Persebi Boyolali (istimewa)

Solopos.com, BOYOLALIPersebi Boyolali resmi melepas 25 pemain yang telah membela tim selama delapan bulan di ajang Liga 3 2019. Hal ini setelah Laskar Pandan Arang terhenti di fase regional Jawa Liga 3 oleh Persekat Tegal melaui adu penalti di Stadion Yos Sudarso, Tegal, Senin (2/12/2019).

Meski gagal melangkah ke babak nasional, Persebi menegaskan tak patah arang dengan siap mengikuti kompetisi kembali musim depan. Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo, mengatakan tim harus segera melupakan kekalahan menyakitkan kontra Persekat di fase regional.

Setelah bermain imbang 1-1 di masing-masing leg, Persebi harus tersingkir lewat adu penalti dengan skor 3-5. Kukuh mengatakan Persebi akan membuka lembaran baru agar dapat lebih berprestasi di tahun berikutnya.

“Kami berupaya membangun tim yang lebih kuat di musim depan. Untuk pemain lama, kemarin sudah kami sampaikan kalau dilepas semua,” ujar Tatang, sapaan akrabnya, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (3/12/2019).

Tatang mengatakan manajemen tengah mengurus surat keluar 25 pemain sehingga mereka bisa bebas membela klub lain. Hak seperti gaji terakhir juga bakal segera dilunasi. Menurut Tatang, ada peluang beberapa pemain ditarik lagi apabila dianggap sesuai dengan kebutuhan peningkatan tim.

Namun pihaknya masih menunggu evaluasi bersama Ketua Umum (Ketum) Persebi, Seno Samodro. “Kalau memang bagus, bukan tak mungkin kami ajak gabung lagi, termasuk tim pelatih. Namun kami perlu menunggu mandat Ketum.”


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten