Coret Tembok Saat Tagih Utang, Debt Collector & Pemilik Adu Mulut
Debat panas antara debt collector dan nasabah saat menagih utang, Rabu (14/10/2020). (Instagram-@makassar_iinfo)

Solopos.com, MADIUN — Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan rekaman video cara ekstrem debt collector menagih utang nasabah. Pria yang diduga seorang penagih utang itu mencoret rumah si nasabah dengan menggunakan cat semprot atau biasa disebut sesuai merek kondangnya, Pilox.

Video tersebut mulanya dikirim oleh Bertyn Romario Sinaga lalu diunggah kembali oleh beberapa platform media sosial. Salah satu pengunggah video itu adalah akun Instagram @makasar_iinfo, Rabu (14/10/2020).

Dalam video yang beredar itu rupanya pria tersebut merupakan seorang debt collector yang tengah menagih pembayaran utang kepada salah satu nasabahnya. “Bayar utang mu. Koperasi macet,” tulis sang debt collector pada dinding rumah nasabahnya.

Warganet Indonesia Duduki Instagram Rapper DPR Live

Setelah ditelusuri lebih dalam, alasan sang debt collector melakukan hal itu karena si peminjam uang ini sudah satu bulan tidak ada kabar. Setiap hendak ditagih, nasabah wanita ini tidak keluar rumah.

Hingga akhirnya, sang debt collector geram dan datang lagi ke rumah nasabahnya dengan maksud menagih utang. Namun, kali ini, dengan cara yang sedikit berbeda dari biasanya.

“Cekcok antara debt collector dengan nasabah, kronologinya sudah sebulan nasabah tidak ada kabar dan setiap si debt collector datang ke rumahnya ibu ini tidak keluar rumah. Tiba waktunya si debt collector datangi rumahnya dan Iangsung-langsung melakukan cat pilox,” tulis pengguna akun Instagram @makasar_iinfo dalam caption.

ARMY Tak Siap Lepas Member BTS untuk Wajib Militer

Dalam video itu, kedua pihak tampak saling adu argumen. Si ibu keberatan atas perbuatan yang dilakukan pria tersebut.

Minta Ditelepon Saja

“Om maaf ya, mending situ telepon aku apa gimana. Enggak kayak gitu deh caranya,” katanya.

“Nah semenjak ku Pilox, keluar Ibu kan? Jadi harus kayak gini caranya, Bu,” timpal si pria.

Doraemon: Stand By Me 2 Tayang 2 November 2020

Ibu itupun berkilah dengan mengatakan semestinya si penagih utang menghubunginya via telepon atau melalui layanan pesan singkat saja tidak harus melakukan hal seperti ini. Sementara penagih utang mengatakan Ibu tersebut tak memberi kabar kepada dirinya selama sebulan.

Penagih utang itupun mengaku telah menitipkan surat penagihan kepada tetangga nasabahnya itu. Namun sang ibu membantah. Ia mengaku tak pernah mendapatkan surat penagihan sama sekali.

“Nah padahal lebih sering aku berikan surat di sini, ibu bilang enggak pernah,” beber debt collector.

Tolak Omnibus Law, Pelakor Ingatkan Anggota DPR

“Setidaknya Ibu kabari sama aku, Ibu, bang, om entah apa 'saya lagi sakit' entah apa, entah enggak ada duit. Ini apa? Satu bulan Ibu diam-diam aja,” ungkapnya lagi.

Penagih utang itu melanjutkan bahwa dirinya hanya mengingatkan agar wanita tersebut membayar utangnya. Dia pun menekankan tidak menulis kata-kata kasar, setelah itu ia berjanji akan menghapus tulisan itu apabila si ibu mau membayar seluruh tagihan utangnya.

“Sekarang gini saja, kalau ibu mau bayar ini [coretan tembok] saya hapus. Sekejap bisa saya hapus,” tegas si debt collector.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Sumber: Madiunpos.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom