Siap-Siap, 36.000 Pelajar SD-SMP Boyolali Mulai Dapat Giliran Vaksinasi Covid-19

Program vaksinasi Covid-19 mulai menyasar pelajar SD-SMP usia 12-17 tahun di Boyolali dengan jumlah total sasaran sebanyak 36.000 orang.

 Siswa SMP Negeri 1 Boyolali menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid-19, belum lama ini. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Siswa SMP Negeri 1 Boyolali menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum disuntik vaksin Covid-19, belum lama ini. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI — Vaksinasi Covid-19 Boyolali mulai menyasar kalangan pelajar SMP. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali telah menyiapkan data sasaran vaksinasi pelajar SMP dengan batasan usia sesuai ketentuan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Darmanto, mengatakan saat ini data sasaran pelajar jenjang SMP sudah disiapkan. Namun untuk pelaksanaan vaksinasi masih menunggu ketersediaan vaksin dari Dinas Kesehatan Boyolali.

“Data sudah kami persiapkan, namun kami belum dapat jadwal pastinya, kami tentu menunggu Dinas Kesehatan,” katanya, Minggu (1/8/2021).

Baca Juga: Pelaku Usaha Empon-Empon Boyolali Ikut Terpukul Dampak PPKM Darurat

Vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pelajar SMP di Boyolali sejauh ini sudah menyasar 819 siswa SMP Negeri 1 Boyolali. Ada rencana kegiatan vaksinasi selanjutnya akan dilakukan di sekolah lain, seperti SMP Negeri 2 Boyolali.

“Namun untuk jadwal kemungkinan bisa berubah. Pemerintah juga mendorong agar dilakukan lebih cepat, jadi ketika logistik siap akan digiatkan. Kami sudah berkoordinasi dengan SMP, seluruh kecamatan siap. Bupati juga inginnya dipercepat namun tergantung dari ketersediaan vaksin,” jelasnya.

Darmanto mengatakan dari data yang sudah terkumpul, jumlah siswa yang akan menjadi sasaran vaksinasi di Boyolali ada sekitar 36.000 orang. Jumlah itu terdiri dari sekitar 33.000 siswa SMP dan 3.000 siswa SD. Batasan usia untuk mendapatkan vaksin yakni antara 12-17 tahun.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Boyolali Menurun, Sudah Sepekan di Zona Kuning

Pembelajaran Tatap Muka

“Harapan kami tentu anak-anak dan orang tua bisa mendukung dengan antusias. Jika imunitas komunal terbentuk, peta risiko membaik, harapannya tentu PTM [pembelajaran tatap muka] terbatas segera dapat dilaksanakan. Tidak ada target, tapi lebih cepat lebih bagus,” lanjutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk para pelajar menyesuaikan ketersediaan vaksin.

Baca Juga: 2 Tahun Tak Ada Pemasukan, Pengusaha Sound System Boyolali Obral Peralatan Suara

Untuk saat ini Dinas Kesehatan masih menunggu kedatangan vaksin. “[Jadwal vaksinasi pelajar] belum, kami masih menunggu vaksin dulu,” katanya.

Selain dari Dinas Kesehatan, belum lama ini Kodim Boyolali juga menjalankan vaksinasi Covid-19 dengan sasaran santri di Pondok Pesantren. Rencananya program Serbuan Vaksin dari Kodim juga akan menyasar pondok pesantren lain di Boyolali secara bertahap.

Berita Terkait

Espos Premium

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Pebisnis Besar Berebut Kue Lezat Bisnis Pusat Data

Ekosistem digital tengah merebak di Indonesia seiring penetrasi Internet yang semakin meluas sehingga kebutuhan penyimpanan data semakin tinggi. Selama ini data penduduk Indonesia berada di luar negeri sehingga penarikan informasi memakan waktu dan jarak yang jauh.

Berita Terkini

Sawah di Kuncen Klaten Berkurang 6 Ha untuk Tol Solo-Jogja

Ada 92 bidang lahan seluas 6,5 ha di Kuncen berada pada ruas untuk jalan tol Solo-Jogja, namun hanya dua bidang berupa pekarangan dan terdapat bangunan.

