Tambah Lagi, Pemudik ke Klaten Jadi 7.861 Orang
Para pemudik yang menumpang Kereta Bengawan tiba di Stasiun Klaten, Senin (13/7/2015) malam.(Taufiq Sidik Prakoso/JIBI/Solopos)

Solopos.com, KLATEN – Jumlah pemudik yang pulang ke Klaten terus bertambah hingga, Senin (30/3/2020). Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten bakal memperketat pengecekan kesehatan bagi pemudik yang pulang ke Kabupaten Bersinar.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, jumlah pemudik ke Klaten sejak Jumat (27/3/2020) hingga Minggu (29/3/2020) siang mencapai 6.071 orang. Data itu sempat bertambah hingga 7.222 pemudik.

Cari Anak Hanyut Asal Klaten, Tim SAR Karanganyar Temukan Mayat Lain Di Bengawan Solo

Kemudian hingga Senin (30/3/2020) pukul 13.30 WIB, jumlah pemudik tercatat mencapai 7.861 orang. Jumlah terbesar pemudik yang pulang ke Klaten berada di Kecamatan Bayat, yakni mencapai 910 orang. Pemudik paling sedikit berasal dari Kecamatan Kebonarum, yakni 40 orang.

“Standar Operasional Prosedur (SOP) penerimaan pemudik yang pulang kampung akan lebih diperketat lagi," kata Kapolres Klaten, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, saat ditemui wartawan di Makodim 0723/Klaten, Senin (30/3/2020).

"Jika di awal hanya dilakukan penyemprotan disinfektan, mulai saat ini akan dilakukan pengecekan suhu tubuh. Bagi yang melebihi batas normal, pemudik tersebut diminta tak pulang ke rumah, tapi ke Puskesmas atau pun rumah sakit. Ini dilakukan guna mencegah persebaran virus corona,” imbuhnya.

Update! Pasien Positif Corona Indonesia Tembus 1.414 Kasus, Jateng Tambah 17

Fokus Terminal & Stasiun

AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan pemantauan para pemudik yang pulang ke Klaten difokuskan di sejumlah terminal dan stasiun. Di lokasi tersebut disiagakan petugas kesehatan guna mengecek kesehatan para pemudik.

“Bagi yang dinyatakan sehat, kami persilakan pulang ke rumah. Yang bersangkutan juga harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari. Hal seperti ini harus dipatuhi para pemudik,” katanya.

Dikaitkan dengan Video Mesum di Twitter, Begini Klarifikasi Soraya Rasyid

Hal senada dijelaskan Bupati Klaten, Sri Mulyani. Para pemudik yang pulang kampung ke Klaten diharapkan dapat proaktif mencegah persebaran virus corona dengan bersedia mengisolasi diri selama 14 hari di rumah.

“Bagi yang sehat silakan mengisolasi diri secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Misalkan ada yang memiliki gejala panas atau demam, segera datang ke Puskesmas atau pun rumah sakit,” katanya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho