Wanita Boyolali Ngaku Diperkosa, Polda: Pelaku Bukan Polisi

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, membantah pelaku yang diduga memperkosa wanita asal Simo, Boyolali, adalah anggota polisi.

 Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iqbal Alqudusy. (Bidhumas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iqbal Alqudusy. (Bidhumas Polda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iqbal Alqudusy, memastikan terduga pelaku rudapaksa R, wanita asal Simo, Boyolali, bukanlah anggota Polri. Hal ini disampaikan Iqbal menyusul pengakuan korban yang mengalami pemerkosaan oleh seorang anggota Polri di Bandungan, Kabupaten Semarang, akhir Desember 2021 lalu.

R, sebelumnya menyita perhatian publik karena mendapat penghinaan dari aparat Satreskrim Polres Boyolali saat melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polres Boyolali, Senin (10/1/2022). Ia dihina atau dilecehkan secara verbal oleh Kasatreskrim Polres Boyolali, yang saat itu dijabat AKP Eko Marudin, serta beberapa anggota Polres Boyolali.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Buntut dari penghinaan yang diterima R itu membuat Kapolda Jateng, Irjen Pol. Ahmad Luthfi, geram. Ia pun langsung mencopot AKP Eko Marudin dari jabatannya sebagai Kasatreskrim Boyolali. Tak hanya itu, Eko dan empat anggota Satreskrim Polres Boyolali juga diperiksa Bidpropam Polda Jateng atau kasus pelanggaran kode etik Polri.

Baca juga: Wanita Boyolali yang Dihina Kasatreskrim Ngaku Diperkosa Polisi

Sementara itu, kasus dugaan rudapaksa yang menimpa R dilimpahkan ke Ditreskrimum Polda Jateng. Polda Jateng saat ini masih mendalami kasus dugaan perkosaan yang dialami wanita asal Simo Boyolali, yang merupakan istri tersangka kasus perjudian yang saat ini ditangani Polres Boyolali.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol. Iqbal Alqudusy, mengklaim telah mengantongi identitas pelaku yang diduga melakukan rudapaksa terhadap R. Meski demikian, Iqbal membantah jika pelaku yang dimaksud R dalam laporannya itu merupakan anggota polisi.

“Terhadap pelaporan perkosaan masih didalami. Apakah benar ada unsur perkosaan atau tidak. Tapi saya pastikan bukan anggota polisi,” ujar Iqbal dalam keterangan tertulis yang diterima Solopos.com, Kamis (20/1/2022).

Iqbal pun mengaku pihaknya telah mengantongi bukti rekaman CCTV di hotel yang berada di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang, yang dilaporkan korban sebagai lokasi pemerkosaan.

Baca juga: Laporkan Kasus Pemerkosaan, Wanita Ini Malah Dihina Polisi Boyolali

“Kami punya bukti CCTV hotel dan petunjuk lain yang bisa dipertanggungjawabkan. Bila yang dimaksud adalah orang yang bersama pelapor (korban), atas nama GWS, kami pastikan dia bukan polisi. Itu perlu diluruskan,” imbuhnya.

Iqbal mengaku saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. “Secepatnya akan kami ungkap agar gamblang, tidak beropini yang menyudutkan Polri,” tegasnya.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Mantul! Juara Dunia, Pesilat Putri Kudus Bakal Diberi Hadiah Prabowo

      Juara dunia pencak silat asal Kudus, Safira Dwi Meilani, bakal menerima penghargaan dari Ketua PB IPSI, Prabowo Subianto.

      Pj Wali Kota Salatiga Sebut Tenaga Honorer Dihapus Tidak Realistis

      Pj. Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi, menyebut rencana tenaga honorer dihapus tidak realistis dan minta pemerintah pusat meninjau ulang kebijakan tersebut.

      Periksa Kerangka Manusia di Kendal, Polisi Temukan Tato Bertuliskan Ini

      Polisi menemukan bekas tato saat melakukan pemeriksaan kerangka manusia yang ditemukan di Kendal.

      Terkuak! Kerangka Manusia di Kendal Milik Laki-Laki

      Polda Jateng mengumumkan hasil pemeriksaan terhadap kerangka manusia yang ditemukan di pinggir sungai di wilayah Kabupaten Kendal.

      BPJS dan Pemkab Grobogan Maksimalkan Capaian Penerima Bantuan Iuran JK

      BPJS Kesehatan dan Pemkab Grobogan berupaya memaksimalkan capaian peserta PBI JKN di Grobogan.

      Melihat Koleksi Prangko Kantor Pos Besar Semarang

      Kantor Pos Besar Semarang sebagai kantor pos kedua yang didirikan di Indonesia memiliki ratusan koleksi prangko yang sarat akan sejarah.

      Duh! Akibat Korsleting, Satu Rumah di Salatiga Ludes Dilahap Api

      Sebuah rumah milik warga Domas, Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengalami kebakaran hingga ludes.

      Kerangka Manusia di Kendal Dikirim ke RS Bhayangkara, Hasilnya?

      Satreskrim Polres Kendal masih menunggu hasil forensik kerangka manusia yang ditemukan di pinggir Sungai Depok, Kabupaten Kendal, Senin (8/8/2022).

      Sejarah Sembir di Salatiga, Dulu Lokalisasi Kini Jadi Wisata Karaoke

      Sejarah prostitusi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tidak bisa dilepaskan dengan keberadaan Sembir atau kawasan Sarirejo yang kini telah bertransformasi menjadi kawasan wisata karaoke.

      Remaja SMP di Pati Jadi Budak Seks, Pelaku Belum Tertangkap

      Seorang remaja putri di Kabupaten Pati, Jateng, mengalami peristiwa tragis dengan menjadi korban penyekapan dan dijadikan budak seks selama berbulan-bulan.

      Petilasan Sekarno di Gunung Muria

      Puncak Natas Angin di Gunung Muria menyimpan petilasan Presiden pertama RI, Soekarno.

      Polisi Selidiki Kerangka Manusia yang Ditemukan Warga Saat Cari Rumput

      Penemuan kerangka manusia ditemukan di Desa Pasigitan, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Senin (8/8/2022) kemarin, sempat menghebohkan warga.

      Keren! Salatiga Kini Punya Kampung Inggris, Ini Lokasinya

      Restoran Joglo Ki Penjawi di Kota Salatiga, Jateng, diubah menjadi Kampung Inggris atau tempat kursus bahasa Inggris.

      Pemkab Grobogan Dukung Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

      Tujuan pembagian bendera Merah Putih ini selain mendukung gerakan nasional, juga untuk meningkatkan nasionalisme.

      Innalillahi! Satu Anak di Magelang Meninggal akibat Covid-19

      Dinas Kesehatan Kota Magelang melaporkan adanya satu pasien anak yang meninggal dalam kondisi terpapar Covid-19.