Tutup Iklan

Ya Allah, Mayat Membusuk di Indekos Madiun Ternyata Hamil 9 Bulan

Ada fakta baru dari penemuan mayat di sebuah kamar indekos di Madiun, ternyata perempuan yang meninggal tersebut sedang hamil sembilan bulan

 Ilustrasi mayat. (JIBI/Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi mayat. (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, MADIUN — Mayat perempuan muda yang ditemukan di kamar indekos di Jl. Pattimura, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun Senin (12/7/2021) malam, ternyata sedang hamil.

Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Ryan Wira Raja Pratama, mengatakan hasil autopsi didapati bahwa yang bersangkutan sedang mengandung bayi.

Perempuan muda bernama Ica Puspita Dwi Anggraini itu sedang hamil dengan usia kehamilan sembilan bulan. Sedihnya, kondisi bayi yang masih dalam kandungan pun tewas. “Usia kehamilan sekitar 9 bulan. Mungkin sudah mau melahirkan ya. Jenis kelamin bayinya laki-laki,” kata dia, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Kamar Indekos Madiun, Polisi Temukan KTP Pria

Ryan menuturkan untuk saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihaknya masih menunggu hasil resmi dari tim Forensik.

Mengenai siapa ayah biologis dari bayi yang dikandung korban, Ryan mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait hal itu.

“Saat ini kan masih diperiksa teman forensik. Kami menunggu hasil resmi dari tim forensik,” ujar dia.

Baca juga: RSUD Soetomo Sulap Kontainer untuk Rawat Pasien Covid-19

Ada Obat Dekat Mayat Perempuan

Polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan serta suplemen dan multivitamin di kamar indekos mayat perempuan di Madiun itu. Mengenai hal itu, dia mengatakan kemungkinan korban sebelumnya sempat merasakan sakit hingga akhirnya membeli obat.

Ryan menyampaikan kematian perempuan berusia 19 tahun ini tidak wajar. Hal ini karena kematiannya tidak diketahui oleh orang lain. Penyebab kematiannya karena sakit atau kejahatan orang lain, akan diselidiki lebih lanjut.

Baca juga: Sering Membolos, Anggota Polisi Ponorogo Diberhentikan Tak Hormat

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan muda ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Jl. Pattimura, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Saat ditemukan, mayat perempuan muda di indekos Madiun itu sudah membusuk.

Identitas jenazah perempuan muda itu bernama Puspita Dwi Anggraini, 19, warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

“Awalnya teman kos ada yang mencium bau tidak sedap. Kemudian melaporkannya ke ibu kos,” kata dia.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Pengumuman, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menurunkan tarif rapid test antigen dari Rp85.000 menjadi Rp45.000 mulai 24 September 2021.

Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

3 Tahun Pimpin Kabupaten Madiun, Ini Pencapaian Kaji Mbing-Hari Wuryanto

Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Hari Wuryanto sudah memimpin Kabupaten Madiun tiga tahun.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Bangun Kabupaten Madiun dari Pinggiran

Pemerintah Kabupaten Madiun di tangan Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto ingin membangun dari pinggiran.

PT Inka Buat Peti Kemas Canggih Berpendingin, Cocok Angkut Ikan Laut

PT Inka Madiun membuat peti kemas berpendingin yang memudahkan nelayan dalam menyimpan ikan. Sumber dayanya hibrid sehingga tak boros baha bakar.

Salah Kaprah, Pasangan Kekasih di Madiun Justru Kompak Dalangi Pencurian

Perempuan Madiun, Dewi Ayu, nekat menggondol sepeda motor yang diparkir dengan kunci kontak menggantung. Motor tersebut dijual oleh kekasihnya.

Nahas, 3 Warga Ponorogo Luka-Luka Tertimpa Atap Rumah

Tiga warga Ponorogo menjadi korban atap rumah rumah mereka yang mendadak ambrol.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Madiun Gandeng UNS Bangun Kampus di Caruban

Mimpi Pemkab Madiun memiliki perguruan tinggi terwujud dengan berdirinya Kampus UNS Solo di Caruban.

Cegah Penularan Covid-19, Parkir Peserta SKD CASN Madiun Dibagi

Masih pandemi Covid-19, pelaksanaan SKD yang dipusatkan di Pendapa Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, terapkan prokes ketas.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Sejahterakan Petani Kabupaten Madiun Melalui Porang

Pengembangan lahan porang di Kabupaten Madiun merupakan bentuk intervensi dari pemerintah yaitu dengan mempertemukan Perhutani, perbankan, dan Pemkab Madiun.

Bermain di Sungai, Bocah 12 Tahun di Ponorogo Ditemukan Meninggal

Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun di Ponorogo ditemukan meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Blabakan Mbah Anom.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Respons Cepat Penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun

Bupati Ahmad Dawami mengatakan pandemi Covid-19 merupakan kejadian louar biasa atau extra ordinary sehingga responsnya juga harus extra ordinary.

Tak Bermoral, Ustaz Ponpes di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati

Seorang ustaz di salah satu ponpes di Trenggalek ditangkap setelah melakukan pencabulan terhadap 34 santriwatinya.

Madiun Naik Level 3, Bupati: Karena Capaian Vaksinasi Baru 40%

Setelah sempat menerapkan PPKM Level 2, kini Kabupaten Madiun kembali lagi berada di level 3.

Ngaku Kasatreskrim, Polisi Gadungan Tipu Guru PNS Hingga Rp68 Juta

Tersangka mengaku kepada korban sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Madiun Kota.