Tutup Iklan

Solopos Hari Ini: Klaster Sekolah Meluas, Korban Pinjol Tak Harus Bayar

Temuan klaster penularan Covid-19 di sekolah tempat penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Solo meluas hingga ke jenjang SMP.

 Harian Solopos edisi Kamis (21/10/2021).

SOLOPOS.COM - Harian Solopos edisi Kamis (21/10/2021).

Solopos.com, SOLO – Tidak hanya di sejumlah SD, kasus Covid-19 juga ditemukan di SMPN 8 Solo dan SMPN 4 Solo. Perinciannya, di SMPN 8 ada 11 siswa yang positif Covid-19, sedangkan di SMPN 4 Solo ada satu siswa yang terkonfirmasi positif.

Harian Solopos edisi Kamis (21/10/2021) mengusung headline terkait meluasnya klaster sekolah seiring berlangsungnya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Solo.

Klaster Sekolah Meluas

SOLO-Temuan klaster penularan Covid-19 di sekolah tempat penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Solo meluas hingga ke jenjang SMP. Pemerintah memperingatkan kepala daerah agar mengawasi PTM.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, mengungkapkan kasus-kasus Covid-19 di sekolah juga ditemukan di SMPN 8 Solo dan SMPN 4 Solo. Perinciannya, di SMPN 8 ada 11 siswa yang positif Covid-19, sedangkan di SMPN 4 Solo ada satu siswa yang terkonfirmasi positif.

Baca Juga: Klaster PTM Solo Meluas, 12 Siswa SMP Terpapar Covid-19

Hal itu diketahui berdasarkan hasil tes swab secara acak. “Ada tambahan dari SMPN 8 dan SMPN 4. Sementara sekolahnya ditutup dulu yang ada kasus, PTM di dua sekolah itu dihentikan dulu,” kata Ahyani saat dihubungi Solopos.com, Rabu (20/10/2021) siang.

Ihwal klaster PTM SD sebelumnya, Ahyani mengatakan sejauh ini belum ada tambahan jumlah klaster sekolah berdasarkan laporan yang dia terima. Namun, ada tambahan jumlah kasus dari sekolah sekolah yang sebelumnya menjadi klaster. Dia mengaku tidak hafal betul angkanya.

Dengan tambahan kasus tersebut, Ahyani memandang perlunya perluasan tes swab acak secara masif, terutama di sekolah-sekolah yang menggelar PTM. “Terutama sebenarnya khusus yang PTM ini. Yang namanya virus kan enggak bisa dibatasi kontaknya, ini kami fokus ke sekolah dulu,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Solo itu.

Baca Juga: Klaster PTM Solo, Ini Data Sebaran Kasus Covid-19 di 5 Sekolah

Masih di halaman depan, Harian Solopos mengangkat berita terkait imbauan pemerintah untuk mengabaikan tagihan uang dari pinjol ilegal.

Korban Pinjol Ilegal Diimbau Tidak Membayar

JAKARTA – Pemerintah menyebut pinjaman uang dan jasa teknologi finansial (tekfin) alias pinjaman online (pinjol) ilegal bisa dibatalkan. Sementara itu, pemerintah masih terus memburu praktik-praktik pinjol ilegal baik platform maupun pelaku.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md. menegaskan utang dan pinjol ilegal tidak memenuhi syarat hukum perdata sehingga dapat dibatalkan. Dengan demikian masyarakat diminta tidak membayar jika ditagih oleh collector dan pinjol ilegal.

Baca Juga: Waspada Jeratan Pinjol Ilegal! Ini Cara Menghindarinya

“Kepada mereka yang sudah telanjur jadi korban, jangan membayar. Kalau ada yang tetap dipaksa untuk bayar, jangan bayar karena itu ilegal,” tegasnya, dikutip Rabu (20/10/2021).

Mahfud juga meminta masyarakat yang menjadi korban teror penyedia pinjol ilegal melapor ke polisi. “Kalau diteror, lapor ke kantor polisi terdekat, polisi akan memberikan perlindungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mahfud menggarisbawahi pemerintah akan menindak tegas pelaku pinjol ilegal. Namun, dia menekankan jasa pinjol resmi tetap diperbolehkan beroperasi.

Baca Juga: Mahfud MD Tegaskan Korban Pinjol Ilegal Jangan Bayar

Di halaman Soloraya, Harian Solopos mengangkat headline terkait dampak pembatasan kuota BBM bersubsidi jenis biosolar bagi kalangan pengusaha dan sopir truk.

Pembatan Kuota Dikeluhkan

SOLO-Sejumlah pengusaha dan sopir mengeluhkan pembatasan kuota BBM bersubsidi jenis biosolar. Hal itu mengakibatkan antrean pembelian biosolar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Solo.

Sopir truk asal Surabaya yang biasa mangkal di kawasan pedaringan, Yanto, 50, merasakan sulitnya mencari biosolar sejak dua pekan lalu. Kelangkaan solar terjadi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara, daerah Jawa Barat dan Jakarta menurutnya cenderung lancar.

Baca Juga: Pembatasan Kuota Solar Bersubsidi, Sopir Ngaku Rugi Waktu dan Materi

Kelangkaan paling parah wilayah Soloraya yakni Sragen. Antrean pembelian cukup panjang, itupun belum pasti dapat jatah solar. Kalaupun ada, biasanya dibatasi hanya Rp200.000 atau sekitar 39 liter. Padahal biasanya dia bisa mengisi sampai 100 hingga 200 liter.

“Pas ngisi ada yang hanya boleh Rp50.000. Lha itu hanya 10 liter, hanya cukup untuk pindah ke SPBU selanjutnya,” keluhnya.

Hal itu membuat dia dan rekan-rekannya rugi waktu dan tenaga untuk menunggu. Kalau dihitung-hitung biaya akomodasinya juga lebih mahal jika dibandingkan dengan kondisi normal. Ia kemudian membuat hitung-hitungan biasanya perjalanan Semarang Jakarta hanya butuh dua kali pengisian solar. Sekarang ini lebih dan 20 kali pengisian di 20 SPBU berbeda.

Baca Juga: Beredar Info Solar Langka, Kapolres Sukoharjo Langsung Patroli ke SPBU


Berita Terkait

Espos Plus

Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Berita Terkini

Kenapa Presiden Indonesia Selalu dari Jawa? Ini Sebabnya

Selama 76 tahun berdiri, Indonesia  telah dipimpin oleh tujuh presiden. Dari tujuh presiden tersebut, enam diantaranya berlatarbelakang dari Suku Jawa.

Jeff Smith Ditangkap Lagi, Polisi Sebut Kemungkinan Hukuman Lebih Berat

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Endra Zulpan, menyebut kemungkinan Jeff Smith mendapatkan hukuman lebih berat karena pernah terjerat kasus serupa.

+ PLUS Edtech akan Untung Besar dengan Memperbanyak Kursus Daring

Sekolah informal seperti kursus dan pelatihan keterampilan tertentu akan semakin mengadopsi sistem daring. Penyelenggara edtech akan lebih untung jika masuk pasar kursus dan berbagai jasa pelatihan.

Kisah Ali Nguli Pasir Demi Sesuap Nasi, Hilang Ditelan Erupsi Semeru

Kisah tragis tentang Ali, seorang kuli penambangan pasir yang hilang diduga tertimbun awan panas erupsi Gunung Semeru pada Sabtu (4/12/2021).

Jokowi Singgung Tuntutan Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri, Ada Apa?

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyinggung tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi PT Asabri.

Orang Suku Jawa Mudah Diterima, Ini Alasannya!

Jumlah populasi Suku Jawa yang cukup signifikan di berbagai daerah di Indonesia ini menjadi bukti bahwa Suku Jawa adalah kelompok masyarakat yang paling mudah diterima.

Olaf Scholz Resmi Dilantik Jadi Kanselir Jerman Gantikan Angela Merkel

Olaf Scholz resmi dilantik sebagai Kanselir baru Jerman pada Rabu (8/12/2021), mengakhiri empat masa jabatan Angela Merkel di pucuk pimpinan negara tersebut.

Update Lokasi Rawan di Semeru, PVMBG: Peta Geologi Tak Ingkar Janji

Badan Geologi Kementerian ESDM menurunkan sejumlah ahli untuk memperbarui peta Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru di Jawa Timur.

Akun YouTube BNPB Indonesia Diretas Ethereum

Akun resmi YouTube Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diretas pada Kamis (9/12/2021).

Target Investasi Nasional Pada 2022 Capai Rp1.200 Triliun

Target capaian investasi Indonesia pada 2022 kembali ditingkatkan secara signifikan. Tidak main-main, pada tahun depan Indonesia menargetkan realisasi investasi sebesar Rp1.100 triliun hingga Rp1.200 triliun.

+ PLUS PDIP-Gerindra dan Anies Baswedan-Demokrat di Tengah Ketidakpastian

Ketiadaan perpecahan konsolidasi di antara para pihak, selain persaingan pribadi, menyebabkan situasi akan tetap cair dan tidak pasti untuk beberapa waktu.

10 Berita Terpopuler: Satpol Sukoharjo Segel Rumah dan Tengkleng Viral

Kabar petugas Satpol PP Sukoharjo menyegel rumah kosong di Gembongan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, dan tengkleng viral di Soba menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (9/12/2021).

Solopos Hari Ini: Pandemi dan Modal Optimisme 2022

Pengalaman dua tahun pandemi Covid-19 di dunia seharusnya cukup menjadi bekal bangsa Indonesia menghadapinya pada 2022. Dengan modal itu, pemerintah menampilkan proyeksi optimistis dalam pertumbuhan ekonomi, termasuk investasi.

Dikecam Dunia Atas Vonis Penjara San Suu Kyi, Junta Myanmar Bergeming

Junta Myanmar pada Senin (6/12/2021) mengatakan hukuman penjara pemimpin sipil yang digulingkan, Aung San Suu Kyi, dikurangi menjadi dua tahun yang awalnya empat tahun.

Target Golkar 2024: Rebut Suara di Kandang Banteng!

Henry mengingatkan agar setiap kader Golkar bekerja lebih keras dan cerdas untuk kebesaran dan kemenangan Partai Golkar.

Sejarah Hari Ini : 9 Desember 1987, Intifadhah I Meletus di Jalur Gaza

Beragam peristiwa bersejarah terjadi pada 9 Desember seperti terangkum dalam Sejarah Hari Ini, salah satunya dimulainya Intifadhah I.