120 Warga Solo Terjaring Razia Masker, Padahal Jadwal Sudah Bocor!
Warga Solo yang terjaring razia masker pada Senin (14/9/2020) menjalani sanksi membersihkan sungai. (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 120 warga Solo terjaring razia masker oleh petugas gabungan yang kembali melakukan kegiatan patroli cipta kondisi dalam rangka memutus penyebaran Covid-19, Senin (14/9/2020) pukul 09.00 WIB.

Razia diadakan di depan McDonald's Jl Slamet Riyadi dan selatan Pura Mangkunegaran, Solo. Para petugas mengubah lokasi razia masker dari rencana semula Stasiun Solo Balapan.

Hal ini karena jadwal dan lokasi razia sudah beredar melalui media sosial dan Whatsapp Group, Minggu (13/9/2020). Walaupun jadwal razia bocor, masih banyak pengguna jalan yang belum mematuhi protokol kesehatan.

Pasien Positif Covid-19 Solo Capai 533, Ada 8 Kelurahan Tanpa Kasus

Nanda,13, dan Alif, 15, misalnya. Mereka kedapatan tidak memakai masker dan terjaring razia itu saat melakukan perjalanan dari Bibis Wetan ke salah satu SMP negeri Solo kawasan Banjarsari.

Anggota Satpol PP Kota Solo, TNI/Polri, dan petugas Linmas menghentikan sepeda motor mereka saat melintasi selatan Pura Mangkunegaran.

Kedua siswa kelas VIII itu sempat takut saat tahu bakal menjalani sanksi sosial membersihkan sungai bersama puluhan pelanggar protokol kesehatan lain.

Pulang Solo, Kapolda Jateng Cicipi Gudeg Instan

Lupa Memakai Masker

Nanda mengatakan saat terkena razia itu dalam perjalanan ke rumah Alif, Bibis Wetan, Banjarsari, Solo, sebenarnya membawa masker.

Tapi ia dan Alif lupa memakai masker itu saat melakukan perjalanan untuk mengumpulkan tugas yang batas akhirnya Senin siang.

“Tadi buru-buru jadi enggak sempat pakai masker. Ini mau kumpulin tugas mata pelajaran PJOK [Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan] sejak awal masuk sampai sekarang. Batas waktunya sampai pukul 12.00 WIB,” kata Nanda.

Viral Pantun Tak Terduga Odading Mang Oleh, Rasanya Seperti Jadi Iron Man

Karena kedua bocah tersebut belum memiliki KTP, petugas meminta Alif melafalkan Pancasila dan meminta Nanda menyanyikan lagu nasional Garuda Pancasila. Kedua pelajar Solo yang kena razia berjanji memakai masker saat melakukan aktivitas luar rumah.

razia masker solo
Petugas gabungan menggelar razia masker di kawasan dekat Pura Mangkunegaran Solo, Senin (14/9/2020). (Solopos/Nicolous Irawan)

Sekretaris Satpol PP Kota Solo, Didik Anggono, menjelaskan razia kedua tersebut menyasar pengguna jalan yang tidak memakai masker. Kegiatan berlangsung selama dua jam.

Perincian jumlah pelanggar itu sebanyak 63 orang terjaring di selatan Pura Mangkunegaran dan 57 orang di depan McDonald’s Jl Slamet Riyadi.

Tambah 55 Pasien Positif Dalam Sepekan, Ini Data Terbaru Covid-19 Sukoharjo

“Kemarin jadwal bocor, kami ubah saja. Untuk itu ke depan kami akan lebih teliti. Mayoritas pelanggar merupakan pengendara sepeda motor laki-laki ,” katanya.

Melafalkan Pancasila

Ia menjelaskan pelanggar protokol kesehatan yang terjaring razia masker itu mendapatkan sanksi sosial resik-resik Kali Thoklo Jl Saharjo, Kelurahan Keprabon, Banjarsari, Solo. Pelanggar lansia dan anak-anak mendapatkan sanksi sosial berupa melafalkan Pancasila dan menyanyikan lagu nasional.

“Apa yang kami lakukan sebagai peringatan bagi semua. Kami melakukan razia bisa di jalan, tempat usaha, dan mal,” ungkapnya.

Tes Swab, 10 Karyawan BPJS Kesehatan Boyolali Positif Covid-19

Berdasarkan informasi, sebanyak 25 orang dari total 120 pelanggar merupakan perempuan. Mayoritas pengguna jalan Solo yang terjaring razia karena tidak memakai masker merupakan laki-laki.

Menurut hasil survei Badan Pusat Statistik Solo kepada 609 responden pada dua pekan pertama Juli 2020, hanya 3 dari 10 responden yang sering/selalu pakai masker saat aktivitas luar rumah.

Responden perempuan cenderung lebih khawatir beraktivitas luar rumah daripada responden laki-laki.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom