubuh Indahku, dan Finding Srimulat.

Pada 2018 lalu, melalui Kucumbu Tubuh Indahku, Endah masuk daftar nominasi Aktris Pendukung Pilihan Tempo, bersaing dengan Ruth Marini, Tutie Kirana, dan Olga Lidya. Namun akhirnya piala kemenangan dibawa oleh Tutie dalam film Ave Maryam.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

Dapat Donasi Rp32 Juta, Sekeluarga yang Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Bakal Ngontrak

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, bakal dicarikan kontrakan setelah mendapat bantuan senmilai Rp32.650.000.

Wonogiri Kembali Masuk Zona Kuning Covid-19, Bupati Jekek: Ini Luar Biasa

Selama pandemi berlangsung, Wonogiri pernah masuk dalam zona hijau, kuning, oranye, dan merah.

Kronologi Penemuan Kerangka Manusia dan Tengkorak di Sambungmacan Sragen

Temuan kerangka manusia itu memiliki ciri-ciri yang sama dengan Eko yang memiliki tinggi 168 dan berat badan 70 kg.

Bupati Pastikan Pelajar SMP Wonogiri Mulai Divaksin Covid-19 Pekan Depan

Jumlah pelajar SMP di Wonogiri, baik negeri maupun swasta, yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 berjumlah sekitar 80.000 lebih.

Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Warga Sragen Ternyata Sudah Hilang 2 Bulan

Kerangka manusia itu ditemukan secara tidak sengaja oleh warga pada Jumat pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Donasi untuk Sekeluarga Tidur di Kolong Meja Wedangan Kartasura Terkumpul Rp32,6 Juta Sehari

Melalui kisah yang dibagikan kali pertama oleh Yayasan Kita Peduli di media sosial dan menjadi viral ini terhimpun donasi senilai Rp32.650.000.

Warga Sragen Ditemukan Tinggal Kerangka di Selokan, Tengkoraknya Hanyut 200 Meter

Selokan tak jauh dari lapangan voli di tanah kas desa itu sebelumnya memang jarang dijamah warga.

Objek Wisata di Karanganyar Masih Tutup, Pemkab Turunkan Lagi Target PAD

Target PAD wisata Karanganyar tahun ini relatif jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,2 miliar per tahun.

Vaksinasi Buruh Wonogiri Capai 85%, Sejumlah Perusahaan Masih Antre Vaksin

Vaksinasi kepada buruh belum sepenuhnya selesai karena ada beberapa perusahaan yang belum menggelar vaksinasi.

5 Jabatan Kepala OPD Pemkot Solo Masih Kosong, Kapan Pengisiannya?

Pematangan SOTK baru sedang diproses oleh Bagian Organisasi bersama legislatif dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.

2 Pemuda Karanganyar yang Ditangkap BNNP DIY Ternyata Edarkan Sabu-Sabu Pasokan Napi Lapas Sragen

Dua pemuda Karanganyar yang menjadi kurir sabu-sabu memperoleh barang haram tersebut dari bandar yang merupakan napi Lapas Sragen.

Ini Alasan Sekeluarga Tidur di Warung Wedangan Kartasura Tolak Tawaran Tinggal di Rusunawa

Bupati Sukoharjo melalui Dinas Sosial memberikan bantuan kepada satu keluarga pasutri pedagang kaki lima (PKL) wedangan di depan SMP Negeri 3 Kartasura ini.

Belum Sempat Bertemu Pembeli, 2 Kurir Sabu-Sabu Asal Karanganyar Diringkus BNNP DIY

Dua pemuda asal Karanganyar dibekuk BNNP DIY saat hendak bertransaksi sabu-sabu di jalan raya Solo-Jogja di wilayah Sleman.

Keren, 3 Warga Sragen Ini Ambil Bagian dalam PON XX 2021 di Papua

Dua atlet dan satu asisten pelatih itu dilepas Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, di Ruang Transit, Setda Pemkab Sragen, Kamis (16/9/2020) sore.