Update! Pasien Positif Corona Indonesia Tembus 1.414 Kasus, Jateng Tambah 17
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta. (Antara/Dhemas Reviyanto)

Solopos.com, SOLO - Pasien positif virus corona di Indonesia kembali bertambah pada Senin (30/3/2020). Kini, jumlahnya menjadi 1.414 orang, setelah ada tambahan 129 kasus dalam 24 jam terakhir.

Hal itu diungkapkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Senin. Yuri menjelaskan pihaknya telah melakukan sejumlah tes dan menemukan tambahan kasus positif baru.

Kritik Deddy Corbuzier soal Corona: Kita #Dirumahaja, Tapi WNA Masuk Indonesia

Terhitung pada Minggu (29/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga Senin pukul 12.00 WIB ada tambahan 129 kasus corona baru. Sehingga total ada 1.414 kasus pasien positif corona di Indonesia. Dalam kesempatan itu, Yuri juga mengungkapkan jumlah pasien sembuh dan meninggal.

"Ada tambahan 11 pasien sembuh sehingga total ada 75 pasien yang sembuh. Kemudian untuk pasien meninggal ada tambahan delapan orang, sehingga total ada 122 pasien meninggal karena corona," papar Yuri.

Tekan Corona, Gaji Gubernur & PNS Jabar Dipotong 4 Bulan ke Depan

Yuri menambahkan pihaknya masih akan terus melakukan rapid test untuk mengetahui mendeteksi orang yang berpotensi menjadi pasien corona di Indonesia. Sudah ada 425.00o kit rapid test yang didistribusikan ke rumah sakit-rumah sakit yang ditetapkan sebagai rujukan.

Kemudian, pemerintah juga telah menambah peralatan dalam penanganan virus corona. APD yang sangat diperlukan oleh tenaga medis juga telah tersedia 191.666 set dan siap didistribusikan. Kemudian 12 juta masker bedah dan 133.460 lembar masker N-95.

"Kami terus berusaha secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok dalam penanganan pandemi virus corona ini," terang Yuri.

Tangani Corona Jateng, Ganjar Siapkan Dana Rp1,4 Triliun

Rajin Cuci Tangan

Yuri juga tak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk berperan penting dalam memutus rantai persebaran virus corona. Caranya dengan menjaga pola hidup sehat agar tidak tertular virus corona. "Hindari berkumpul, hindari kerumunan. Itu adalah upaya yang paling bagus dan rasional yang bisa dilakukan," kata Yuri.

"Sering-sering mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik. Sabun dan deterjen adalah zat yang ampuh dalam membunuh virus. Oleh karenanya jangan menyentuh mulut, hidung, dan mata, sebelum mencuci tangan. Hal itu sebagai upaya pencegahan agar tak tertular Covid-19," tandasnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho