Sempat Penuh, RSD Bagas Waras Klaten Tambah Ruang Isolasi Covid-19
Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan dinyatakan sudah sembuh, Triyana, 48, memberikan keterangan terkait pengalamannya menjalani perawatan di RSD Bagas Waras Klaten, Kamis (16/4/2020) siang. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – RSD Bagas Waras Klaten terus menambah ruang perawatan untuk penanganan kasus Covid-19. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien Covid-19.

Keterisian tempat tidur untuk isolasi pasien kasus Covid-19 di RSD Bagas Waras Klaten selama ini fluktuatif. Pada Senin (18/1/2021), tempat tidur untuk penanganan kasus Covid-19 sempat penuh. Dari total 46 tempat tidur, sudah terisi 20 pasien terkonfirmasi positif Covid-19, 20 pasien suspek, serta enam pasien terkonfirmasi untuk kasus persalinan.

Jadwal Penetapan Cabup-Cawabup Terpilih Sukoharjo Belum Jelas, Ini Penyebabnya

Untuk mengantisipasi ada tambahan pasien kasus Covid-19, pengelola RSD Bagas Waras gerak cepat. Mereka menambah ruang isolasi pasien kasus Covid-19.

“Kami siapkan tambahan ruang kelas 1 sebagai ruang isolasi Covid-19. Kapasitas ada delapan tempat tidur. Sehingga total tempat tidur untuk isolasi Covid-19 ada 54 tempat tidur. Dengan tambahan ini [tempat tidur],saat ini masih ada tempat,” jelas Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan RSD Bagas Waras Klaten, Sigit Joko Nugroho, saat dikonfirmasi Solopos.com, Selasa (19/1/2021).

Tambahan Tenaga Kesehatan

Sigit menjelaskan tambahan ruang isolasi itu sudah mulai dioperasikan pada Selasa. Pengoperasian itu didukung tambahan tenaga kesehatan. “Untuk SDM kebetulan kami habis rekrutmen. Saat ini sudah mulai orientasi tugas,” kata Sigit.

Sigit berharap kasus Covid-19 di Klaten segera membaik. Hal itu bisa dilakukan dengan kerja sama dari berbagai pihak menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat dan disiplin. “Tetap taat protokol kesehatan. Jangan sampai kendur,” tegas dia.

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Segerombolan Warga Rusak RSUD

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, menjelaskan upaya penambahan tempat tidur isolasi kasus Covid-19 terus dilakukan masing-masing rumah sakit. Di Klaten, ada sembilan rumah sakit yang mulai membuka penanganan kasus Covid-19. Meskipun secara umum kapasitas tempat tidur masih mencukupi, Ronny mengatakan saat ini kondisinya sudah menghawatirkan.

Lantaran hal itu, dia meminta ada peningkatan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan dari berbagai elemen termasuk masyarakat umum agar kasus Covid-19 di Klaten membaik. Pasalnya, kasus Covid-19 di Klaten beberapa bulan terakhir didominasi kontak erat dan transmisi lokal.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom