Kategori: Sragen

Yeay... Sragen Juara II Vaksinasi Covid-19 di Jateng


Solopos.com/Tri Rahayu

Solopos.com, SRAGEN – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberi penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen atas capaian vaksinasi Covid-19 tertinggi kedua setelah Kota Solo.

Capaian vaksinasi dengan sasaran 4.980 orang tenaga kesehatan (nakes) di Sragen mencapai 3.929 orang atau 78,90% dari jumlah sasaran. Dalam catatan Gubernur Jateng, capaian vaksinasi Sragen berada di 78,08%.

Penghargaan itu diumumkan saat Gubernur Ganjar menggelar rapat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jawa Tengah secara virtual dengan pejabat daerah anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Frkompimda) dari 35 kabupaten/kota di Jateng.

Baca juga: Nenek-Nenek di Sambungmacan Sragen Ditemukan Meninggal Membusuk di Rumah

Rapat tersebut diikuti langsung Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Wakil Bupati Dedy Endriyatno, dan anggota Forkompimda lainnya di Ruang Command Center Sekretariat Daerah (Setda) Sragen, Senin (1/2/2021).

“Luar biasa Pemkab Sragen, teman-teman Satgas Covid-19 Kabupaten Sragen, dan DKK [Dinas Kesehatan Kabupaten]. Sragen mendapatkan peringkat II untuk cakupan vaksinasi tertinggi di Jawa Tengah. Itu menjadi wujud komitmen kami yang serius menangani Covid-19. Kami memiliki data riil cakupan vaksinasi di Sragen dengan sasaran para nakes itu. Datanya ada di DKK,” ujar Bupati Yuni Sukowati saat ditemui wartawan seusai menggelar rapat virtual dengan Gubernur, Senin siang.

Yuni, sapaan akrab Bupati Sragen, menjelaskan vaksinasi Covid-19 kedua dimulai pada Senin (8/2/2021) pekan depan bersama 10 tokoh masyarakat. Dia mengatakan tempat vaksinasi tahap II itu tetap dilaksanakan di gedung baru RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dengan cara sederhana.

Baca juga: Kos-Kosan di 3 Kecamatan di Karanganyar Ini Sering Dipakai Indehoi Pasangan Tak Resmi

Baju Berjendela

Yuni bakal menunjukkan proses vaksinasi yang dilakukannya tempo hari yang membuat warga penasaran. Sebab, kala itu dia memakai baju berjendela yang membuat proses vaksinasi bisa dilakukan dengan mudah bagi wanita berhijab.

“Nanti tunjukkan ke publik kalau baju saya itu benar-benar ada resletingnya. Itu memang didesain khusus. Pada vaksinasi tahap II besok, saya pakai lagi. Tolong wartawan yang perempuan bisa memotret dengan jelas resletingnya,” ujar Yuni.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen dr. Hargiyanto menjelaskan sebenarnya jumlah sasaran nakes yang divaksinasi sebanyak 4.980 orang. Namun, dalam pelaksanaannya hingga 31 Januari 2021, kata dia, jumlah sasarannya berkurang menjadi 4.856 orang karena banyak nakes yang melaksanakan vaksinasi Covid-19 di luar Sragen.

Baca juga: Mobil Fortuner Milik Warga Sragen Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang di Klaten

“Angka 4.856 orang merupakan angka riil yang tercatat. Data itu merupakan data per 31 Januari 2021. Sasaran yang tervaksinasi sebanyak 3.929 orang. Vaksinasi nakes yang ditunda karena hipertensi sebanyak 324 orang. Nakes yang tidak bisa vaksinasi karena hamil, menyusui, dan memiliki komorbid sebanyak 359 orang,” ujar Hargiyanto.

Total vaksin yang diterima Pemkab Sragen sebanyak 10.000 dosis. Dengan jumlah sasaran tersebut maka kemungkinan vaksin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Sragen akan tersisa.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita