Cek Fakta Virus Corona: 10 Informasi Sesat yang Sering Dipercaya

Inilah 10 tanya jawab informasi sesat soal corona yang banyak beredar dan dipercaya masyarakat.

 ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Freepik)

SOLOPOS.COM - ilustrasi virus corona atau Covid-19 (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Penyebaran wabah Covid-19 akibat infeksi virus corona yang begitu cepat membuat masyarakat cemas. Apalagi di Indonesia ada 227 kasus pasien positif corona dengan 19 di antaranya meninggal dunia dan 11 lainnya berhasil sembuh.

Berdasarkan data tersebut maka rasionya 2 dari 2,5 juta penduduk di Indonesia positif terinfeksi virus corona atau SARS-CoV-2. Pada Rabu (18/3/2020) dilaporkan jumlah pasien positif corona di Indonesia melonjak tajam dengan angka kematian 19 orang.

Dengan demikian rasio kematian akibat penyakit Covid-19 Indonesia menjadi tertinggi di dunia yakni 8,37 persen. Angka itu berada di bawah rasio kematian di Italia 7,94 persen, Iran 6,11 persen, dan Tiongkok 4,00 persen.

Sepakat Jokowi Tolak Lockdown, Pengamat UNS Solo: Indonesia Terlalu Luas

Hal itu sebagaimana dilaporkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Rabu sore.

Seiring bertambahnya kasus positif corona di Indonesia berkorelasi pada banyaknya desas-desus tentang cara pencegahan hingga penyembuhannya. Ironisnya, banyak orang mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya itu lantaran panik.

Disarikan Solopos.com dari situs web resmi pemerintah Covid19.go.id Rabu (18/3/2020) inilah sederet tanya jawab soal corona yang dipastikan salah:

tingkat kematian kasus virus corona
Ilustrasi wujud virus corona. (Reuters)

Tertimpa 2 Pohon Tumbang, Atap Rumah Warga Mondokan Sragen Remuk

Apakah minum banyak air dan berkumur dengan air hangat dicampur garam atau cuka dapat menghilangkan virus corona saat di tenggorokan?

Berkumur dengan air hangat, garam, dan cuka telah lama digunakan sebagai cara menghilangkan gejala yang berhubungan dengan pilek dan flu, seperti sakit tenggorokan. Tetapi tidak ada bukti bahwa itu dapat membantu menangkal atau mengusir infeksi dari Covid- 19.

WHO pun menjelaskan minum air dapat membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi. Namun bukan berarti dapat mencegah infeksi corona apalagi yang diminum air panas.

Indonesia Borong 500.000 Unit Alat Tes Corona China, Deteksi Virus dalam 15 Menit

Apakah makan pisang ampuh mengusir virus corona?

Unggahan video viral di Twitter mengenai hasil penelitian manfaat buah pisang untuk menangkal virus corona tidak benar. Hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menyatakan pisang dapat menangkal penyakit akibat infeksi corona.

Apakah Alkohol dapat membunuh virus corona?

Menurut WHO ketika virus sudah masuk ke tubuh, menyemprotkan alkohol atau meminumnya  tidak bisa membunuh si virus. Tetapi perlu diiingat alkohol tidak berpengaruh terhadap penularan corona.

WHO menegaskan alkohol dan klorin bisa dipakai untuk mendesinfeksi permukaan sebuah benda. Namun, keduanya tetap harus digunakan di bawah rekomendasi yang tepat.

Rasio Kematian Penyakit Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia

Apakah menjemur uang di bawah sinar matahari 30 menit cegah penularan corona?

Informasi ini sama sekali tidak benar meski mencatut nama Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Anjuran menjemur uang adalah hoaks.

Apakah lampu UV mampu bunuh corona?

WHO mengatakan lampu UV sebaiknya tidak digunakan untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya karena radiasi UV dapat menyebabkan iritasi. Jadi, penggunaan lampu UV untuk membunuh virus corona tidak benar.

Jack Ma Bikin Akun Twitter, Postingan Pertama Langsung Bikin Salut

Apakah makan bawang putih bisa membantu mencegah infeksi corona?

Bawang putih adalah makanan sehat yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba. Namun, tidak ada bukti bahwa makan bawang putih telah melindungi orang dari virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Apakah mandi air panas bisa mencegah virus corona?

Mandi air panas tidak dapat mencegah Anda dari COVID-19. Malahan mandi air yang sangat panas berbahaya karena membakar kulit.

Apakah membilas hidung dengan garam secara rutin mencegah infeksi corona?

Tidak ada bukti bahwa mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat melindungi orang dari infeksi virus corona baru.

Ada beberapa bukti terbatas mencuci hidung dengan garam secara teratur dapat membantu orang pulih lebih cepat dari flu biasa. Tapi belum terbukti mencegah infeksi pernapasan.

Ustaz Yusuf Mansur: Jangan Khawatirkan Pahala Salat di Rumah!

Apakah pengering tangan bisa membunuh virus corona?

Pengering tangan tidak efektif membunuh virus SARS-CoV-2. Untuk melindungi diri, Anda harus sering membersihkan tangan dengan sabun dan air mengalir.

Bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih berbasis alkohol (minimal 60%). Setelah tangan dibersihkan, Anda harus mengeringkannya dengan menggunakan kertas tisu atau pengering udara hangat.

Apakah ramuan jahe merah mampu menangkal infeksi virus corona?

Jahe merah berkhasiat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Namun belum ada bukti nyata khasiat jahe merah secara spesifik mencegah infeksi corona.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Sebuah unggahan menyebutkan ruqyah(rukiah) bisa menjadi obat Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov2. Benarkah demikian?

Cek Fakta: Tabung Elpiji 12 kg Biru Diganti BrightGas Gratis

Baru-baru ini grup aplikasi perpesanan WhatsApp sedang ramai dengan beredarnya informasi tentang tabung elpiji biru ukuran 12 kilogram yang dapat ditukar menjadi tabung BrightGas secara gratis.

Cek Fakta: Hoaks Covid-19 Tak Masuk Akal

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook mengenai virus Corona yang dinilai tak masuk akal. Klaim itu berangkat dari kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang dirasa berubah-ubah dan sesuai nalar.

Cek Fakta: Makan Kumbang Bisa Bikin Kebal Covid-19?

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook perihal mengonsumsi rampal atau sejenis kumbang diklaim bisa mencegah virus Corona Covid-19.

Viral Kabar Satpol PP Karanganyar Bubarkan Hajatan di Karangpandan, Begini Faktanya

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar menegaskan tidak membubarkan penyelenggaraan hajatan warga Ngemplak, Karangpandan, Kamis (8/10/2020). Klarifikasi itu disampaikan menyusul adanya postingan</em> warga di media sosial yang mengeluhkan adanya pembubaran hajatan oleh polisi dan Satpol PP Karanganyar.

Cek Fakta: Hoax Mantan Menkes Anjurkan Jemur Uang Buat hindari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Baru-baru ini di grup-grup Whatsapp beredar pesan berantai mencatut nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Dalam pesan itu, Nila disebut menganjurkan warga tidak memegang uang kembalian dan menjemurnya untuk membunuh virus corona.

Cek Fakta: Memeriksa Klaim Yahya Waloni Soal Tudingan Bisnis Corona

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video berisi potongan ceramah seorang mualaf Yahya Waloni beredar di Facebook. Video itu berisi sejumlah klaim sesat mengenai Covid-19 mulai dari masker hingga keberadaan penyintas.

Cek Fakta: Gibran Ingin Bebaskan Palestina dari Israel?

Solopos.com, SOLO -- Akun Facebook AnNde AnNde Lumut pada 9 September 2020 mengunggah pertanyaan soal kemungkinan Gibran Rakabuming Raka membebaskan Palestina dari Israel. Kabar ini ditulis di grup Facebook Kancah Politik dan ramai dibagikan di sejumlah akun Instagram.

Hoaks Tes Covid-19 dengan Menahan Napas, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video pendek berdurasi 45 detik beredar di grup-grup Whatsapp. Video berisi sebuah animasi bergambar paru-paru disebut-sebut bisa dipakai sebagai tips melakukan tes Covid-19.

Cek Fakta: Foto Jurnalis Solopos.com Dicatut Jadi Janda Dory Harsa

Solopos.com, SOLO -- Channel Youtube Big Video mengunggah konten yang menerangkan soal sosok mantan istri penyanyi Dory Harsa. Akun ini mengkompilasi sejumlah video dan foto yang beberapa diantaranya justru bukan sosok mantan istri Dory Harsa.

Cek Fakta: Lemon Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Grup-grup whatsapp kembali diriuhkan oleh sebuah gambar berisi informasi mengenai kit medis hingga cara mengatasi Covid-19. Tidak jelas siapa pembuat gambar itu.

Cek Fakta: Hoaks Utas Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland

Solopos.com, SOLO -- Sebuah pesan beredar di grup-grup Whatsapp mengutip pernyataan Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland. Pesan itu berisi poin-poin atau intisari sebuah artikel online.

Cek Fakta: Rocky Gerung Mualaf dan Mendadak Jadi Ustaz?

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar foto akademisi Rocky Gerung berada di atas mimbar dengan penampilan menggunakan peci dan mengalungkan sarung. Foto tersebut beredar dengan narasi Rocky Gerung telah memeluk Islam atau mualaf dan mendadak menjadi seorang ustaz.

Cek Fakta: Surat Panggilan Calon Karyawan Pertamina DIY & Solo Hoax

Solopos.com, SOLO – Surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat yang diberi nomor 816/SDM-31704/2020 itu berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).

Cek Fakta: Covid-19 Sengaja Disebar untuk Bisnis Vaksin?

Solopos.com, SOLO -- Klaim berbahaya beredar di Instagram lewat akun @ayoe2146. Akun ini menyebut virus corona Covid-19 atau SARS-Cov2 sengaja disebarkan lewat tenaga medis untuk melancarkan praktik bisnis vaksin.

Cek Fakta: Hati-Hati! Link Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Hoax

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar informasi siswa sekolah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) lewat daring. Informasi ini juga menyertakan tautan yang mengarah pada situs tertentu.