Wow! Gelombang Ledakan Cygnus Supernova 36 Kali Besar Bulan

 Potret Supernova remnant atau sisa supernova yang menciptakan gelombang yang membentang di area 36 kali Bulan, Jumat (11/9/2020). (Thesun.co.uk)

SOLOPOS.COM - Potret Supernova remnant atau sisa supernova yang menciptakan gelombang yang membentang di area 36 kali Bulan, Jumat (11/9/2020). (Thesun.co.uk)

Solopos.com, WASHINGTON — National Aeronautics and Space Administration (NASA) telah mengungkapkan potret menakjubkan dari gelombang ledakan cygnus supernova. Bintang yang meledak ini dikabarkan menciptakan gelombang yang membentang di area seluas 36 kali lebih besar dari Bulan.

Fenomena alam adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak daripada nova. Peristiwa ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang.

Sedangkan, supernova remnant atau sisa supernova adalah struktur yang dihasilkan dari ledakan bintang dalam fenomena alam itu. Sisa-sisa itu dihasilkan dari meluas-nya gelombang kejut, dan berisi materi yang dilepaskan dalam ledakan tersebut.

Ini Dia Tren Olahraga Masa Pandemi Covid-19

Sebagaimana dikutip dari The Sun oleh Solopos.com, gambar ledakan bintang tersebut berhasil di potret oleh teleskop luar angkasa Hubble milik NASA. Namun sayangnya, gambar tersebut hanya menunjukkan sebagian kecil dari gelombang ledakan cygnus supernova.

Supernova terjadi 2.400 tahun cahaya dari Bumi. Cygnus supernova mencakup area 36 kali lebih besar daripada Bulan Purnama.

Teleskop Hubble

Teleskop luar angkasa Hubble telah mengorbit Bumi sejak tahun 1990. Sedangkan, ledakan bintang diperkirakan terjadi 10.000-20.000 tahun yang lalu.  Jadi, apa yang kita lihat sekarang ini hanyalah sisa-sisa atau supernova remnant, gelombang ledakan Cygnus supernova yang terletak sekitar 2.400 tahun cahaya.

“Saat muncul sebagai selubung halus dan ringan yang menutupi langit, gambar dari teleskop luar angkasa Hubble NASA/ESA [Europe Space Agency] ini sebenarnya menggambarkan bagian kecil dari gelombang ledakan Cygnus supernova, yang terletak sekitar 2.400 tahun cahaya,” ujar NASA.

The Silent Sea, Obat Kangen Penggemar Gong-yoo

“Nama sisa supernova berasal dari posisinya di konstelasi utara Cygnus [angsa], di mana ia menutupi area 36 kali lebih besar dari Bulan Purnama,” tambah NASA.

NASA menambahkan gelombang kejut yang dihasilkan akibat ledakan tersebut menandai bagian terluar dari sisa fenomena alam akbar tersebut dan terus berkembang sampai sekarang. “Gelombang kejut menandai tepi luar sisa supernova dan terus berkembang sekitar 220 mil per detik,” kata NASA.

Selain itu, interaksi antar materi tersebut akhirnya membentuk struktur layaknya sebuah kerudung. “Interaksi materi yang terlontar dan materi antar bintang dengan kepadatan rendah yang tersapu gelombang kejut membentuk struktur seperti kerudung yang terlihat pada gambar ini,” jelas NASA.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos

Berita Terkait

Espos Plus

Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

+ PLUS Jaksa Ajukan Banding, Jurnalis Tempo Masih Dilindungi LPSK

Jurnalis Tempo di Kota Surabaya, Jawa Timur, Nurhadi, hingga kini masih dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Jaksa penuntut umum mengajukan banding atas vonis terhadap dua polisi penganiaya Nurhadi.

Berita Terkini

Rekomendasi 5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Terbaik 2022

Berikut 5 rekomendasi hp murah di bawah Rp1 juta terbaik 2022 yang bisa Anda pilih.

Ini Cara Mengatasi Laptop yang Tidak Tersambung ke Wifi Ponsel

Inilah cara mengatasi laptop yang tidak terhubung ke wifi ponsel.

Harga Rp9 Jutaan, Apa Saja Keunggulan Samsung Galaxy S21 FE 5G

Samsung Galaxy S21 FE 5G memiliki dua keunggulan besar dibanding dengan pendahulunya Galaxy S20 FE.

Ini Cara Merekam Fitur Obrolan Audio Spaces di Twiiter

Twitter memberi opsi untuk host agar dapat merekam obrolan audio di fitur Spaces yang tersedia di Android dan iOS.

Cegah Bug Pada Aplikasi, Apple Rilis iOS dan iPadOS 15.2.1

Dengan pembaruan ini pengguna bisa lebih nyaman menggunakan perangkat pintar besutan Apple.

Metrodata Electronic dan Anaplan Kerja Sama Perluas Layanan

Kerja sama Metrodata Electronics dengan Anaplan diharapkan dapat memperluas layanan perencanaan bisnis lebih dari sekedar layanan perencanaan keuangan.

Waduh! Data Pelamar Kerja Anak Perusahaan Pertamina Diduga Bocor

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan tengah mengusut dugaan kebocoran data pelamar kerja di anak perusahaan Pertamina.

Instagram Uji Coba Fitur Edit Grid, Ini Penjelasannya

Uji coba "edit grid" ini berbarengan dengan rencana Instagram mengubah tampilan di laman utama Feed dalam waktu dekat.

Mirip Ponsel, Asus Juga Luncurkan Laptop Lipat Zenbook 17 Fold OLED

Layaknya sebuah ponsel, Asus luncurkan laptop lipat Zenbook 17 Fold OLED tahun ini, berikut spesifikasinya.

Realme GT 2 Series Siap Rilis Global, Kapasitas Baterai Besar

Realme GT 2 Series ponsel pintar terbaru dari Realme akan rilis secara global setelah rilis secara eksklusif di China.

Apple Bakal Rilis iPhone SE 3, Tengok Spesifikasinya

Diprediksi rilis Maret-Juni 2022 mendatang, iPhone SE 3 akan hadir dengan spesifikasi iPhone 13.

Tentara Swiss Dilarang Menggunakan WhatsApp dan Telegram

Keamanan menjadi alasan Tentara Swiss melarang penggunaan aplikasi pesan instan buatan asing.

Tampilan Thinkpad Z Series Pakai Bahan Daur Ulang

Lenovo mengumumkan seri terbaru dari Laptop Thinkpad yang menampilkan desain yang menakjubkan memakai bahan daur ulang.

Catat! Early Bird Samsung Galaxy S21 FE 5G Hanya 2 Hari

Samsung Galaxy S21 FE 5G yang dijual mulai Rp8.999.000,- dilengkapi Triple Pro Grade Camera, layar 6,4” Dynamic Amoled 2X, dan all day battery 4.500 mAh.

5 Aplikasi yang Wajib Dipunyai untuk yang Mulai Berbisnis atau Usaha

Berikut ini terdapat rekomendasi aplikasi yang wajib dimiliki oleh masyarakat yang ingin memulai berbisnis atau usaha.

+ PLUS Demi Konten! Pahami Tren Distribusi Video Ini

Peta distribusi video di televisi maupun di media sosial sebagai acuan kreator menyesuaikan karya.