Mobil Lab PCR Ambil 130 Spesimen Dalam Sehari di Balai Kota Solo, Begini Cara Kerjanya
Mobil Lab PCR milik Pemprov Jateng saat mampir di Balai Kota Solo, Rabu (12/8/2020). (Solopos/Mariyana Ricky PD)

Solopos.com, SOLO -- Mobil Laboratorium Polymerase Chain Reaction atau PCR milik Pemprov Jateng menyambangi lingkungan Balai Kota Solo pada Rabu (12/8/2020).

Mobil tersebut mengambil 130 spesimen pegawai di lingkungan perkantoran tersebut pada hari itu. Ketua tim mobil PCR yang juga Penanggung Jawab Laboratorium PCR Covid-19 RS Nasional Diponegoro, dr Rebriarina Hapsari SpMK, mengatakan spesimen tersebut bakal diekstraksi di dalam mobil kemudian diuji secara PCR.

Seratusan sampel tersebut rampung diekstraksi dalam tempo 2,5 jam saja. Setelahnya, uji PCR memakan waktu paling cepat dua jam.

Dapat Tambahan Rekomendasi 2 Parpol, Gibran Makin Sulit Dilawan Di Pilkada Solo

“Keberadaan mobil PCR memangkas pekerjaan kami di laboratorium sekaligus mempercepat hasil uji. Khususnya untuk daerah-daerah yang jauh dari jangkauan laboratorium tes Corona atau yang kasusnya tinggi,” kata dia kepada Solopos.com, Rabu.

Petugas melakukan ekstraksi spesimen di dalam Mobil Combat PCR Covid-19 yang terparkir di Balai Kota Solo, Rabu (12/8/2020). (Solopos/Mariyana Ricky PD)

Mobil Combat PCR Covid-19 yang dibawa ke Balai Kota Solo itu dilengkapi mesin inkubator untuk ekstraksi asam nukleat dan alat uji PCR. Perangkat ekstraksi tersebut berada di dalam bilik transparan.

Petugas bisa melakukan ekstraksi sembari petugas lain terus mengambil sampel. Sedangkan untuk uji PCR, petugas memilih menjalankannya di laboratorium berstandar biosafety level II.

Kematian Akibat Covid-19 Sragen Bertambah, 3 Pasien Suspek Meninggal Ternyata Positif

“Spesimen yang sudah diekstrak ini kami bawa ke laboratorium di Semarang untuk diuji PCR. Hasilnya bisa keluar pada hari itu juga, kecuali harus ada pengulangan pengambilan spesimen,” jelas Rebriarina.

Empat Tim Bergantian

Dia menjelaskan setelah dari Balai Kota Solo, Mobil Combat PCR Covid-19 itu akan berkeliling ke sejumlah daerah sesuai permintaan atau target dari Dinas Kesehatan Jateng.

Empat tim yang terdiri dari Balai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jateng, RS Nasional Diponegoro, RSUD Tugurejo, dan Dinas Kesehatan Semarang, bergantian mengoperasikan mobil itu ke daerah-daerah jangkauan.

Wali Kota Solo Soal Peristiwa Kekerasan di Mertodranan: Ini Yang Terakhir!

“Hasil uji nantinya akan kami sampaikan Dinas Kesehatan yang bersangkutan, karena mereka yang mendata siapa saja yang diuji,” ucapnya.

Kepala DKK Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan target uji swab di mobil Combat PCR di Balai Kota itu adalah pegawai di bidang pelayanan seperti DKK, Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD). Juga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Kami mendapat jatah alokasi peserta 100 orang, tapi akhirnya ada 130 yang diambil. Kami menyasar kompleks perkantoran untuk antisipasi surveilans terstruktur,” ucapnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom