Kriuk! Camilan Keripik Tempe Khas Ngawi, Sudah Pernah Coba?

Camilan keripik tempe dari Ngawi, Jawa Timur menjadi salah satu penganan khas Kabupaten Ngawi yang memiliki rasa gurih dan kriuk.

 Keripik tempe khas Ngawi. (facebook/ keripik tempe nyamnyam)

SOLOPOS.COM - Keripik tempe khas Ngawi. (facebook/ keripik tempe nyamnyam)

Solopos.com, NGAWI — Tempe kerap diolah menjadi aneka masakan maupun lauk atau pelengkap makanan.

Nah, di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, tempe diolah menjadi kuliner atau penganan ringan, yakni keripik. Rasanya kombinasi gurih dan renyah.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Sebetulnya, beberapa kota maupun kabupaten di Jawa Timur dikenal sebagai produsen keripik tempe. Sebut saja, camilan keripik tempe di Bojonegoro dan Malang.

Baca Juga: Awas Baper! Makan di Warung Bu Menel Solo, Bonusnya Dipanggil Sayang

Terkini, keripik tempe di Jawa Timur tidak hanya diproduksi Bojonegoro dan Malang. Makanan ringan itu dapat dijumpai di sejumlah toko jajanan khas di Kabupaten Ngawi.

Anda juga dapat membeli keripik tempe langsung ke sentra keripik tempe di Dusun Sadang, Desa Karangtengah Prandon, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi. Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, permintaan keripik tempe di sentra keripik tempe Dusun Sadang tinggi.

Salah satu produsen tempe di Dusun Sadang, Kemis, sudah menjadi pembuat tempe sejak 1985. Ia memutuskan memproduksi keripik tempe karena banyak permintaan. Dalam sehari, ia dapat menjual 13 lonjor tempe maupun keripik.

Baca Juga: Wedang Ronde Porsi Jumbo di Sukoharjo, Murah dan Menghangatkan

Keripik milik Kemis ini awalnya hanya tersedia rasa orisinal. Namun banyak permintaan membuatnya berinovasi. Ia mulai memproduksi keripik tempe dengan berbagai varian rasa.

“Mulai dari rasa manis atau pedas hingga asin tinggal nantinya diadonannya saja kami berikan gula atau garam secukupnya,” ujar Ika, putri Kemis yang membantu membuat keripik tempe sebagaimana dikutip dari laman Pemkab Ngawi, Senin (24/1/2022).

Bahan membuat keripik tempe, yakni tempe, tepung, racikan bumbu dari bawang putih, garam, dan ketumbar. Perpaduan bumbu ini sangat pas untuk penikmat camilan tempe.

Baca Juga : Kepelan, Camilan Enak Khas Klaten yang Murah Meriah

Penikmat keripik tempe asal Lamongan, Sri Hariati, menyebut keripik tempe bikinan Ngawi memiliki komposisi tepat. Menurutnya keripik tempe khas Ngawi memiliki cita rasa berbeda dari keripik tempe daerah lain.

“Terkadang ada keripik tempe yang rasa bumbunya terlalu nyolok [mencolok] sehingga menimbulkan rasa pahit setelah menelannya. Atau ada juga potongan tempenya yang terlalu tebal sehingga saat memakannya tidak ‘kriuk’,” katanya seperti dikutip Antara.

Keripik tempe dari Ngawi ini tak hanya dipasarkan di wilayah eks-Karesidenan Madiun, namun juga dipasarkan ke toko oleh-oleh di Solo, Jogja, Malang, Surabaya, hingga Ibu Kota Jakarta.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Human Zoo, Saat Manusia Jadi Objek Tontonan Layaknya Binatang

+ PLUS Human Zoo, Saat Manusia Jadi Objek Tontonan Layaknya Binatang

Masyarakat modern menjadikan kebun binatang sebagai media tontonan atau wahana hiburan. Namun, manusia juga pernah diberlakukan sebagai objek tontonan pengunjung layaknya hewan di kebun binatang.

Berita Terkini

Madiun Awal Juli 2022 Panas! Ini Prakiraan Cuaca dari BMKG

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun Jumat (1/7/2022).

53 Anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Berikrar Setia Pancasila & NKRI

Puluhan anggota Khilafatul Muslimin Surabaya Raya mendeklarasikan diri setia kepada Pancasila dan NKRI.

Suami yang Membacok Istri di Ngawi Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Pelaku penganiayaan istri di Kabupaten Ngawi ternyata seorang residivis kasus pembunuhan.

Innalillahi, 2 Pekerja PG Rejoagung Madiun Meninggal saat Bekerja

Dua pekerja PG Rejoagung Madiun meninggal dunia saat sedang menggali limbah di kawasan pabrik.

Waduh, Anggaran Grebeg Suro Ponorogo Masih Kurang Rp4,9 Miliar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berkunjung ke Kabupaten Ponorogo, Kamis (30/6/2022).

Sadis! Suami Bacok Istri di Ngawi Sampai Kritis

Seorang suami di Kabupaten Ngawi tega menganiaya istrinya sendiri dengan menggunakan senjata tajam hingga kritis.

Bikin Merinding! Berikut Tempat Paling Angker di Bondowoso

Berikut ini tempat paling angker yang ada di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Nikmatnya Dawet Legendaris Bu Matun Ponorogo, Harganya Rp1.500/Porsi

Menikmati sajian dawet murah di Kabupaten Ponorogo yang harganya cuma Rp1.500 per porsi.

Waduh! Gagal Menikung di Turunan, Pikap Isi 5.000 Telur Bebek Terguling

Mobil pikap L300 berisi 5.000 butir telur bebek dan pakan ternak terguling di turunan Biting, Desa Suru, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur pada Rabu (29/6/2022).

Bukan Hanya Jenjang SD, 46 SMPN di Ponorogo Juga Kekurangan Murid Baru

Puluhan SMP Negeri di Kabupaten Ponorogo kekurangan murid baru pada PPDB tahun 2022.

Madiun Hari Ini Diprediksi Panas Pol! Suhu Capai 32 Derajat Celcius

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Kamis (30/6/2022) dari BMKG.

9 Tahun Mangkrak, RPH Jetis Akhirnya Diresmikan & Tersertifikasi Halal

RPH milik Pemkab Ponorogo yang berada di Kecamatan Jetis akhirnya diresmikan.

Mobil Tabrak Motor di Jalanan Madiun, Pria Lansia Alami Luka-Luka

Kecelakaan lalu lintas antara mobil dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Surabaya-Madiun KM 151-152, Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu (29/6/2022).

Dapat Bisikan Gaib, Seorang Wanita Tusuk Suaminya Hingga Meninggal

Seorang wanita di Kota Kediri tega membunuh suaminya sendiri dengan menusuknya dengan pisau.

5 Bulan Dirawat, RSUD Dr. Soetomo Berhasil Pisahkan Bocah Kembar Siam

Tim dokter RSUD Dr. Soetomo berhasil memisahkan bocah kembar siam asal NTB.

Miris! 578 SD Negeri di Ponorogo Kekurangan Murid Baru

PPDB online di Kabupaten Ponorogo telah ditutup, sebanyak 578 sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Ponorogo masih kekurangan murid baru.