Komnas KIPI: Belum Ada Laporan Efek Samping Serius Vaksin Covid-19
Petugas medis menyiapkan vaksin Sinovac. (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau KIPI menjelaskan hingga sekarang belum ada laporan efek samping dari vaksin Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Komnas KIPI, Prof Hindra Irawan Satari dalam rilis tertulisnya yang diterima Solopos.com pada Sabtu (16/1/2021).

Banyak yang Beda dari Samsung Galaxy S21+ 5G, Kamu Wajib Upgrade!

"Alhamdulillah sampai saat ini [15/1/2021] belum ada laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi serius yang terjadi. Jadi apabila ada kejadian yang tidak diinginkan atau kejadian luar biasa masyarakat harus melapor ke fasilitas kesehatan. Nanti laporan dicatat dan akan ditindaklanjuti Komisi Daerah dan Komisi Nasional KIPI yang merupakan komite independen dalam mengkaji hal ini," jelas dia.

Mengenai KIPI Hindra mengatakan bahwa hal ini merupakan dampak alamiah dari produk vaksin yang bisa berupa bercak kemerahan, pegal, hingga demam.

Cegah Persebaran Covid-19 dengan Nyatakan Saya Siap Divaksin

“Vaksin ini merupakan produk biologis, sehingga pada waktu dimasukkan ke dalam tubuh maka reaksi alamiahnya adalah memang menimbulkan reaksi lokal di tempat suntikan berupa kemerahan, pegal, bahkan menimbulkan demam. Namun, data menunjukkan gejala-gejala tadi jumlahnya kurang dari 1 persen dan bisa hilang dengan sendirinya," tambah dia.

Jangan Lewatkan, Talkshow Meneropong Ekonomi 2021 Bersama Gibran, Praktisi, dan Pakar

Vaksin Covid-19 Aman

Pada kesempatan itu, Hindra juga meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Covid-19 ini sudah teruji keamanan dan efikasinya bahkan belum ditemukan efek samping serius.

“Vaksin ini sudah kita uji baik di luar negeri maupun di dalam negeri dan hasilnya telah kita peroleh sehingga memberikan tambahan perlindungan yang cukup bagi kita dan melengkapi usaha-usaha pencegahan yang kita lakukan," tambah dia.

Jelang Penetapan Wali Kota dan Wawali Terpilih, Polresta Solo: Jangan Ada Konvoi!

Ia juga menanggapi banyaknya masyarakat yang masih khawatir dengan efek dari vaksin Covid-19. Ia menekankan bahwa masyarakat seharusnya tidak perlu mempercayai berita-berita hoaks yang beredar terkait efek samping vaksin ini.

“Saya kira masyarakat takut divaksinasi karena ada berita tidak benar terkait vaksin Covid-19 ini, masyarakat sebetulnya tidak perlu khawatir dan jangan mudah percaya berita-berita hoaks yang beredar. Terutama berita terkait vaksin yang mampu berdampak serius. Badan Pengawas Obat dan Makanan tidak mungkin memberikan izin penggunaan apabila vaksin Covid-19 terbukti tidak aman," pungkas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom