Drama Serah Terima Suami ke Pelakor Viral di Tiktok

Media sosial dihebohkan dengan video serah-terima suami kepada seorang pelakor yang viral di platform medsos Tiktok.

 Drama serah suami diambil dari Tiktok, Minggu (6/9/2020). (Tiktok-@quennayuliardi)

SOLOPOS.COM - Drama serah suami diambil dari Tiktok, Minggu (6/9/2020). (Tiktok-@quennayuliardi)

Solopos.com, SOLO — Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan video serah-terima suami kepada seorang pelakor. Kejadian itu terekam dalam video Tiktok @quennayuliardi, namun sampai sekarang belum diketahui identitas dari si pembuat rekaman video yang lalu viral itu.

PromosiHentikan Praktik Sengaja Menyembunyikan Informasi Publik

Drama itu dimulai saat penggerebekan seorang istri atau dikenal dengan @quennayuliardi kepada sang suami yang tengah selingkuh di sebuah kamar kontrakan. Sosok seorang istri yang tidak diketahui identitas aslinya itu kemudian menyerahkan suaminya kepada wanita selingkuhan suaminya tersebut.

Berdasarkan pantauan dari Solopos.com, wanita berjilbab ini membeberkan kelakukan suaminya yang tengah berselingkuh di satu kamar kontrakan yang belum diketahui lebih jelas lokasi tempat kejadiannya. Setelah membuat video itu, ia lalu mengunggah video tersebut ke akun Tiktoknya @quennayuliardi.

Dikubur Hidup-Hidup, Nenek-Nenek di Kluang Viral

Dalam caption Tiktoknya, ia menuliskan isi hatinya. “Saya serahkan suami saya kpd selingkuhan nya dari pada sakit hati terus mendingan ikhlas,” begitu tulis akun @quennayuliardi dalam unggahannya.

Dalam video Tiktok yang lalu viral itu, pengguna akun @quennayuliardi mengatakan bahwa dirinya dengan legawa menyerahkan suaminya kepada si pelakor yang diketahui bernama Rohmah tersebut. “Ya, saya serahin di sini saya serahkan Rizki Yuliardi kepada saudari Rohmah, saksinya abang Amir yang punya kontrakan. Terserah mereka berdua maunya gimana, mau enggaknya itu kelanjutannya terserah kalian,” ujar dalam video Tiktoknya @quennayuliardi.

Video ini kemudian viral alias menyebar bak virus di media sosial. Namun sayangnya, video asli di akun Tiktok @quennayuliardi tersebut sekarang sudah dihapus oleh penggunanya. Tidak diketahui apa motifnya. Namun jejak Internet pasti akan terus ada. Video tersebut akhirnya diunggah lagi oleh pengguna akun Instagram @ndorobeii, Minggu (6/9/2020).

Galaksi Mirip Tie Fighter dalam Star Wars Ditemukan

Dalam postingan-nya @ndorobeii mempertanyakan tentang kelanjutan dari drama serah-terima suami tersebut. “Terus klo udah begini pegimana ndroos [bagaimana bro],” tulis caption @ndorobeii.

Pro dan Kontra

Tak perlu tunggu waktu lama, unggahan tersebut langsung membuat heboh warganet. Video tersebut lantas membuat gatal jari netizen untuk ikut berkomentar tentang drama si suami dan istri tersebut. Ada yang pro dan ada pula yang kontra.

Netizen yang membela merasa sangat salut dengan apa yang dilakukan oleh si istri karena ia menyikapi suaminya yang sedang berselingkuh dengan cara yang sangat elegan. Dalam video itu, si istri menyikapinya dengan sangat ikhlas sehingga tidak ada adegan berkelahi sambil jambak-jambakan, seperti kebanyakan orang.

Taman Nasional Bwindi Uganda Kebanjiran Bayi Gorila Gunung

“Salut sama mbaknya, gak perlu pake kekerasan. Suaminya udah ketahuan & mengakui perselingkuhannya maka dipersilahkan utk kedua pasangan melanjutkan hubungannya. Dengan begitu mbak terlihat elegan, toh Tuhan gak pernah tidur. Tuhan tahu siapa yg pantas mendapatkan sebuah berlian," tulis akun Instagram @septy_rachma_.

“Bagus ya gaada Jambak jambakan lebih tentram Indonesia kalo begini,” tulis akun Instagram @pg.nm1344.

“Elegan mbk, ya gitu ngapain pake adu otot. Lagian juga miskin aja. Kalau sekelas keluarga Bakrie baru tuh di pertimbangkan,” tulis akun Instagram @iriel_zhie.

Tulang Kerabat Jadi Alat Musik di Zaman Perunggu

Hati nya hancur tp dia msh ttp tegar. Wanita hebat,” tulis akun Instagram @kadung_loro.09.

Namun, di balik yang pro atas video Tiktok yang viral, pasti ada pula yang kontra. Banyak netizen yang menyayangkan tindakan si pengguna akun Tiktok @quennayuliardi. Ia dicecar pertanyaan mengapa ia harus mengunggah aib suaminya ke media sosial.

Warganet berharap di era sekarang ini kita harus lebih bijak dalam mengunggah apapun ke media. “Lama2 hal spt ini ga ada tabu2nya kalau d up d media. Spt hamil sebelum nikah, dahulu jd hal yg tabu. Tp krn media ngepush masalah itu, skrg hamil duluan sblm nikah menjadi hal biasa d masyarakat. Semoga lebih bijak aja sih dlm mengupload apapun d media,” tulis akun Instagram @dhavarahardja.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Berita Terkini

+ PLUS Berminat Adu Nasib di IKN? Segini Loh Biaya Hidup di Kalimantan Timur

Sebagai calon Ibu Kota Negara (IKN), Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi magnet kaum urban untuk mengadu nasib di sana. Berikut perkiraan biaya hidup tinggal di Kalimantan Timur yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

KPK Klarifikasi Laporan tentang Gibran dan Kaesang, Apa Hasilnya?

Ali menjelaskan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh KPK dengan melakukan klarifikasi dan verifikasi terlebih dahulu.

Bluelink Bikin Hyundai Creta Lebih Cerdas

Creta mempersembahkan beragam fitur yang memanjakan pengemudi dan penumpang salah satunya Bluelink.

Ketua PCNU Sidoarjo dan Jember Minta Maaf Terlibat Politik Praktis

Pemanggilan PCNU Sidoarjo dilandasi adanya laporan kegiatan yang diinisiasi DPC PKB Sidoarjo dan melibatkan seluruh MWCNU se-Kabupaten Sidoarjo.

Ibu Kota Baru Negara Ini Dijuluki Kota Hantu, Kok Bisa?

Salah satu ibu kota baru di negara Asia Tenggara ini dijuluki kota hantu.

Ridwan Kamil: Jakarta Dulu Tak Dipersiapkan Jadi Ibu Kota

Berkaca pada sejarah ada tiga lokasi yang sempat disurvei untuk dijadikan ibu kota yakni Bandung, Malang dan Surabaya.

Sinkronisasi Data Haji Diharapkan Cukup dengan NIK

Zudan berharap Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag bisa menyusul Ditjen Pajak Kemenkeu yang menggantikan NPWP dengan NIK

Datangi Ogan Ilir, Yusuf Mansur Wisuda 715 Santri Penghafal Alquran

Ustaz Yusuf Mansur menghadiri acara Wisuda Akbar Ke-2 Ogan Ilir Menghafal di Gedung Serbaguna Tanjung Senai, Ogan Ilir, Sumatra Selatan

Palsukan Surat, Pegawai Kemenkeu Ikut Bancakan Aset BLBI

Pegawai Kemenkeu yang terlibat dalam pemalsuan surat BLBI bukan 11 orang melainkan hanya satu orang.

Kastil Drakula di Rumania, Simpan Misteri Mahkluk Pengisap Darah

Terlepas dari kepercayaan ada tidaknya sosok drakula itu, nama drakula ternyata identik dengan salah satu kastil era abad pertengahan yang masih berdiri tegak di Rumania. K

+ PLUS Mengapa Penangkapan Pengguna Narkotika Tak Mengurangi Kasus

Glorifikasi penangkapan pengguna narkoba, terutama para artis atau figur publik, hanya memperkuat stigma pengguna narkoba adalah penjahat. Kondisi demikian tak mendukung upaya rehabilitasi pengguna atau korban narkoba.

Segini Total Harta Warisan Pengusaha Terkaya Asia dari Semarang?

Jumlah harta warisan Oei Tiong Ham, pengusaha terkaya asal Semarang, Jawa Tengah, yang dijuluki sebagai Raja Gula Asia, yang sangat banyak sempat menjadi sengketa.

Pengumuman! Mataram Siapkan 4.730 Kamar Hotel Sambut MotoGP Mandalika

Pemkot Mataram menyediakan 4.730 kamar hotel untuk penonton dan wisatawan selama penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Kerja Sama RI-Singapura, Kapolri: Pengusutan Kejahatan Lebih Mudah

Perjanjian ekstradisi akan meningkatkan peran kepolisian dalam penegakan hukum di kasus tindak pidana korupsi, pencucian uang, suap, perbankan, narkotika, hingga terorisme

Menteri Luhut, Kapan 8 Buronan BLBI Diekstradisi dari Singapura?

Salah satu perjanjian kerja sama yang disepakati pemimpin RI dan Singapura adalah pembaruan perjanjian ekstradisi koruptor.

Kapolri Mutasi 200 Perwira, Termasuk Kapolres Boyolali

Kapolri Listyo juga mengganti Brigjen Antony Maruli Tua Siahaan sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri.