Miris, Umrah Batal Gara-Gara Investasi ke Yusuf Mansur Menguap

Padahal, uang tabungan tersebut sengaja mereka investasikan dengan harapan hasilnya bisa dipakai untuk biaya umrah orang tua mereka.

 Pasangan suami-istri asal Jogja, Danu dan Ana, saat diwawancarai wartawan Sudarso Arief Bakuama. (Thayyibah Channel)

SOLOPOS.COM - Pasangan suami-istri asal Jogja, Danu dan Ana, saat diwawancarai wartawan Sudarso Arief Bakuama. (Thayyibah Channel)

Solopos.com, JAKARTA — Sepasang suami istri, Danu dan Ana, berniat menggugat Ustaz Yusuf Mansur. Selama 10 tahun menagih uang patungan usaha yang mereka tanam pada 2012 selalu berakhir dengan tangan hampa.

Padahal, uang tabungan tersebut sengaja mereka investasikan dengan harapan hasilnya bisa dipakai untuk biaya umrah orang tua mereka.

PromosiJembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Namun investasi itu menguap begitu saja sehingga orang tua mereka hingga kini belum jadi berangkat ke Tanah Suci.

“Sepekan sebelum transfer sebenarnya pengin beli tiket umrah untuk ibu. Saat itu umrah Rp15 juta, jadi uang Rp10 juta itu sudah 2/3 tiket umrah. Karena hanya satu tiket ibu saya tidak mau berangkat sendiri, maunya sama Bapak. Jadi uang saya masukkan ke situ (investasi Yusuf Mansur) itu pengin saya uangnya berkembang. Eh malah berkasus,” ujar Danu saat diwawancarai wartawan Thayyibah.com, Sudarso Arief Bakuama dan dikutip Solopos.com, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Yusuf Mansur Sebut Hotel Siti Diwakafkan, Sudarso: Bohong Lagi Dia

Danu melanjutkan, istrinya mentransfer uang senilai Rp10 juta pada akhir 2012 ke rekening BCA atas nama Yusuf Mansur.

Saat itu perjanjian dirinya dengan tim Yusuf Mansur adalah patungan usaha pembangunan hotel. Belakangan hotel itu berdiri dengan nama Hotel Siti.

Berdasarkan akta perusahaan PT Inext Arsindo yang membawahi Hotel Siti, tertulis saham perusahaan tersebut saat ini dikuasai Jam’an Nurchotib Mansur (Yusuf Mansur, Direktur Utama), Siti Maemunah (Direktur/ istri Yusuf Mansur), Jody Broto Suseno (Komistaris Utama), istri Jody (Komisaris) dan Paytren.

“Kami ikut yang Rp10 juta, ditransfer atas nama istri saya. Saat itu dijanjikan bagi hasil keuntungan 8 persen per tahun untuk pembangunan Hotel Siti,” ujar Danu.

Baca Juga: Ratusan Investor Akan Gugat Yusuf Mansur Secara Bergelombang

Ana mengimbuhkan, pemikiran dirinya dan suami saat itu adalah investasi di bisnis yang dikelola seorang dai kondang. Tidak ada sedikit pun pemikiran mereka bahwa investasi itu akan bermasalah.

“Kan katanya waktu itu untuk pembangunan hotel buat jemaah haji dan umrah. Penginnya dapat dua, dunia dan akhiratnya, makanya investasi ke beliau. Sampai sekarang bapak ibu saya belum jadi umrah karena uang saya tidak kembali,” keluhnya.

Ia berpikir investasi selama 10 tahun itu akan menghasilkan keuntungan yang berlipat. Karenanya, jika sekarang akan dikembalikan namun cuma dilebihi sedikit, itu namanya tidak adil.

“Nilainya dengan sekarang ya beda, kalau ditambah sedikit pengembaliannya pun kurang adil,” katanya.

Danu menambahkan, selama 10 tahun itu ia dan istrinya berulang kali menagih ke tim Yusuf Mansur melalui nomor yang dicantumkan di website www.patunganusaha.com. Namun nomor tersebut berganti setiap tahun.

“Kami menghubungi terus tapi jawabannya tiap tahun selalu bilang ‘sudah terlambat pencairannya, tunggu berikutnya’. Yang terakhir itu kami menghubungi akhir 2019 dan saat itu dibilang agar menghubungi lagi Juni 2020. Tapi pas dihubungi sudah berganti lagi nomornya. Sekarang kami akan bergabung dengan korban-korban lain untuk mengugat,” katanya.

Diwakafkan

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur mengatakan Hotel Siti yang kini digugat sebagian investor statusnya sudah diwakafkan untuk pesantren.

Hal itu dilakukannya agar tidak menjadi fitnah di masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Yusuf Mansur saat mendatangi Mira, salah satu investor yang tinggal di Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Yusuf Mansur menyerahkan uang senilai Rp16 juta dari investasi senilai Rp12 juta yang ditanam Mira pada 2012. Kelebihan Rp4 juta tersebut disebut Yusuf Mansur sebagai uang kerahiman dan bukan bunga.

“Sekarang sudah wakaf, tinggal bikinin nota aja. Sekarang aja udah ditempati pesantren kok,” ujar Yusuf Mansur yang didampingi sejumlah pegawainya, kepada Mira, seperti dikutip Solopos.com dari kanal Youtube Daqu Channel, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga: Gempa Banten, Yusuf Mansur Gelorakan Sedekah Sebagai Penolak Bala

Yusuf Mansur bercerita, pada 2018 dirinya berkeliling sejumlah kota untuk memulangkan kembali uang jemaah yang berinvestasi melalui program patungan usaha pembangunan hotel. Ia menyebut sudah mendatangi Solo, Jogjakarta, Surabaya, Medan, Bogor, Tangerang, dan Bandung.

“Saya mikir gimana caranya ngebersihin total. Lalu saya bikin tur ke sejumlah kota. Bapak-Ibu saya izin mulangin ya. Ini saya lebihin 10 persen tapi bukan bunga ya tapi kerahiman karena duit lama di saya,” katanya.

Yusuf Mansur mengaku sudah memulangkan uang milik 2.500 investor dari total 2.900 orang yang turut patungan usaha hotel.

“Jemaah-jemaah pada nangis waktu saya sampein itu. Saya ingat ada di Solo waktu itu yang tanya ‘Ustaz, antum mulangin pakai duit siapa?’. ‘Ya duit saya, Pak’. ‘Lah, kalau sudah mulangin duitnya itu hotel milik antum dong’. Tapi saya bilang ‘udah gapapa, supaya adil saya jadikan hotel wakaf’. Walaupun duit sudah dipulangin tapi hotelnya jadi wakaf pesantren, pasti seneng, kan,” tutur Yusuf Mansur.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

IDI dan 4 Dokter Radiologi Digugat Rp50 Miliar

Perkumpulan Dokter Spesialis Radiologi Indonesia (PDSRI) menggugat IDI dan empat dokter spesialis radiologi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Stok Melimpah, Jokowi Kembali Buka Ekspor Minyak Goreng

Menurut Jokowi, dirinya kembali membuka ekspor minyak goreng karena pasokan di pasar melimpah pada bulan ini.

Fajar Kebangkitan Industri Penerbangan Makin Terang

Pemulihan industri penerbangan telah mulai di sejumlah negara. Mudik Lebaran 2022 menjadi laksana fajar merekah pertanda pemulihan industri penerbangan domestik Indonesia.

Sosok Lin Che Wei, Pembongkar Kasus Lippo yang Terjerat Kasus Migor

Analisis Lin Che Wei sempat menuai kontroversial karena membongkar skandal di Bank Lippo pada 2003.

Dea Onlyfans Hamil dan Minta Tak Ditahan, Ini Aturan Hukumnya

Dea OnlyFans meminta polisi tidak menahannya karena dirinya sedang berbadan dua.

Keren! Pemilik Miyago Naknan Dapat Suntikan Dana dari Menteri Investasi

Bukan hanya pemilik Miyago Naknan, terdapat tiga mahasiswa lainnya yang juga memperoleh suntikan dana segar dari Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia.

Pulau Terkecil di Dunia Ternyata di Indonesia, di Sini Lokasinya

PBB mengakui Pulau Simping di Singkawang Kalimantan Barat merupakan pulau terkecil di dunia.

Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Setelah puluhan tahun Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) bungkam mengenai fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal, akhirnya mereka buka suara pada audiensi publik pertama, Selasa (17/5/2022), yang dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan fiksi dan dianggap sebagai ancaman serius.

Kinerja Kabinet Jokowi Kian Terpuruk karena Menteri Sibuk Kampanye

Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta mengatakan manuver politik para menteri Jokowi tidak hanya menimbulkan persoalan moral dan etika, tapi juga kontradiksi kompleksitas sistem presidensial.

Kisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

Dalam mitologi Yunani, Medusa dikenal sebagai sosok wanita cantik jelita yang dikutuk berambut ular namun memiliki kekuatan yang mematikan.

Semangat Merdeka Belajar untuk Pemulihan Pendidikan Asia Pasifik

Sistem pengajaran yang memerdekakan adalah jalan terbaik memulihkan sektor pendidikan di kawasan Asia Pasifik. Semua negara di kawasan ini harus bekerja sama memulihkan sektor pendidikan.

Hadir di UKSW, Menteri KKP Ungkap Strategi Ekonomi Biru dan Riset PT

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hadir dalam ajang Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Leaders Forum hari ke-2 yang berlangsung di Balairung Universitas.

Mengintip Isi Cawet, Desa Nan Indah di Pemalang

Inilah pemandangan indah di Desa Cawet, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

PT BSI (BRIS) Akan Right Issue Kuartal III/2022, Segini Nilainya

Kuartal III/2022, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk. (BRIS) akan melakukan right issue sebagai upaya penambahan modal.

Siapa Wirda Mansur yang Bilang Paytren Baik-Baik Saja?

Di Paytren Wirda Mansur menjabat Direktur Inovasi & Pengembangan.

Ketika Pemain Kendang Mengacau, Humor dan Dagelan ala Srimulat

Film Srimulat: Hil yang Mustahal diawali adegan kelompok lawak Srimulat yang sedang populer terganggu penampilannya karena kemunculan pemain kendang yang lebih lucu bernama Gepeng (Bio One).