Kerupuk Tayamum, Makanan Legend Khas Pantura Kriuk-Kriuk Shrpp

Kerupuk/krupuk tayamum alias kerupuk pasir atau kerupuk melarat merupakan salah satu makanan khas Pantura Jawa yang melegenda.

 Kerupuk pasir atau kerupuk tayamum, alias kerupuk melarat, makanan khas Pantura Jawa. (Antara Foto)

SOLOPOS.COM - Kerupuk pasir atau kerupuk tayamum, alias kerupuk melarat, makanan khas Pantura Jawa. (Antara Foto)

Solopos.com, KENDAL — Kawasan pantai utara Jawa atau lebih dikenal dengan istilah Pantura memiliki makanan khas dengan kearifan lokal yang kriuk-kriuk lezat. Makanan itu adalah kerupuk/krupuk tayamum.

Makanan yang satu ini biasanya dijajakan dalam bentuk rentengan di sejumlah warung di sepanjang jalur pantura. Ciri khas jajanan yang satu ini adalah warnanya yang mencolok, yaitu pink, kuning, hijau, dan putih.

PromosiPemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

Lantas, apa yang membuat jajanan ini dinamakan kerupuk tayamum?

Baca juga: 5 Makanan Unik Khas Jawa Tengah, Namanya Bikin Geli

Penyebutan nama makanan khas pantura Jawa ini sebenarnya beragam. Ada yang menyebut kerupuk usek, kerupuk melarat, serta kerupuk tayamum. Namun, semua sebutan itu merujuk pada kerupuk pasir.

Dihimpun dari berbagai sumber, Kamis (26/1/2022), kerupuk goreng pasir merupakan salah satu oleh-oleh khas beberapa kota di Pantura Jawa. Bukan hal sulit menemukan camilan ini di kawasan Demak, Kendal, Batang, Pekalongan, Tegal, Pemalang, Cirebon, hingga Indramayu.

Sama seperti kerupuk lainnya, makanan legendaris ini dibuat dari tepung tapioka. Rasanya pun gurih dan asin, namun tidak berminyak. Sebab, kudapan pendamping nasi ini tidak digoreng dengan minyak, melainkan pasir panas yang sudah dibersihkan sebelumnya.

Baca juga: Kriuk! Camilan Keripik Tempe Khas Ngawi, Sudah Pernah Coba?

Eksis Sejak Zaman Kolonial

Konon, kerupuk tayamum atau kerupuk pasir ini telah ada sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Nama tayamum disematkan karena proses penggorengan tidak memakai cairan minyak, tetapi pasir. Seperti syariat tayamum dalam Islam sebagai pengganti wudhu yang dilakukan dengan mengusap anggota tubuh dengan debu.

Sementara itu penamaan kerupuk melarat disematkan oleh masyarakat di Cirebon, Jawa Barat. Pada 1920-an, kerupuk ini populer sebagai makanan alternatif masyarakat.

Proses pembuatan kerupuk ini tidak jauh berbeda dengan jenis lainnya. Para produsesn biasanya sangat bergantung pada sinar matahari. Sebab, adonan kerupuk yang sudah jadi harus dijemur sampai benar-benar mengering dan siap digoreng.

Baca juga: Selat Muria & Asale Kota Pantura Jateng

Kerupuk kemudian digoreng dengan pasir yang telah dipanaskan sampai mengembang. pasir yang dipakai bukan sembarangan, tetapi biasanya pasir gunung dengan ukuran partikel lebih besar, sehingga tidak menempel di kerupuk setelah matang. Lantaran digoreng dengan pasir, kerupuk ini bebas kolesterol, sehingga dinilai lebih sehat.

Proses pembuatan kerupuk tayamum ini kebanyakan masih tradisional. Seperti dilakukan masyarakat di Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Desa ini menjadi salah satu sentra pembuatan kerupuk pasir di Pantura.

Harga dari kerupuk ini sangat terjangkau. Mulai dari kisaran Rp5.000 hingga Rp20.000 untuk satu plastik, bergantung ukuran yang dipilih.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Karimunjawa Diguncang Gempa M 3,6, BMKG: Getarannya Cukup Teras

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 3,6 mengguncang Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) pada Selasa (17/5/2022) malam.

Binus Dirikan Kampus di Semarang, Ini Lokasinya

Bina Nusantara atau Binus mendirikan kampus di kawasan POJ City, Kota Semarang.

Waduh! Betonisasi Jalan di Semarang Diusik Preman, Ganjar Turun Tangan

Proyek betonisasi jalan Palir-Kaliancir di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), terkendala ulah preman yang meminta uang atau memalang pelaksana proyek.

Joss! Daerah Terdeteksi PMK di Jateng Dapat Bantuan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah atau Pemprov Jateng siap memberikan bantuan kepada peternak di daerah yang terdeteksi wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Mitos Pantai Karangbolong Kebumen, Kental dengan Sosok Nyi Roro Kidul

Mitos atau kisah misteri di Pantai Karangbolong, Kebumen, sangat erat kaitannya dengan sosok Nyi Roro Kidul sebagai penguasa Pantai Selatan dan sarang burung walet yang ada di wilayah itu.

Simak Lur! Ini Alasan Naik ke Area Candi Borobudur Belum Diperbolehkan

GM TWC Borobudur, Aryono Hendro Malyanto, mengungkapkan alasan pengunjung atau wisatawan dilarang naik ke area Candi Borobudur.

Penerima Sudah Meninggal, Bansos Ditilap Pegawai Kecamatan Ngaringan

Terungkapnya aksi pegawai Kecamatan Ngaringan tersebut karena kecurigaan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Wisata ke Candi Borobudur, Pengunjung Keluhkan Ini

Sejumlah wisatawan atau pengunjung yang berkunjung ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jateng, mengaku kecewa, ini sebabnya!

Ini Lampu Bangjo Terlama di Kota Semarang, Netizen: Iso Nyambi Ghibah

Berikut lampu bangjo atau traffic light di Kota Semarang yang disebut-sebut menyalakan lampu merah terlama versi netizen.

Akhirnya! Undip Gelar Wisuda Secara Luring, Perdana Sejak Pandemi

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menggelar upacara wisuda secara luring atau dihadiri wisudawan untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19.

Lima Polres di Jateng Diusulkan Naik Tipe C, Salah Satunya di Soloraya

Polda Jateng mengusulkan lima polres di wilayahnya untuk naik tipe dari tipe D menjadi tipe C, salah satunya ada di wilayah Soloraya.

Pemuda di Jepara Meninggal Dikeroyok, Kapolres: Bukan Tawuran Desa

Kapolres Jepara, AKBP Warsono, memastikan kematian pemuda asal Desa Muryolobo, Nalumsari, akibat pengeroyokan dan bukan tawuran antarwarga desa.

Warga Terdampak Reaktivasi Rel Tawang-Semarang Terima Santunan

Balai Teknik Perkeretaapian Jateng memberikan santunan kepada warga terdampak reaktiviasi rel Stasiun Semarang Tawang menuju Pelabuhan Tanjung Emas.

Gudeg Koyor Mbak Tum, Kuliner Legendaris di Semarang Langganan Pejabat

Warung kuliner legendaris di Kota Semarang salah satunya adalah Warung Gudeg Mbak Tum yang ada di Jalan MT Haryono.

Punya Kiai Terbanyak di Jateng, Pati Justru Terkenal Kota Paranormal

Memiliki jumlah kiai, ulama, ustaz, terbanyak di Jawa Tengah, Kabupaten Pati justru terkenal sebagai kota paranormal.

Horok! Kapal Bajak Laut Tiba-Tiba Muncul di Juwana Pati

Sejumlah replika kapal bajak laut dan kapal tempur hadir di acara sedekah laut di Juwana, Pati.