Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Segerombolan Warga Rusak RSUD
Tangkapan layar video segerombolan warga mengambilpaksa jenazah pasien Covid-19 di Probolinggo. (detik.com)

Solopos.com, PROBOLINGGO - Segerombolan warga di Kabupaten Probolinggo merusak sejumlah fasilitas di RSUD Waluyo Jati. Perusakan itu dilakukan berbarengan saat mereka hendak mengambil paksa jenazah Covid-19 di rumah sakit tersebut.

Kejadian ambil paksa jenazah Covid-19 itu terjadi pada Minggu (17/1/2021) pukul 22.00 WIB. Peristiwa itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Dikutip dari detik.com, segerombolan warga itu berasal dari pesisir pantai Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Dalam video amatir yang beredar, tampak warga nekat menerobos ruang isolasi RSUD. Selanjutnya, warga masuk dan mencari keberadaan jenazah pasien atas nama R, 47, warga Desa Kalibuntu. Mereka masuk sambil merusak beberapa fasilitas rumah sakit. Pintu masuk juga pecah.

Kades Sekarsuli Klaten Meninggal, Pemakaman dengan Protokol Covid-19

Warga lantas menaiki pagar dalam rumah sakit. Tercatat, beberapa fasilitas RSUD seperti tanaman hias, kursi tunggu pasien, kaca pintu hingga tembok rusak akibat aksi warga.

"Membenarkan adanya aksi tidak terpuji dilakukan sekelompok warga pesisir dari Desa Kalibuntu, mengambil paksa jenazah pasien Covid-19, dan merusak fasilitas milik rumah sakit," ujar Humas RSUD Waluyo Jati, Sugianto, Senin (18/1/2021).

"Seharusnya masyarakat tahu tentang aturan di rumah sakit yang memiliki SOP. Saat pasien masuk maupun keluar, protap kadang masyarakat tidak mengerti. Meskinya masyarakat yang tidak tahu protap akhirnya seperti kejadian yang kemarin itu. Masyarakat mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 seperti itu," lanjutnya.

Mediasi Tak Digubris

Pasien R sendiri masuk ke rumah sakit pada Kamis, 14 Januari 2021 lalu. Ia lalu meninggal dunia tanggal 17 Januari 2021. Pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19. Namun pihak keluarga menolak jasad R ditangani menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

Pihak keluarga dan warga membawa pulang jasad R dari rumah sakit. Mediasi yang ditawarkan Satgas Covid-19 dan pihak rumah sakit tidak digubris. Saat ini, kejadian tersebut ditangani oleh pihak kepolisian setempat.

Intensifkan Patroli Siber, Kapolresta Solo: Yang Memprovokasi Kami Proses Hukum!

"Kami dari Satreskrim Polres Probolinggo bersama unit identifikasi, di mana melakukan olah TKP apa yang terjadi semalam. Di mana ada suatu peristiwa pemulangan jenazah Covid-19 secara paksa yang dilakukan sekelompok masyarakat terhadap pasien terpapar Covid-19. Kita olah TKP dan mendata barang-barang dan inventaris di RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang rusak," kata Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo, Iptu Maskur Ansori.

Sumber: detik.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom