Mahasiswa UIN Jogja Positif Covid-19, Kampus Lockdown
Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (Detik.com)

Solopos.com, SLEMAN – Seorang mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga Jogja terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini membuat pihak kampus menerapkan karantina lokal atau lockdown selama tiga hari. Pasalnya, mahasiswa tersebut sempat mendatangi kampus pada bulan lalu.

Ketua Satgas Covid-19 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Munir menjelaskan fakultas akan disterilkan selama tiga hari mulai Senin (14/9/2020) hingga Rabu (16/9/2020). Kebijakan ini seperti tertuang dalam SK Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemiliran Islam No. B-1144/Un.02/DU/HK.09.03/09/2020.

"Kebijakan pihak fakultas untuk me-lockdown kampus adalah bentuk kehati-hatian untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ini tidak sampai mengganggu aktivitas tugas dan manajemen perguruan tinggi karena pegawai lakukan kerja dari rumah," kata Munir pada Senin.

Syekh Ali Jaber Ditusuk Orang Tak Dikenal Saat Ceramah di Bandar Lampung

Ia menerangkan mahasiswa tersebut dinyatakan positif Covid-19 pada 5 September 2020 lalu setelah melakukan swab mandiri di salah satu pelayanan kesehatan di DKI Jakarta. Ia diketahui sempat mendatangi kampus pada 23 Agustus 2020.

"Informasi ini menjadi viral karena yang bersangkutan posting melalui status media sosialnya bahwa dia positif hasil swab tanggal 5 September di Jakarta. Lalu kita lakukan penelusuran, rupanya dia sempat ke kampus pada 23 Agustus," ungkap Munir.

Menurutnya, mahasiswa Prodi llmu Al Qur'an dan Tafsir tersebut berasal dari Jakarta. Dia tidak mengetahui kapan tepatnya mahasiswa tersebut kembali ke Jakarta, namun dipastikan yang bersangkutan sempat ke kampus pada 23 Agustus 2020.

Cara Halus Menolak Teman yang Ingin Utang, Nomor 5 Ampuh!

Kontak Erat dan Dekat

Setelah berkonsultasi dengan Puskesmas Depok Sleman, rupanya sejumlah orang yang sempat berkontak dengan mahasiswa tersebut tidak perlu dilakukan rapid test.

"Sejauh ini tidak ada yang di-swab, karena yang berkontak tidak menunjukkan gejala dan tidak masuk dalam masa inkubasi," jelasnya.

Saat ini, mahasiswa UIN Jogja yang positif Covid-19 tersebut masih berada di DKI Jakarta dan menjalani isolasi mandiri. Sementara, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Jogja akan kembali dibuka pada Kamis (17/9/2020) dengan menerapkan pembatasan setelah di-lockdown.

Pengakuan Syekh Ali Jaber: Pelaku Hampir Tusuk Bagian Vital

Sejak April, kampus ini menerapkan kuliah daring. Saat ini, masa perkuliahan juga belum dimulai. Namun, Munir tidak menutup kemungkinan ada mahasiswa yang datang ke kampus untuk mengurus berkas atau hal lain.

"Kita perketat prosedur mahasiswa masuk kampus, harus pakai alasan yang sangat masuk akal. Kalaupun terpaksa masuk kampus dilakukan prosedur ketat, tidak boleh masuk ruangan layanan, tetap di ruang tunggu. Dari pintu gerbang dilakukan pengecekan suhu, pakai masker, dan hand sanitizer," terangnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom