Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Boyolali Kembali Bertambah Jadi 26 Orang
Ilustrasi pengujian vaksin virus corona. (Freepik)

Solopos.com, BOYOLALI -- Setelah ada penambahan dua kasus pada Jumat (29/5/2020), jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Boyolali kembali bertambah satu kasus pada Minggu (31/5/2020).

Dengan demikian, secara kumulatif jumlah total kasus terkonfirmasi positif virus corona di kabupaten tersebut hingga Minggu menjadi 26 orang.

Masuk RS Sudah Sesak Napas, Perempuan PDP Corona Asal Karangmalang Sragen Meninggal

Di sisi lain, jumlah pasien positif corona yang sembuh juga bertambah satu orang. Jumlah total pasien positif Covid-19 yang sembuh di Boyolali menjadi 14 orang.

Data yang diunggah di situs covid19.boyolali.go.id yang diperbarui padda Minggu (31/5/2020), dari total 26 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Boyolali itu, 11 orang masih dirawat.

Sembuh dari Covid-19, Warga Wonogiri Meninggal Karena TBC

Sedangkan pasien positif corona yang meninggal tetap satu orang. Belum diketahui identitas kasus pasien nomor 026 tersebut, baik inisial nama maupun asal kecamatannya.

Dua pasien baru yang diumumkan pada Jumat (29/5/2020) sudah diketahui inisialnya yaitu DW, 20, dan SH, 37. Keduanya dari Kecamatan Sambi.

kasus terkonfirmasi positif covid-19 boyolali
Data monitoring kasus Covid-19 Boyolali. (covid19.boyolalikab.go.id)

Kedua kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Boyolali yang diumumkan pada Jumat tersebut merupakan klaster Jakarta. Pasien 024 dan 025 itu masih ada hubungan keluarga dengan pasien 023 berinisial ST, 40.

Pemulasaraan Jenazah Covid-19

ST diketahui merupakan kontak erat jenazah pria berinisial SP yang meninggal di Jakarta kemudian dimakamkan di Desa Senting, Sambi, Boyolali.

Tambah 1, Warga Solo Terkonfirmasi Positif Virus Corona Jadi 34 Orang

Jenazah SP awalnya tidak diketahui ada riwayat Covid-19 sehingga dimakamkan tanpa prosedur pemulasaraan jenazah Covid-19. SP baru diketahui positif Covid-19 dua hari setelah dimakamkan.

Dua kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19, SH dan DW, saat ini menjalani karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Boyolali.

Nama Dicatut Dalam Teror Panitia Diskusi Ilmiah UGM, Muhammadiyah Klaten Merasa Dirugikan

Sementara itu, data di situs yang sama menyebutkan jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP kumulatif ada 202 orang. Dari jumlah itu tinggal 24 orang yang masih dirawat, sedangkan sisanya 178 orang sudah selesai pengawasan.

Jumlah orang dalam pemantauan atau ODP secara kumulatif tercatat sebanyak 873 orang. Dari jumlah itu yang masih dalam masa pemantauan ada 41 orang. Sisanya 832 orang selesai pemantauan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho