Pasoepati meleparkan strimer dan menaburkan potongan kertas dari tribun stadion Manahan saat laga antara Persis melawan PSPS Pekanbaru, Jumat (6/10). (JIBI/SOLOPOS/ Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, SOLO - Kedatangan Setiyo Joko Santosa untuk mengambil alih Persis Solo dari Vijaya Fitriyasa membuat kalangan suporter gusar. Mereka sudah muak dengan kisruh tiada henti yang terjadi pada Laskar Sambernyawa.

Belum lama ini, pada perayaan HUT ke-96 Persis, bos baru Persis, Vijaya Fitriyasa, sudah membeberkan berbagai rencana dan targetnya untuk Persis di masa mendatang. Vijaya juga telah mengadakan perayaan besar-besaran dalam upaya merangkul kalangan suporter.

Langkah Vijaya tersebut membuka asa bagi suporter untuk memperbaiki komunikasi antara suporter dengan manajemen yang selama ini mengalami kendala. Hanya, suporter menginginkan Vijaya benar-benar memenuhi janji-janjinya.

Belum sepekan perayaan HUT berlangsung, mantan bos Persis Gotong Royong, Setiyo, tiba di Solo melakukan pembicaraan dengan klub internal Persis membahas pengambil alihan Persis. Lelaki yang mengaku sudah ditunjuk menjadi Direktur Keuangan PSSI itu juga akan membawa klub internal menghadap Ketum PSSI, Mochamad Iriawan.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, secara implisit tak terkesan dengan manuver Setiyo. Ia mengatakan Setiyo yang sudah menjadi pengurus PSSI sebaiknya lebih fokus memperbaiki organisasi PSSI.

“Kepercayaan masyarakat terhadap PSSI semakin menurun dan prestasi Timnas Indonesia semakin terpuruk. Itu lebih urgen bagi Pak Setiyo,” ungkapnya saat dihubungi Solopos.com, Jumat (15/11/2019).

Ia mengungkapkan suporter prihatin dengan kondisi Persis saat ini. Ia berharap kisruh di Persis tak lagi memanas. Hal itu hanya bisa dicapai jika para pemegang saham segera duduk satu meja untuk menyelesaikan masalah ini.

“Kami tidak mau ikut campur masalah itu [saham]. Yang kami inginkan tidak ada ontran-ontran seperti ini setiap tahun. Kami hanya ingin Persis berprestasi dan naik ke Liga 1,” terang lelaki yang akrab disapa Rio itu.

Ia menuntut semua elemen terkait seperti Vijaya, klub internal, Her Suprabu, dan para pemegang saham lain segera duduk bersama untuk menyelesaikan permasalahan Persis.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten