Sembuh dari Covid-19, Warga Wonogiri Meninggal Karena TBC
Ilustrasi virus corona (Covid-19). (Freepik)

Solopos.com, WONOGIRI - Salah seorang warga Wonogiri yang telah dinyatakan sembuh Covid-19 meninggal dunia pada Sabtu (30/5/2020) pukul 21.00 WIB.

Pasien berinisal AS tersebut meninggal karena penyakit komorbid yang dideritanya, yakni TBC (Tuberkulosis). AS merupakan warga Kecamatan Slogohimo. Ia merupakan seorang sopir, dimungkinkan terpapar Covid-19 di wilayah Jakarta.

Tega Banget! Ini Isi Teror ke Tenaga Kesehatan di Sragen yang Tangani Covid-19

AS terkonfirmasi positif Covid-19 pada 24 April 2020 lalu dan dirawat di RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Pada awal Mei, ia dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah menjalani tes swab dua kali dan hasilnya negatif. Namun, ia tidak diperkenankan pulang lantaran masih menderita penyakit bawaannya.

"Jadi sejak awal Mei hingga Sabtu kemarin, yang bersangkutan masih di rawat di RSUD. Yang perlu ditekankan, ia dirawat bukan karena Covid-19, tetapi karena TBC. Penyakit TBC-nya sudah meluas, maka harus ada perawatan khusus," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), di pendapa Sekretariat Daerah Wonogiri, Minggu (31/5/2020).

Nama Dicatut Dalam Teror Panitia Diskusi Ilmiah UGM, Muhammadiyah Klaten Merasa Dirugikan

Jekek mengatakan, sebenarnya AS juga dijadwalkan hadir di pendapa untuk mengikuti acara penyambutan pasien sembuh Covid-19 beserta lima pasien lainnya.

Proses pemakaman AS, menurut dia, sesuai dengan protokol pemakaman jenazah Covid-19. Meskipun sudah dinyatakan negatif, ketentuan tersebut harus dilaksanakan. "Kami tegaskan bahwa AS sudah negatif Covid-19, kami berharap masyarakat jangan berspekulasi," kata Jekek.

Bikin Heran, Masyarakat Padati Jalan di Tawangmangu, Padahal Objek Wisata Masih Tutup

Warga Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, yang berada di sekitar tempat tinggal AS juga diberi pengertian terkait pasien telah terbebas dari Covid-19. Hal itu agar masyarakat tidak menduga-duga.

0 Positif

Sementara itu, Jekek tetap meminta warga untuk tetap waspada meski saat ini di Wonogiri tidak ada pasien positif Covid-19. Karena secara global pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga potensi penularan masih ada dan sangat memungkinkan terjadi.

Data BNPB menunjukkan belum ada penurunan kasus, justru angkanya terus bertambah. Maka dari itu ia mengingatkan kepada warga agar selalu disiplin dan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho