Tutup Iklan

Sering Membolos, Anggota Polisi Ponorogo Diberhentikan Tak Hormat

Anggota polisi bertugas di Polres Ponorogo berinisial MA itu dipecat dengan tidak hormat karena tidak masuk kerja lebih dari 30 hari.

 Upacara Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH) Bripka MA dari dinas Polri berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (12/7/2021). (Istimewa/Polres Ponorogo)

SOLOPOS.COM - Upacara Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH) Bripka MA dari dinas Polri berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (12/7/2021). (Istimewa/Polres Ponorogo)

Solopos.com, PONOROGO — Seorang anggota polisi di Polres Ponorogo berpangkat Bripka dipecat atau diberhentikan dengan tidak hormat karena melanggar kode etik profesi Polri. Anggota Polres Ponorogo berinisial MA itu dipecat dengan tidak hormat karena tidak masuk kerja lebih dari 30 hari.

Upacara Pemberhentian dengan Tidak Hormat (PTDH) Bripka MA dari dinas Polri berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo, Senin (12/7/2021). Upacara PTDH dilaksanakan secara In Absentia dikarenakan Bripka MA tidak hadir.

Bripka MA diberhentikan dengan tidak hormat karena terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri. Yaitu telah meninggalkan tugas dinasnya sebagai polisi di Polres Ponorogo secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut. Terhitung mulai 21 Desember 2018 sampai dengan sekarang.

Baca juga: Gubernur Jatim Minta Rumah Sakit di Madiun Raya Proaktif Isi Oksigen

Pemecatan seorang polisi anggota Polres Ponorogo, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) huruf (a) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2003. Yakni tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis, mengatakan dalam proses pembinaan SDM Polri tidak lepas dari siklus manajemen SDM Polri. Terdiri dari penyediaan, pendidikan, penggunaan, perawatan, dan pengakhiran dinas. Untuk pengakhiran dinas itu sendiri meliputi pemberhentian dengan hormat (PDH) dan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH).

“Upacara PTDH yang kita laksanakan ini merupakan salah satu wujud dan bentuk realisasi komitmen pimpinan Polri. Dalam memberikan sanksi hukuman bagi anggota polisi [Polres Ponorogo] yang melakukan pelanggaran. Baik pelanggaran disiplin maupun kode etik Kepolisian Negara Republik Indonesia,” kata Kapolres dikutip dari keterangan resmi.

Baca juga: Pemkab Ponorogo Gencarkan Vaksinasi Covid-19 ke Desa-Desa

Pertimbangan Pemecatan Polisi Ponorogo

Kapolres Ponorogo menuturkan pemberhentian anggota polisi ini melalui proses yang cukup panjang, penuh pertimbangan. Serta senantiasa berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku. Dia mengaku berat dan sedih dalam pelaksanaan PTDH ini. Karena imbasnya bukan kepada yang bersangkutan saja, tetapi juga kepada keluarga besarnya.

“Namun, pimpinan Polri telah melakukan langkah-langkah lainnya sebelum dilakukan PTDH. Seperti proses panggilan dengan maksud yang bersangkutan bisa berubah lebih baik dan disiplin dalam berdinas. Sampai akhirnya yang bersangkutan dipandang tidak layak dipertahankan sebagai anggota Polri,” kata kapolres.

Azis berharap kepada seluruh angota polisi di Polres Ponorogo dan jajaran secara pribadi maupun atas nama pimpinan untuk tidak ada lagi upacara seperti ini pada waktu mendatang. Untuk itu, upacara ini bisa menjadi pelajaran dan instropeksi diri. Supaya menjadi lebih baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

 

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Poligami, Pejabat BUMN Surabaya Divonis Penjara 14 Bulan

Seorang pejabat BUMN di Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dijatuhi hukuman penjara 1 tahun dan 2 bulan karena melakukan poligami tanpa seizin istri pertama.

Duh, 3 Siswa di Madiun Diketahui Positif Covid-19 saat Skrining PTM

Pemkot Madiun menggelar skrining atau pemeriksaan Covid-19 bagi siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah.

Korban Penculikan Pengusaha Sragen Melahirkan, Polisi Lakukan Tes DNA

Tim penyidik Satreskrim Polres Madiun Kota masih memeriksa pengusaha asal Sragen, DN, 36, karena diduga menculik dan mencabuli remaja 14 tahun asal Kota Madiun.

Gadis 14 Tahun Asal Kediri Ini Diduga Dibunuh Kekasihnya

Polisi berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap gadis asal Kediri, A, 14, melalui handphone korban yang ditemukan di lokasi kejadian.

Pabrik Kerupuk Ponorogo Kebakaran, Kerugian Capai Rp50 Juta

Sebuah pabrik kerupuk di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) mengalami kebakaran hingga meludeskan puluhan kantong berisi kerupuk.

Jahanam! Ustaz di Trenggalek Cabuli 34 Santriwati Pakai Dalil Ini

Seorang ustaz di Trenggalek cabuli 34 santriwati dengan dalil murid harus menurut kepada guru.

Pengumuman, Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp45.000

PT Kereta Api Indonesia menurunkan tarif rapid test antigen dari Rp85.000 menjadi Rp45.000 mulai 24 September 2021.

Kejari Madiun Tahan Tersangka Kasus Korupsi PBB-P2

Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun menahan satu tersangka dalam kasus korupsi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2).

3 Tahun Pimpin Kabupaten Madiun, Ini Pencapaian Kaji Mbing-Hari Wuryanto

Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Wakil Bupati Hari Wuryanto sudah memimpin Kabupaten Madiun tiga tahun.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Bangun Kabupaten Madiun dari Pinggiran

Pemerintah Kabupaten Madiun di tangan Bupati dan Wakil Bupati Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto ingin membangun dari pinggiran.

PT Inka Buat Peti Kemas Canggih Berpendingin, Cocok Angkut Ikan Laut

PT Inka Madiun membuat peti kemas berpendingin yang memudahkan nelayan dalam menyimpan ikan. Sumber dayanya hibrid sehingga tak boros baha bakar.

Salah Kaprah, Pasangan Kekasih di Madiun Justru Kompak Dalangi Pencurian

Perempuan Madiun, Dewi Ayu, nekat menggondol sepeda motor yang diparkir dengan kunci kontak menggantung. Motor tersebut dijual oleh kekasihnya.

Nahas, 3 Warga Ponorogo Luka-Luka Tertimpa Atap Rumah

Tiga warga Ponorogo menjadi korban atap rumah rumah mereka yang mendadak ambrol.

3 Tahun Ahmad Dawami-Hari Wuryanto: Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Madiun Gandeng UNS Bangun Kampus di Caruban

Mimpi Pemkab Madiun memiliki perguruan tinggi terwujud dengan berdirinya Kampus UNS Solo di Caruban.

Cegah Penularan Covid-19, Parkir Peserta SKD CASN Madiun Dibagi

Masih pandemi Covid-19, pelaksanaan SKD yang dipusatkan di Pendapa Ronggo Djoemeno, Kabupaten Madiun, terapkan prokes ketas.