Sudah Tak Ada Pasien, Puluhan Petugas Bangsal Covid-19 Brotowali II Boyolali Dibebastugaskan
Seorang polisi berjaga di gerbang Bangsal Brotowali II yang berlokasi di rusunawa Boyolali, Senin (1/3/2021). (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI -- Sebanyak 62 petugas sukarelawan bangsal Covid-19 Brotowali II, Boyolali, dibebastugaskan per Sabtu (6/3/2021). Hal itu menyusul menurunnya tingkat katerisian pasien pada bangsal tersebut.

Seperti diketahui, sejak beberapa pekan lalu, jumlah pasien Covid-19 di Brotowali II terus menyusut. Bahkan akhir-akhir ini bangsal dengan kapasitas 36 tempat tidur tersebut sudah tidak merawat pasien.

Pada Sabtu kemarin, sebanyak 62 sukarelawan dari total 88 sukarelawan di bangsal tersebut mulai dibebastugaskan. Dengan begitu saat ini bangsal Covid-19 Brotowali II Boyolali hanya terdapat 26 petugas sukarelawan.

Baca Juga: 5 Pedagang Pasar Jambangan Karanganyar Meninggal Positif Covid-19

"Terima kasih atas perjuangan, kebersamaan, keikhlasan, dan keberanian para sukarelawan yang telah ikut berpartisipasi berjuang dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali selama satu tahun ini,” kata Asisten Administrasi Umum Sekda Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, Senin (8/3/2021).

Ia juga menegaskan meski jumlah tenaga sukarelawan sudah berkurang, bangsal Brotowali II masih beroperasi dan siap menampung pasien. "Jadi sewaktu-waktu ada masyarakat yang membutuhkan isolasi mandiri masih bisa dilayani," katanya kepada Solopos.com.

Kompensasi

Berdasarkan rilis pers yang diterima Solopos.com, kebutuhan operasional bangsal Brotowali II Boyolali yang sebelumnya bernama Rumah Sakit Darurat Covid-19 dilakukan secara penuh dengan menggunakan dana APBD sekitar Rp450 juta.

Baca Juga: Lapangan Kampung Sewu Solo Jadi Sarang Ular Setelah Dipakai Pasar Darurat Tanggul

Biaya itu untuk pemenuhan logistik dan kompensasi bagi sukarelawan setiap bulannya. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan setempat, keterisian Bangsal Brotowali II semakin menurun.

Pada 1 Februari 2021, jumlah pasien pada bangsal tersebut masih ada 19 orang. Kemudian berangsur turun hingga pada 6 Februari hanya ada 13 orang. Pada 8 Februari jumlahnya kembali turun menjadi tujuh orang saja.

Baca Juga: Tambah 2 Orang Positif Covid-19, Pasar Jambangan Karanganyar Ditutup dan Disemprot Disinfektan

Kemudian berangsur turun dan mulai 25 Februari 0 pasien. Menurut Wiwis, pada Senin (8/3/2021), bangsal Covid-19 Brotowali II Boyolali juga masih 0 pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan secara umum tingkat keterisian bangsal Covid-19 Boyolali berangsur turun. "Hal ini menunjukkan jumlah kasus, terutama yang bergejala jumlahnya menurun," katanya belum lama ini.



Berita Terkini Lainnya








Kolom