Tak Punya HP untuk Aplikasi PeduliLindungi, Pedagang Pasar Klewer Solo Pasrah

Sejumlah pedagang Pasar Klewer Solo yang tidak punya HP mengaku hanya bisa pasrah jika aplikasi PeduliLindungi diterapkan untuk skrining.

Harus Teliti! Ini Beda Upal Buatan Warga Boyolali dengan Uang Asli dari BI

Kualitas uang palsu yang dibuat warga Boyolali jauh di bawah uang asli dan bisa dikenali dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.

Penerapan Aplikasi PeduliLindungi di Toko Swalayan Sukoharjo Belum Optimal, Ini Penyebabnya

Penerapan aplikasi PeduliLindungi di tempat publik Kabupaten Sukoharjo masih terkendala, termasuk untuk skrining pengunjung swalayan.

Solopos Saluran 100 Paket Bantuan bagi Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Solopos dalam rangka HUT ke-24 menyalurkan bantuan paket sembako kepada anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu akibat Covid-19.

Pengungkapan Kasus Upal Rp49 Juta di Boyolali Bermula dari Laporan Warga, Begini Kronologinya

Pengungkapan kasus tindak pidana pembuatan dan pengedaran uang palsu atau upal di Mojosongo, Boyolali, bermula dari laporan warga,

100 Ojol Dikerahkan Antar 1.000 Paket Apam Yaa Qowiyyu di Jatinom Klaten

Sebaran apam pada puncak perayaan Yaa Qowiyyu di Jatinom, Klaten, pada Jumat (24/9/2021), digantikan dengan pengantaran oleh ojol.

Kupas Tuntas Tema Populer Kesehatan dari Studio RS JIH Solo

RS JIH Solo membangun studio khusus untuk talkshow edukasi membahas tema-tema kesehatan dengan dokter-dokter ahli.

Laju Positif Sektor Pertanian Saat Pandemi, Ada Peran Pemerintah dan Generasi Milenial

Pertanian menjadi sektor yang memiliki laju positif karena peran pemerintah dan adanya keterlibatan generasi muda atau milenial dalam dunia pertanian.

Hujan Angin Terjang Girimarto Wonogiri, 1 Rumah Warga Rusak Parah

Satu rumah warga di Desa Jendi, Girimarto, Wonogiri, rusak parah akibat diterjang hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang.

Keren! 9 Siswa SMP Wakili Sragen di Kompetisi Sains Nasional Tingkat Jateng

Sembilan orang siswa SMP bakal mewakili Kabupaten Sragen dalam ajang Kompetisi Sains nasional (KSN) untuk pada Oktober 2021 mendatang.

Pengumuman Hasil Seleksi PPPK Guru Ditunda, GTT Wonogiri Malah Senang

Kalangan GTT senior di Kabupaten Wonogiri berharap penundaan pengumuman hasil seleksi PPPK merupakan sinyal baik.

Perjuangan Atlet Difabel Panahan Wonogiri Menuju Peparnas Papua, Pernah Latihan Pakai Alat dari Bambu

Salah satu atlet Wonogiri, Arif Wirawan, 39, akan berlaga di Pekan Paralimpik Nasional (Paperanas) XVI Papua 2021. Ia akan bertanding di sektor Panahan kelas W2 (beregu open).

Ditunjuk Terapkan PeduliLindungi, 600-An Pekerja Pasar Klewer Solo Malah Belum Divaksin Covid-19

Ratusan pekerja dan pelaku kegiatan di Pasar Klewer Solo ternyata belum divaksin Covid-19 padahal ditunjuk Kemendag untuk menerapkan PeduliLindungi.

Perjuangkan Nasib Petani, Mahasiswa Soloraya Unjuk Rasa di Ngarsopuro Solo

Puluhan mahasiswa anggota BEM Soloraya menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah menyesaikan persoalan pertanian.