PENCABULAN SOLO : Pelaku Bujuk Siswa SD Uang Rp2.000, Aksi Biadab pun Dilakukan
Ilustrasi kekerasan terhadap anak (JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, SOLO—Kasus pencabulan terjadi di Solo, September 2013 lalu. Sudiyono warga Sambeng Solo divonis empat bulan penjara terkait kasus pelecehan seksual terhadap siswa SD di Solo, inisial Mls. (Baca: Pelecehan Seksual Timpa Siswa SD Solo, Pelaku Hanya Dihukum 4 Bulan)

Pejabat Humas PN Solo sekaligus salah satu hakim yang menyidangkan perkara tersebut, Kun Maryoso, saat dimintai konfirmasi Solopos.com, Jumat (25/4/2014), mengatakan pembacaan vonis putusan sudah dilakukan Senin (21/4/2014) lalu.

Peristiwa itu dikatakan Kun terjadi ketika Mls pulang sekolah. Kebetulan saat itu pelaku menjemput anaknya yang ternyata satu kelas dengan korban.

Berdasar fakta di persidangan Sudiyono kala itu membujuk korban terlebih dahulu dengan memberinya uang Rp2.000.

Saat korban menerima uang itu Sudiyono memegang payudara Mls sebelah kiri satu kali. Peristiwa disaksikan beberapa teman korban.

Sementara itu, orang tua Mls, Htn, 54, saat ditemui Solopos.com di rumahanya di Mangkubumen, Jumat, membeberkan sebenarnya Sudiyono melecehkan anaknya secara seksual sebanyak dua kali.

Kali pertama Sudiyono dikatakan Htn memegang payudara Mls, Juni 2013. Seperti kejadian pada September, kali itu Sudiyono juga terlebih dahulu memberi uang Rp2.000.

Sejak semula, lanjut dia, keluarga ingin menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Berulang kali dia berusaha menemui Sudiyono untuk membicarakan masalah itu.

Simak Juga Korban Pelecehan Seksual Trauma


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho