Demo George Floyd, 10.000 Orang di AS Ditangkap
Aksi demonstrasi di luar Gedung Putih, Washington DC, AS, Senin (1/6/2020), memprotes kematian George Floyd. (VOA)

Solopos.com, LOS ANGELES – Jumlah orang yang ditangkap karena demo terkait kematian George Floyd terus bertambah. Hingga Kamis, (4/6/2020), setidaknya lebih dari 10.000 orang diamankan.

Dikutip dari detik.com, orang yang ditangkap atas unjuk rasa tersebut berjumlah ratusan orang setiap harinya. Jumlah itu tercatat di sejumlah wilayah di AS. maklum, kematian George Floyd memantik sejumlah orang menggelar unjuk rasa di banyak wilayah di AS.

RSUD Wongsonegoro Semarang Bantah Pemakaman Jenazah Covid-19 Klaten Langgar Prosedur

Menurut laporan, mayoritas penangkapan terhadap orang-orang tersebut atas dasar pelanggaran hukum ringan. Seperti pelanggaran jam malam dan enggan membubarkan diri saat unjuk rasa melewati batas waktu. Sementara ratusan orang lainnya ditangkap terkait tindak perampokan dan penjarahan.

Kota Los Angeles di negara bagian California menjadi lokasi penangkapan sekitar seperempat dari total angka penangkapan secara nasional itu. Kemudian diikuti oleh New York, Dallas dan Philadelphia.

Iuran Peserta Tapera Ditarik Mulai Januari 2021, Ini Aturan Khusus untuk Karyawan Swasta

Kepala Kepolisian Los Angeles, Michel Moore, menuturkan pihaknya menangkan sekitar 2.500 orang karena mereka enggan membubarkan diri dan melanggar jam malam. Sementara sisanya, menurut Moore, ditangkap atas berbagai dugaan tindak pidana termasuk perampokan, penjarahan, penyerangan terhadap polisi dan beberapa tindak kekerasan lainnya.

Kota lain yang memiliki angka penangkapan mendekati Los Angeles adalah New York City, dengan sekitar 2.000 orang ditangkap. Sementara di Washington DC, sekitar 400 orang lebih diamankan otoritas setempat.

Penggalangan Dana

Banyaknya penangkapan terhadap orang yang ikut demo atas kematian George Floyd itu memunculkan kampanye penggalangan dana. Di Los Angeles, terkumpul dana sekitar US$ 2 juta atau sekitar Rp28,2 miliar untuk membantu lebih dari 3.000 orang yang ditangkap sejak Floyd tewas, 25 Mei 2020 lalu.

Di sisi lain, tidak diketahui secara pasti berapa orang yang akhirnya ditahan di dalam sel. Apalagi, kebanyakan penjara tengah menghadapi wabah virus Corona. Para demonstran yang ditangkap biasanya diikat tangannya dengan zip-ties dan dibawa pergi oleh polisi dengan bus-bus.

Update Data Covid-19 Indonesia: Tambahan Pasien Positif Turun Dibanding Kemarin, Total 28.818 Kasus

Sumber: Detik.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho