Senjata Makan Tuan, Warga Tangkil Sragen Meninggal Tersetrum Jebakan Tikus di Sawahnya

Korban mengalami luka bakar serius di bagian kaki dan perut akibat tersengat aliran listrik pada jebakan tikus yang ia pasang sendiri.

 Ilustrasi jenazah. (Dok Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi jenazah. (Dok Solopos)

Solopos.com, SRAGEN — Korban jebakan tikus yang teraliri listrik di Kabupaten Sragen terus berjatuhan. Terbaru, Sukimin, 58, warga Dukuh Cumpleng, RT 03/RW 015, Desa Tangkil, Sragen, ditemukan tak bernyawa di sawah miliknya, Kamis (29/7/2021) malam.

Sukimin merupakan korban meninggal dunia ke-18 akibat jebakan tikus di Sragen terhitung sejak Juli 2019.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Jumat (30/7/2021), korban sempat berpamitan kepada keluarganya pergi ke sawah pada Kamis sore. Namun hingga Magrib, korban belum juga pulang ke rumah.

Baca juga: Bikin Haru, Ini Pesan Vino Bocah Yatim Piatu Karena Covid-19 untuk Simbahnya di Sragen

Khawatir terjadi sesuatu, istri korban akhirnya menyusul suaminya ke sawah yang berada tak jauh dari rumahnya. Benar saja, korban ditemukan tergeletak di area persawahan miliknya.

Istrinya langsung histeris begitu melihat tubuh suaminya terbujur kaku. Korban mengalami luka bakar serius di bagian kaki dan perut akibat tersengat aliran listrik pada jebakan tikus yang ia pasang sendiri.

Tak lama kemudian, kabar temuan jasad Sukimin beredar luas. Warga kemudian menghubungi aparat Polsek Kota Sragen. Polisi datang bersama petugas medis dari Puskesmas Kota Sragen.

Baca juga: Korban Tewas Karena Jebakan Tikus Di Sragen Tembus 17 Orang, Ini Daftarnya!

Polisi menyimpulkan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Adapun penyebab kematian korban murni karena tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang ia pasang sendiri.

“Itu lokasinya di sawahnya sendiri. Yang memasang [jebakan tikus beraliran listrik] juga dia sendiri. Karena Magrib belum pulang, keluarga akhirnya mencari ke sawah. Ternyata dia sudah tergeletak,” papar Kapolsek Kota Sragen, AKP Mashadi, kepada Solopos.com.

Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak keluarga tidak menuntut apa pun atas kematian korban. Mereka menyadari bila korban meninggal dunia karena jebakan tikus yang dipasang sendiri.

Baca juga: Korban Jiwa Akibat Jebakan Tikus Berlistrik di Sragen Berjatuhan, Akankah Petani Kapok?

Berita Terkait

Berita Terkini

Setelah Semanggi, Giliran Rumah Warga Eks HP 10 Tipes Solo Siap-Siap Dibongkar

Rumah warga di lahan eks HP 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo, bakal dibongkar untuk program Kotaku.

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.