Jadi Klaster Covid-19, Perkantoran Menara Wijaya Sukoharjo Setinggi 10 Lantai Disemprot Disinfektan
Menara Wijaya di Kompleks Kantor Pemkab Sukoharjo (Solopos/Indah S.W.)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Kompleks perkantoran Gedung Menara Wijaya Pemkab Sukoharjo bakal disemprot disinfektan secara rutin untuk antisipasi bertambahnya jumlah kasus Covid-19 dari klaster tersebut.

Sebelumnya, belasan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja dalam gedung tersebut terkonfirmasi positif Covid-19. Para ASN lainnya kemudian menjalani uji swab.

Solopos.com memperoleh informasi pada Kamis (1/10/2020) bahwa para ASN dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) menjalani uji swab ada puskesmas dalam beberapa hari terakhir.

Dalang Kerusuhan Mertodranan Solo Tertangkap, Perannya Menyurvei dan Menghasut Massa

Setiap puskesmas melayani pengambilan sampel cairan tenggorokan sekitar 20 orang ASN. Langkah ini sebagai deteksi awal untuk mengetahui apakah mereka tertular Covid-19 dari klaster perkantoran Pemkab Sukoharjo atau tidak.

Tak hanya ASN, puluhan petugas cleaning service dan resepsionis juga menjalani uji swab. Mereka sehari-hari bekerja dalam Menara Wijaya yang kini menjadi klaster perkantoran dengan transmisi penularan cukup cepat dan masif.

"Petugas bakal menyemprot disinfektan mulai dari lantai I hingga X Gedung Menara Wijaya," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, kepada Solopos.com melalui telepon, Kamis.

Solo Tambah 13 Kasus Covid-19, Klaster Keluarga Merambah Ke Tetangga, Waspadalah!

Sering Berinteraksi

Menurut Yunia, penularan Covid-19 dari klaster perkantoran Sukoharjo ini masif lantaran para ASN sering berinteraksi baik saat aktivitas kedinasan maupun istirahat.

Pasien positif tanpa gejala tak sengaja menularkan virus kepada teman kerja saat berada dalam satu ruangan. Bisa juga saat istirahat siang dalam kantor.

Karena itu, setiap ruangan pada setiap OPD bakal disemprot disinfektan. "Para ASN yang bekerja dalam gedung Menara Wijaya wajib menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini untuk mencegah persebaran Covid-19," ujarnya.

Cabup Sri Mulyani Blusukan Ke Pasar, Ini Tindakan Bawaslu Klaten

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo ini mengungkapkan para ASN masih menerapkan sistem sif setiap hari. Sebagian ASN bekerja dari kantor sedangkan sebagian ASN lainnya bekerja dari rumah.

Yunia mengingatkan agar para pasien positif tanpa gejala menjalani isolasi mandiri dalam rumah dan tidak berinteraksi dengan anggota keluarga atau tetangga rumah.

"Hal ini bisa memunculkan klaster keluarga yang saat ini juga menjadi perhatian serius gugus tugas. Pakai masker dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air serta jaga jarak," katanya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom