Kategori: Sragen

Sosok Aipda Samsul, Polisi Korban Kecelakaan Mobil Dihantam KA di Kalijambe Sragen: Cekatan & Sering Ngisi Pengajian


Solopos.com/Muh Khodiq Duhri

Solopos.com, SRAGEN – Keluarga besar Polres Sragen dan Kodim 0725/Sragen berduka dengan kepergian Aipda Samsul. Dua personel polisi gugur saat bertugas akibat insiden kecelakaan mobil dihantam KA di Kalijambe.

Sementara satu tentara hingga kini belum ditemukan. Diduga ia hanyut ke Kali Cemoro sesaat setelah insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Brantas Jurusan Pasar Senen-Blitar dengan mobil patroli Polsek Kalijambe di perlintasan KA tanpa palang Dukuh Siboto, RT 011, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, pada Minggu (13/12/2020) sekitar pukul 23.00 WIB.

Jasad Aipda Samsul Hadi, 57, warga Perum Gemolong dan Bripka Slamet Mulyono, 45, warga Solo, ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan. Jasad keduanya baru bisa dievakuasi pada Senin pagi setelah tergencet bodi mobil patroli Strada yang ringsek tidak berbentuk akibat tergilas si ular besi.

Risma Diisukan Jadi Mensos, Setuju?

Jenazah Aipda Samsul Hadi dimakamkan diiringi upacara yang dipimpin Kapolsek Plupuh, AKP Marsidi. Aipda Samsul Hadi yang lahir di Desa Suwatu, Kecamatan Tanon, sudah tercatat sebagai anggota Polri sejak 1983.

“Saya sudah kenal almarhum lebih dari 10 tahun. Saat saya memberi tugas, dia langsung melaksanakan dengan cekatan. Dia tidak pernah mengeluh atas tugasnya. Justru ia yang paling rajin mengingatkan anggota lain supaya tidak lupa piket,” jelas AKP Marsidi kepada Solopos.com.

Aipda Samsul Hadi juga dikenal rajin mengaji. Bahkan, ia sudah kerap mengisi khotbah Jumat dan mengisi pengajian di sejumlah majelis taklim. Saat melayani masyarakat, Aipda Samsul Hadi juga dikenal ramah. Meski menjabat sebagai Wakapolsek Kalijambe, ia tetap rendah hati.

“Pembawaannya sangat rendah hati. Semua warga dilayani dengan penuh kesabaran. Saking baiknya, malah sering bikin keki,” kenang Johan Wahyudi, tokoh masyarakat di Kalijambe yang mengenal baik Aipda Samsul Hadi.

2 Kebakaran Melanda Sragen, Ambulans dan Kandang Sapi Gosong

Sementara itu, hingga kini proses pencarian Pelda Eka Budi M yang juga menjadi korban kecelakaan mobil dihantam KA di Kalijambe masih berlangsung. Sejumlah sukarelawan di bawah koordinasi Basarnas masih menyelami Kali Cemoro yang menjadi anak Sungai Bengawan Solo. Kebetulan, arus di Kali Cemoro pada Minggu malam cukup deras akibat tingginya intensitas hujan di daerah hulu yang masuk wilayah Boyolali.

“Saya kenal baik dengan Pelda Eka Budi. Dia orangnya mudah bergaul, punya loyalitas tinggi, dan ringan tangan,” ujar Kapten Arm Budiyanto, teman dari Pelda Eka Budi.

Zulkarnaen Buron Teroris Bom Bali I Dikenal Pintar dan Pendiam

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita