Lena Karmilasari, (tengah), atlet bulu tangkis tuna grahita dari SLBN Karanganyar menjadi juara pertama kategori tunggal putri pada ajang Soina tahun 2018 di Riau. (istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR - Atlet bulu tangkis penyandang tuna grahita, Lena Karmilasari, 18, akan mewakili Indonesia pada ajang 1st Special Olympics Asia Pasific Unified Badminton Championship di Bangkok, Thailand.

Pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Karanganyar itu akan berlaga pada kejuaran tersebut di Negeri Gajah Putih pada Selasa-Sabtu (12-16/11/2019). Lena berangkat bersama Pengurus Daerah (Pengda) Special Olympics Indonesia (Soina) Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Lena bukan atlet bulu tangkis sembarangan. Dia berhasil membawa pulang gelar juara pada ajang Soina tahun 2018 di Riau. Lena mewakili Pengda Soina Jateng. Guru Olahraga sekaligus Pelatih di SLBN Karanganyar, Wahyuningsih, menuturkan Lena akan mengikuti training center (TC) di Kudus pada Senin-Minggu (4-10/11/2019).

"Dulu mewakili Jateng pada laga Soina Indonesia. Lalu ini diminta mewakili Indonesia ke Thailand. Tanggal 11 November 2019 akan dilepas di Jateng. Ini kali pertama maju ke ajang internasional. Setahu saya difasilitasi salah satu perkumpulan bulutangkis [PB]. Jadi Lena berangkat saja," kata Ning, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan wartawan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (1/11/2019).

Dia optimistis Lena membawa pulang medali pada kejuaraan dunia itu. Dengan catatan, pelatih dan pendamping lomba mampu memfasilitasi kebutuhan penyandang tuna grahita itu. Dia mengaku bangga salah satu atlet binaannya melaju ke ajang internasional. Hal itu membuktikan bahwa disabilitas bukan lah halangan berprestasi.

"Kalau diarahkan bisa semangat dan jadi juara. Kecerdasan lemah, bukan batasan. Dia [Lena] ini duduk di kelas sembilan. Anak tuna grahita itu istimewa dalam hal ketrampilan ketimbang akademik," ujar dia.

Lena akan turun pada dua kategori, yakni ganda putri berpasangan dengan atlet dari SLBN Solo, Tiwi, dan ganda campuran berpasangan dengan atlet dari SLBN Cilacap, Adit. Ning mengungkapkan Lena disiapkan untuk berlaga pada kategori berpasangan. Lena berangkat ke Thailand didampingi PB yang ditunjuk.

"Kuncinya pada pendamping. Apa yang diinginkan harus dituruti supaya mood [Lena] bagus. Mood mereka enggak stabil. Mudah-mudahan pendampingnya tahu cara memperlakukan dia. Harus banyak di-bombong karena Lena pendiam dan pemalu. Jadi pendamping harus lebih aktif," tutur dia.

Ning mengaku Lena pernah mengajak jalan-jalan ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju sebelum pertandingan di Riau. Sementara itu, Pelajar SLBN Karanganyar, Lena Karmilasari, mengaku siap berangkat dan bertanding ke Thailand.

"Siap, semangat. Belum [saat ditanya pernah ke luar negeri]. Enggak [saaat ditanya berangkat ke Thailand takut atau tidak]. Menang [saat ditanya apakah yakin menang]," tutur Lena saat berbincang dengan Solopos.com.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten