Timnas Inggris (Reuters-David Klein)

Solopos.com, LONDON — Inggris menandai pertandingannya ke-1.000 dengan penuh gaya setelah membantai Montenegro tujuh gol tanpa balas di Wembley, Jumat (15/11/2019) dini hari WIB. Kemenangan telak itu sekaligus mengantarkan Tiga Singa lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 dengan 18 poin dari tujuh pertandingan.

Dalam laga ke-1.000-nya tersebut, Inggris mencatat kemenangan kandang terbesar sejak Oktober 1987, tepatnya saat mengalahkan Turki dengan skor 8-0. Marcus Rashford dkk. bahkan hanya butuh 37 menit untuk unggul lima gol. Ini adalah waktu tersingkat yang dibutuhkan Inggris untuk unggul 5-0 dalam satu laga sejak November 1946 (35 menit melawan Belanda).

Tak hanya itu, torehan 33 gol Inggris di fase grup sejauh ini telah menggeser Belgia (30) sebagai tim produktif di Kualifikasi Euro 2020. Performa menggila Tiga Singa tak lepas dari kontribusi Harry Kane.

Melempem bersama klubnya, striker Tottenham Hotspur itu membuktikan tetap moncer ketika berseragam timnas. Ia tercatat selalu mencetak gol di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Total dia telah sembilan kali menggetarkan jala lawan di lima laga terakhir.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate, memuji konsistensi anak asuhnya itu dalam menjebol gawang lawan. Sang pelatih meyakini Kane mampu melampaui rekor gol Wayne Rooney jika mampu menjaga performa terbaik. Apalagi Kane baru berusia 26 tahun dan kini menjadi andalan utama Inggris di lini depan.

Kane telah mengemas 31 gol bersama Tiga Singa dan berada di peringkat keenam pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris. Dia telah melewati catatan gol tiga penyerang legendaris Inggris yaitu Nat Lofthouse, Alan Shearer dan Tom Finney. Namun Kane masih tertinggal 21 gol dari Rooney di posisi wahid.

“Dia mematikan, dia punya kemampuan untuk melakukan itu. Dia hanya butuh waktu. Jika segala sesuatunya berjalan sesuai mestinya, saya yakin dia akan dapat melakukannya [memecahkan rekor],” jelas Southgate dilansir Sky Sports, Jumat.

Sayang kemenangan besar tuan rumah dinodai aksi kurang terpuji suporternya. Fans Inggris tampak mencemooh Joe Gomez saat bek Liverpool itu menggantikan Mason Mount di menit ke-70. Pemain berusia 22 tahun it uterus menjadi sasaran ejekan suporter hingga laga berakhir.

Aksi tersebut berkaitan dengan cek-cok Gomez dengan Raheem Sterling saat duel Liverpool melawan Manchester City yang kemudian berlanjut di pusat latihan timnas, Senin (11/11/2019). Akibat pertikaian itu, Sterling dihukum tidak bermain lawan Montenegro. Kebijakan itu diklaim membuat sebagian suporter murka. Namun Sterling justru membela Gomez serta menyayangkan sikap suporter tersebut.

“Sulit buat saya melihat rekan satu tim saya dicemooh karena sesuatu yang merupakan kesalahan saya. Saya sudah bertanggung jawab penuh dan menerima konsekuensinya. Saya rasa saya harus mengatakan hal ini,” ujar Sterling di akun Twitter-nya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten