Membeludak, Pendaftaran Calon Penerima Bansos UMKM Solo Dipindah ke Lapangan Kota Barat
Pelaku UMKM berdesakan untuk mengumpulkan berkas syarat mendaftar program Bantuan Sosial Produktif tahap II di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Solo, Rabu (12/8/2020). (Solopos/Burhan Aris Nugraha)

Solopos.com, SOLO -- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Solo memutuskan memindahkan tempat pendaftaran bantuan sosial atau bansos produktif untuk UMKM ke lapangan Kota Barat.

Lapangan itu berada tepat di depan Kantor Dinkop UKM Solo. Selain tempatnya lebih luas, jumlah loket pendaftaran pun diperbanyak. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pendaftar yang terjadi sejak hari pertama pendaftaran, Senin (10/8/2020).

Kucuran Bantuan Sosial Produktif tahap II dari Kementerian Koperasi dan UKM ini khususnya menyasar pelaku usaha mikro dan kecil. Pengajuan pendaftaran Bansos tersebut semula dilayani Dinas Koperasi dan UKM Solo pada Senin-Jumat (10-14/8/2020).

THL Pemkab Sukoharjo Tak Dapat Insentif Rp600.000 Meski Gajinya Di Bawah Rp5 Juta, Ini Alasannya

Kepala Dinkop UKM Solo, Heri Purwoko, mengatakan pendaftaran calon penerima bansos UMKM dilayani di Lapangan Kota Barat untuk dua hari terakhir. Ini demi mengurai antrean yang mengular saat mereka mendaftar di kantor Dinkop UKM.

Selain itu, ini demi menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan menjaga jarak. Sebelumnya, pendaftaran secara manual ini menimbulkan kerumunan masyarakat yang memadati kantor Dinkop UKM Solo pada Senin-Rabu (10-12/8/2020).

Antrean Sampai Solo Paragon

Saking banyaknya peminat, pembatasan jarak pun diabaikan. Bahkan, pada Rabu (12/8/2020), antrean pendaftar memanjang hingga depan Solo Paragon Mall di sebelah timur Kantor Dinkop UKM Solo.

Silaturahmi Bersama Kapolresta Solo, Ini Komentar Habib Syech Soal Insiden Kerusuhan di Mertodranan

“Sebenarnya kami juga sudah dibantu Satpol PP maupun kepolisian untuk mengatur antrean pendaftar. Lokasi kami pindahkan ke lapangan Kota Barat dengan personel yang mengatur juga kami tambah,” katanya saat ditemui wartawan, di kantornya, Rabu (12/8/2020).

Heri menjelaskan mekanisme pengajuan pendaftaran bansos UMKM Solo untuk lokasi baru bakal diberlakukan sistem sif. Sif pertama sebanyak 500 orang antrean lalu menyusul sif berikutnya dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.

Sebelumnya, untuk pendaftar pada Rabu ini semua berkas milik pemohon dikumpulkan terlebih dahulu. Nantinya pada Kamis (13/8/2020) bakal diumumkan pemohon yang lolos atau pun tidak.

Mobil Lab PCR Ambil 130 Spesimen Dalam Sehari di Balai Kota Solo, Begini Cara Kerjanya

Pengumuman ini akan ditempel di masing-masing kecamatan maupun situs resmi Pemkot Solo. Jika sebelumnya masih ada waktu perbaikan syarat yang kurang bagi pemohon, pada dua hari terakhir yang tidak lolos tidak bisa memperbaiki lagi.

Melengkapi Syarat

Maka dari itu, dia mengimbau agar pemohon bansos UMKM di Solo melengkapi syarat dan ketentuan terlebih dahulu saat pendaftaran agar kesempatan lolos verifikasi besar.

Salah satu pelaku usaha, Fitri, mengaku kecewa berat karena tak mendapatkan kuota nomor antrean baik di Dinkop UKM Solo atau pun PLUT UMKM. Padahal penjual mi ayam ini sudah mengantre sejak pukul 06.00 WIB. “Saya sudah antre di Dinkop sejak pagi, tapi kehabisan nomor. Lalu saya ke PLUT, di sana juga habis antreannya,” katanya.

Mulai Bertugas, Kapolresta Solo Ade Safri Simanjuntak Langsung Dapat PR Kasus Berat

Warga Kerten ini sebenarnya cukup takut karena banyaknya orang yang mengantre saat pendaftaran program bantuan UMKM Solo tersebut. Hal ini lantaran mereka masih di tengah pandemi Covid-19 yang semestinya tidak diperkenankan berkerumun.

Namun demikian, risiko ini mesti ditempuh supaya ia punya kesempatan mendapatkan bansos ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom