Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan (kanan), saat mengunjungi Stadion Manahan Solo. (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

Solopos.com, SOLO — Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyatakan Stadion Manahan Solo sebagai salah satu venue yang paling siap menyambut ajang Piala Dunia (PD) U-20 2021. Stadion yang baru saja dibangun ulang dengan dana Rp317 miliar itu dianggap hampir setara kualitasnya dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Dengan dukungan suporter yang tertib, PSSI menilai Stadion Manahan akan menjadi venue PD yang luar biasa. “Saya belum meninjau venue lain seperti Stadion Bung Tomo Surabaya. Namun sejauh ini stadion yang hampir selevel dengan GBK baru Stadion Manahan,” ujar Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, di sela mengecek kesiapan Stadion Manahan, Minggu (9/2/2020).

Lampaui Syarat Calon Independen Pilkada Solo, Bajo: Tak Ada Pembelian KTP!

Iwan Bule mengatakan Stadion Manahan telah memiliki fasilitas mentereng yang tak banyak dimiliki stadion lain seperti kursi full single seat dan fasilitas Jacuzzi. Manahan, imbuhnya, juga punya empat ruang ganti pemain yang representatif. Demikian halnya ruang wasit dan ofisial, ruang pemanasan hingga ruang untuk tes doping.

“Stadion lain masih perlu banyak pembenahan, kalau Manahan ini sudah sesuai standar FIFA. Bagus, hampir sempurna,” ujar Iwan Bule yang pagi itu didampingi Sekjen PSSI, Ratu Tisha.

Tembaki Pengunjung Mal hingga Tewaskan 20 Orang, Tentara di Thailand Ditembak Mati

Iwan hanya menyoroti penataan lingkungan sekitar stadion yang belum sepenuhnya rampung. Tempat parkir dan akses jalan menuju venue juga menjadi perhatian. Iwan Bule masih menimbang usulan penambahan lampu penerangan di stadion berkapasitas 20.000 orang tersebut.

Saat ini Stadion Manahan sudah dilengkapi penerangan mencapai 1.500 lux atau standar pertandingan level Asia. Adapun FIFA memiliki standar penerangan 2.400 lux. “Akan kami cek dulu. Kalaupun ada penambahan mungkin tidak terlalu banyak,” kata Iwan.

Lebih jauh Iwan Bule mewanti-wanti suporter di Solo ikut menyukseskan PD U-20 dengan menjaga ketertiban saat di stadion. Iwan mengatakan penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah ajang internasional sekelas PD adalah kesempatan langka. “Kalau suporter enggak kondusif, khawatir menjadi penilaian tersendiri oleh FIFA. Mari kita jaga bersama, saya titip,” ujar Iwan.

Pilkada Solo: Puguh Jalani Fit & Proper Test di DPP PDIP Jakarta Senin Siang

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan Pemkot mendukung penyelenggaraan PD U-20 dengan menyiapkan lima lapangan pendukung. Rudy mengaku tengah menyiapkan dokumen UKL-UPL, Amdal maupun Andalalin untuk menunjang renovasi lapangan yakni Stadion Sriwedari, Kottabarat, Karangasem, Sriwaru dan Banyuanyar.

“Anggaran pembangunan lapangan latihan dari pusat, kami hanya pendampingan dokumen penunjang,” ujar Rudy.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten