Tutup Iklan

Ada 100 Daerah di Indonesia yang Terancam Tenggelam, Mana Saja?

Pakar dari ITB menyebut ada 100 daerah di Indonesia yang terancam tenggelam karena penurunan permukaan air laut. Kira-kira mana saja?

 Permukiman di Demak dikepung air laut. (Detik.com)

SOLOPOS.COM - Permukiman di Demak dikepung air laut. (Detik.com)

Solopos.com, SOLO -- Di bawah ini terdapat beberapa daerah di Indonesia yang terancam tenggelam karena meningkatnya permukaan air laut.

Perlu diketahui, sekitar 23 juta penduduk di sekitar pesisir Indonesia kini menghadapi ancaman banjir laut tahunan pada 2050.

Baca Juga:  Pria Lebih Rentan Terkena Efek Long Covid, Apa Penyebabnya?

Dalam sebuah studi yang dilakukan Climate Central, sebuah organisasi non pemerintah di Amerika Serikat, jumlah daerah yang terancam tenggelam naik lima kali lipat dibandingkan sebelumnya.

Dikutip dari Detik.com, data satelit selama 20 tahun yang dihimpun ITB menyebutkan penurunan permukaan air laut di perairan Indonesia diperkirakan sekitar 3-9 mm per tahun. Bahkan, hal tersebut bisa lebih parah menjadi 1-10 cm per tahun.

Baca Juga: Resepsi Pernikahan Boy William Bakal Diadakan di Solo, di Mana Lokasinya?

Dari hal ini, 100 daerah pesisir di Indonesia terancam tenggelam. Kira-kira mana saja daerah tersebut?

Peneliti geodesi dan geomatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Heri Andreas mengatakan, kenaikan air laut dialami oleh Jakarta, pesisir utara Pulau Jawa, pesisir timur Sumatra, Kalimantan, dan Papua bagian selatan.

Baca Juga:  Bukan Kafe Kekinian! Ini 4 Tempat Nongkrong yang Legendaris di Solo

"Lebih dari 100 kabupaten atau kota yang berpotensi mengalami masalah ini. Tapi kalau dilihat apakah sudah aware semua, mungkin Jakarta dan Semarang, yang lain masih belum," ucap dia

Dari 100 daerah di Indonesia yang terancam tenggelam, berikut ini lima di antaranya.

Baca Juga: Cuma 5 Bahan! Ini Resep Mudah Membuat Es Teler yang Enak Nan Segar

Daerah di Indonesia yang Terancam Tenggelam

1. Kubu Raya

Kubu Raya di Kalimantan Barat, khususnya di Sei Kakap terancam tenggelam akibat banjir laut.

"Ketika lautnya lagi surut, mungkin ini [daratan] lebih tinggi dari lautnya, tapi nanti suatu karena ini turun terus. Pada akhirnya ketika laut normal juga akan banjir dan bahkan akan permanen, akan tergenang terus," beber Heri.

Baca Juga: Daftar Wilayah Indonesia yang Bakal Dapat 5G, Ada Kota Solo?

Dulu, di daerah tersebut banjir rob datang tiap lima tahun sekali. Akan tetapi, kini rob datang hampir tiap bulan. Dikhawatirkan daerah di Indonesia ini terancam tenggelam di tahun-tahun berikutnya.

2. Jakarta

Daerah di Indonesia lainnya yang terancam tenggelam di Indonesia adalah Jakarta. Bahkan, hal ini sudah banyak yang memprediksinya.

"Sebetulnya ini sudah lama diramalkan. Bahkan, kajian peneliti Indonesia pun sudah memperkirakan itu, ada yang bilang 2045, ada yang bilang 2050 potensi kenaikan airnya itu sampai Monas dan sekitarnya," jelas pengamat tata kota, Yayat Supriyatna kepada Detik.com.

Baca Juga:  Cek Lur! Ini Formasi CPNS dan P3K se-Soloraya, Mana Paling Banyak?

3. Demak

Daerah lain di Indonesia yang terancam tenggelam di Indonesia adalah Demak di Jawa Tengah.

Para ahli menyebut permukaan air laut di kawasan pesisir Jakarta, Semarang dan Demak diprediksi naik 25 hingga 50 cm pada 2050.

Baca Juga: Sederet Pernyataan dan Kebijakan Ganjar Pranowo yang Tuai Kontroversi

Bahkan, abrasi atau pengikisan daratan oleh gelombang alut yang terjadi di Demak sangat parah. Dikutip dari lrsdkp.litbang.kkp.go.id, Rabu (26/5/2021), laju perubahan garis pantai di Kecamatan Sayung, Demak, selama 20 tahun terakhir terlihat memprihatinkan. Abrasi tersebut diperkirakan merupakan yang paling besar dan parah di Jawa, bahkan Indonesia.

Luas kawasan yang terkena erosi mencapai 2.116,54 hektar yang menyebabkan garis pantai mundur sepanjang 5,1 kilometer dari garis pantai di tahun 1994 lalu.

Baca Juga: Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Minum Madu yang Benar

Jika permasalahan ini tak ditangani dengan baik, ditakutkan Demak terancam tenggelam pada masa mendatang.

4. Kota Semarang

Daerah keempat di Indonesia yang terancam tenggelam adalah Kota Semarang.

Kepala Badan Geologi, Rudy Suhendar, mengatakan bahwa dari data hasil penelitian pada 2016-2018 tercatat penurunan permukaan tanah di pesisir Kota Semarang sekitar 10 cm per tahun.

Baca Juga:  Terpilih Jadi Miss Grand Indonesia 2021, Ini Profil Sophia Rogan

Dengan penurunan permukaan tanah itu, Semarang tak bisa lepas dari banjir rob yang mengancam setiap harinya.

Bahkan, di jalur pantura pesisir Kota Semarang juga kerap dilanda banjir rob.

Baca Juga: Dijuluki Duta Truk, Ini 5 Potret Cantik Wanita Aceh yang Kerap Jadi Meme di Bak Truk

5. Kota Pekalongan

Daerah di Indonesia berikutnya yang terancam tenggelam adalah Kota Pekalongan di Jawa Tengah.

Badan Geologi Kementerian ESDM menyebutkan Pekalongan terancam tenggelam pada 2036 akibat terjadinya penurunan muka tanah sebesar 6 cm per tahunnya.

Baca Juga: Adu Gaya Jokowi dan Gibran Saat Sama-sama Jadi Wali Kota Solo

Pada periode Maret 2020 hingga Juli 2020, Badan Geologi mencatat penurunan ketinggian 1,3 cm. Kemudian Juli 2020 hingga Agustus 2020 2,3 cm, dan Agustus 2020 ke September 2020 sebesar 2,7 cm.

Berdasarkan data saat ini Pekalongan berada pada ketinggian sekitar 100 cm di atas permukaan laut. Bila setiap tahun Pekalongan rata rata mengalami penurunan muka tanah 6 cm, maka diprediksi tahun 2036 Pekalongan akan tenggelam.

Baca Juga: Deretan Bencana dan Tragedi Besar yang Pernah Terjadi di Solo

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Memasuki Usia 40 Tahun, Wanita Disarankan Rutin Lakukan Ini

Memasuki usia 40 tahun, ada sejumlah hal yang sebaiknya menjadi perhatian wanita salah satunya adalah terkait kesehatan tubuh.

Awas! Minuman Ini Bisa Picu Hasil Positif Palsu Covid-19

Para peneliti pun berusaha mencari tahu penyebab hasil positif palsu pada tes antigen.

Ini Penyebab Wabah SARS Berakhir Tanpa Vaksin

Padahal saat wabah SARS merebak, sebenarnya vaksin untuk penyakit ini sudah pernah sempat dimulai.

Terlambat Vaksinasi Covid-19 Dosis 2, Apa Dampaknya?

Tips kesehatan kali ini membahas tentang dampak jika Anda terlambat mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

6 Aktivitas di Rumah untuk Anak agar Lebih Produktif

Sembari meluangkan waktu bersama anak, coba lakukan beberapa kegiatan produktif ini untuk memanfaatkan waktu sebaik-baiknya.

Pernikahan Unik Anak Teknik, Pasangan Pengantin Jadi Mandor

Mempelai pria yang merupakan alumnus Fakultas Teknik itu dikagetkan dengan kedatangan teman-teman seangkatan yang mengenakan seragam proyek.

Beda Gejala Sesak Napas Covid-19 dan Asma, Wajib Tahu!

Tips kesehatan kali ini membahas tentang perbedaan gejala sesak napas akibat Covid-19 dengan asma.

Ampuhkah Masker Kain Adang Varian Delta? Begini Penjelasan Pakar

Standar utama masker medis adalah N95, namun masih banyak masyarakat memakai masker kain untuk adang penularan varian Delta.

Viral Squid Game Versi Indonesia, Permainan Gulali Diganti Peyek

Dalam Squid Game versi Indonesia ini, tantangannya adalah melepaskan kacang tanpa meremukkan peyeknya.

Arti Mimpi Bertemu Harimau, Pertanda Bakal Sial Atau Mujur?

Mimpi bertemu hewan buas seperti harimau kadang bisa membuat takut dan terbangun dari tidur lelap.

Doa Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan yang Diinginkan Menurut Islam

Berikut ini terdapat doa dan zikir agar mendapatkan pekerjaan yang diinginkan menurut ajaran Islam, sesuai yang diungkap oleh NU.

Duh! Pemotor Maling Celana Dalam Wanita, Netizen Malah Salahkan Pemilik

Si pelaku yang mengendarai motor jenis matic dan mengenakan helm menarik celana dalam wanita yang dijemur di depan rumah.

Berat Badan Tentukan Risiko Terkena Flu, Ini Penjelasannya

Sebenarnya, orang-orang dari semua kelompok umur sama-sama punya risiko terkena flu.

Profil Ika Masriana, Tiktoker yang Di-bully Gegara Tanda Lahir di Wajah

Berikut profil tiktoker Ika Masriana yang di-bully lantaran memiliki tanda lahir di wajahnya dan pernah disebut mirip monyet.

Salut! Demi ke Sekolah, Bocah Ini Lewati Laut dengan Styrofoam

Untuk menuju sekolah, seorang bocah diketahui memanfaatkan busa kotak putih atau styrofoam untuk menopang tubuhnya saat mengarungi laut.

Ngeden Ternyata Memicu Pendarahan Otak, Waspada!

Tips kesehatan kali ini membahas tentang efek mengejan yang bisa memicu pendarahan otak.